Perekonomian Bali pada
triwulan I 2018 menunjukkan akselerasi kinerja dibandingkan triwulan IV-2017.
Ekonomi Bali tercatat tumbuh sebesar 5,68% (yoy) pada periode triwulan laporan, lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 4,01% (yoy), namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan I 2017 yang sebesar 6,24% (yoy). Pertumbuhan ekonomi Bali
pada triwulan I 2018 juga lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional
pada periode
yang sama sebesar 5,06% (yoy). Dari sisi permintaan, akselerasi
kinerja ekonomi Bali pada triwulan laporan didorong oleh peningkatan
kinerja seluruh komponen utama permintaan, yaitu konsumsi rumah tangga, konsumsi
pemerintah, serta investasi. Sementara itu, kinerja
ekspor luar negeri yang meskipun masih mengalami kontraksi namun tetap tumbuh lebih tinggi
dibandingkan triwulan sebelumnya. Di sisi penawaran, akselerasi kinerja ekonomi Bali didorong oleh meningkatnya kinerja semua lapangan usaha utama
Bali, yaitu lapangan usaha akomodasi makan minum (akmamin), pertanian, perdagangan, konstruksi, transportasi dan pergudangan
serta industri pengolahan, sejalan dengan peningkatan aktivitas bidang usaha
pariwisata, persiapan IMF-World Bank Annual
Meeting (IMF-WB AM) 2018 dan kondisi cuaca yang mendukung.
