Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur​

9/15/2026 5:00 PM
Hits: 10

Laporan-Perekonomian-Provinsi-Jawa-Timur-Agustus-2026

Jawa Timur
Triwulan

Ekonomi Jawa Timur pada triwulan II 2026 tumbuh 5,72% (yoy), setelah tumbuh sebesar 5,96%, (yoy) pada triwulan sebelumnya. Kinerja perekonomian yang tetap terjaga ditopang oleh akselerasi investasi dan peningkatan ekspor. Di sisi lain, lapangan usaha Industri Pengolahan, Perdagangan, Perdagangan, Konstruksi, dan Akomodasi Makan Minum turut mendukung peningkatan pertumbuhan dimaksud. Inflasi Jawa Timur pada triwulan II 2026 terjaga di tengah tensi geopolitik yang menyebabkan penyesuaian harga beberapa komoditas. Pada triwulan III 2026, inflasi Jawa Timur diprakirakan melandai dan berada pada rentang sasaran nasional 2,5±1%.

Kinerja intermediasi perbankan terpantau tetap positif, tecermin dari kinerja penyaluran kredit dan DPK yang tumbuh positif. Ketahanan korporasi dan rumah tangga di Jawa Timur masih terjaga, tecermin dari risiko kredit yang masih dalam batas aman serta CAR yang terpantau baik. Lebih lanjut, pada triwulan II 2026, aktivitas sistem pembayaran Jawa Timur terus menguat sejalan dengan tetap terjaganya aktivitas ekonomi, konsumsi rumah tangga, serta semakin luasnya penggunaan pembayaran nontunai melalui kanal ritel dan wholesale. Uang kartal mencatatkan tren net-inflow seiring normalisasi kebutuhan uang tunai pasca-HBKN Idulfitri dan semakin kuatnya peralihan preferensi masyarakat menuju instrumen pembayaran nontunai. 

Kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur pada Mei 2026 menunjukkan perbaikan seiring peningkatan tingkat partisipasi angkatan kerja dan penurunan tingkat pengangguran terbuka dibandingkan Februari 2026 dan November 2025. Kesejahteraan masyarakat Jawa Timur pada Maret 2026 terpantau meningkat dibandingkan September 2025 dan Maret 2025. Kesejahteraan pedesaan tetap terjaga dan meningkat pada triwulan II 2026, terutama didukung peningkatan nilai tukar petani tanaman pangan. 

Kinerja ekonomi Jawa Timur pada tahun 2026 diprakirakan tetap tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 ditopang oleh penguatan permintaan domestik dan aktivitas investasi, dengan inflasi yang terkendali di target sasaran. Kinerja ekonomi Jawa Timur pada tahun 2026 diprakirakan berada di kisaran 4,9%–5,7% (yoy), meningkat dibandingkan tahun 2025.​ Inflasi Jawa Timur pada tahun 2026 diprakirakan berada di kisaran sasaran inflasi 2,5%±1% (yoy). Inflasi yang terjaga didukung oleh prospek produksi pangan yang tetap kuat, dukungan program prioritas ketahanan pangan pemerintah, dan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga yang diatur pemerintah (administered price). Di sisi lain, inisiasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta berbagai program pemerintah yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan turut berperan dalam menstabilkan harga di daerah. Upaya koordinasi antara TPIP dan TPID juga akan terus diintensifkan guna memastikan inflasi tetap berada dalam koridor sasaran yang ditetapkan.

Lampiran
Kontak
Halaman ini terakhir diperbarui 9/15/2026 10:06 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga