Pengantar

Proyek Garuda merupakan sebuah inisiatif yang memayungi eksplorasi desain Central Bank Digital Currency (CBDC) Indonesia yang kemudian disebut Rupiah Digital. Rupiah Digital merupakan sumbangsih Bank Indonesia kepada negara dalam perjuangan menjaga kedaulatan Rupiah di era digital.


Proyek ini melengkapi berbagai inisiatif Bank Indonesia dalam mendorong agenda transformasi digital nasional, khususnya upaya mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital secara end-to-end yang saat ini sudah didorong dari jalur Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 (BSPI 2030) dan Blueprint Pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing 2030 (BPPU 2030) .


White Paper

Sebagai langkah awal, Bank Indonesia menerbitkan White Paper terkait pengembangan Rupiah Digital pada 30 November 2022. White Paper ini merupakan pemaparan awal dari Proyek Garuda berupa desain level atas (high-level design) Rupiah Digital sekaligus sebagai bentuk komunikasi kepada publik terkait rencana pengembangan Rupiah Digital.


White Paper ini menjelaskan konfigurasi desain Rupiah Digital yang terintegrasi dari ujung ke ujung, fitur desain Rupiah Digital yang memungkinkan pengembangan model bisnis baru, arsitektur teknologi Rupiah Digital, serta dukungan perangkat regulasi dan kebijakan terhadap implementasi desain Rupiah Digital.


Menimbang implikasinya yang luas, inisiatif berskala nasional ini perlu dirumuskan dan diimplementasikan secara sinergis. Dalam konteks serupa, sinergi dengan komunit as bank sentral global dan organisasi internasional juga diperlukan guna memastikan kesiapan desain Rupiah Digital untuk dapat diselaraskan dengan berbagai inisiatif pengembangan interoperabilitas transaksi antar negara.


Baca White Paper Rupiah Digital selengkapnya disini.


White_Paper_CBDC-2022.png  


Consultative Paper

Bank Indonesia menerbitkan Consultative Paper Tahap I berjudul “Proyek Garuda: Wholesale Rupiah Digital Cash Ledger " pada 31 Januari 2023 sebagai tindak lanjut dari penerbitan White Paper ProyekGaruda.


Consultative Paper bertujuan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari stakeholder (public - private collaboration) tentang desain, dampak, dan manfaat Rupiah Digital yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan masa depan.


Consultative Paper ini menjelaskan tentang desain pengembangan Rupiah Digital tahap immediate state, yaitu wholesale Rupiah Digital cash ledger meliputi pengenalan teknologi dan fungsi dasar seperti penerbitan, pemusnahan dan transfer dana. Consultative Paper juga akan membahas dampak dari penerbitan Rupiah Digital pada sistem pembayaran, stabilitas keuangan dan moneter.


Baca Consultative Paper Rupiah Digital selengkapnya disini.


Consultative_Paper_Garuda_2023.JPG


Laporan Konsultasi Publik

Sebelumnya Bank Indonesia telah merilis Consultative Paper Proyek Garuda: Wholesale Rupiah Digital Cash Ledger selama periode 31 Januari s.d 15 Juli 2023. Consultative Paper tersebut berfokus pada tahap pertama (immediatewholesale) Rupiah Digital, mencakup penerbitan, transfer, dan pemusnahan. Hasil dari consultative paper tersebut telah dirangkum dalam Laporan Konsultasi Publik, sekaligus sebagai bentuk transparansi Bank Indonesia dalam pengembangan desain Rupiah Digital.


Terdapat total 35 pertanyaan yang diajukan, dibagi kedalam dua bagian utama yaitu fungsionalitas dan pertimbangan umum. Lebih lanjut, pertanyaan-pertanyaan tersebut dikelompokkan menjadi enam kategori yaitu:


  1. Akses: Meliputi tata cara kepesertaan, tata cara akses data, dan pengelolaan wallet.
  2. Penerbitan dan Pemusnahan: Terkait dengan proses penerbitan dan pemusnahan Rupiah Digital.
  3. Transfer dana: Meliputi fungsi pokok dalam transfer dana, resolusigridlock, dansettlement finality.
  4. Kapabilitas teknis dan aspek 3i: Melibatkan interkoneksi, interoperabilitas, dan integrasi
  5. Teknologi: Menyoroti aspek skalabilitas dan resiliensi.
  6. Implikasi: Terkait atas dampak mata uang Rupiah digital terhadap Sistem Pembayaran, Stabilitas Sistem Keuangan, dan Moneter.

Partisipasi dan keterlibatan dari stakeholder yang beragam sangat penting untuk menyempurnakan desain pengembangan Rupiah Digital agar sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat umum.

Baca Laporan Konsultasi Publik Rupiah Digital selengkapnya disini


Laporan-Konsultasi-Publik-Proyek-Garuda.png  


Laporan Proof of Concept (PoC)

Sebagai bagian dari rangkaian eksplorasi Rupiah Digital dalam naungan Proyek Garuda, Bank Indonesia telah menyelesaikan proof of concept (PoC) tahap pertama (immediate state), yang ditandai dengan penerbitan Laporan PoC “Proyek Garuda: Wholesale Rupiah Digital Cash Ledger " pada 13 Desember 2024.


PoC merupakan upaya untuk menguji penggunaan teknologi yang tepat dalam memenuhi kebutuhan desain Rupiah Digital. Pengujian ini dilakukan dengan memanfaatkan 2 (dua) platform teknologi potensial berbasis distributed ledger technology untuk mendukung model bisnis Rupiah Digital, terutama proses penerbitan, pemusnahan, dan transfer.


Penerbitan laporan ini mencerminkan komitmen Bank Indonesia terhadap transparansi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam setiap tahapan eksplorasi Rupiah Digital. Bank Indonesia akan terus melanjutkan inisiatif Proyek Garuda dalam menjawab tantangan ekonomi dan keuangan digital di masa depan.


Baca Laporan Proof of Concept Rupiah Digital selengkapnya disini.


Laporan_POC_Proyek_Garuda_ID.png  



FAQ