Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur

12/6/2024 12:00 AM
Hits: 2235

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur November 2024

Kalimantan Timur
Triwulan

Perkembangan Ekonomi Makro Daerah

Ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan III 2024 melanjutkan pertumbuhan positif dan lebih tinggi dibandingkan dengan ekonomi Nasional dan regional Kalimantan. Laju pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan III 2024 tercatat sebesar 5,52% (yoy). Meskipun melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Kaltim pada periode laporan tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan regional Kalimantan. LU pertambangan masih menjadi pendorong utama perkonomian Kaltim, meskipun melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya akibat produksi dan permintaan batu bara yang melandai. Selain itu, kinerja LU konstruksi juga melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, sejalan dengan komponen PMTB di komponen pengeluaran, seiring dengan progress pembangunan IKN yang termoderasi pasca pelaksanaan HUT RI ke-79 hingga akhir triwulan III 2024. Sementara itu, komponen ekspor tetap tumbuh positif didorong oleh kinerja ekspor fertilizers.​

Keuangan Pemerintah di Daerah

Keuangan Pemprov Kaltim hingga triwulan III 2024 menunjukkan kinerja positif seiring dengan fokus pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Kalimantan Timur. Realisasi pendapatan APBD Pe​mprov Kaltim menunjukkan pertumbuhan positif hingga triwulan III 2024, terutama berasal dari komponen PAD yang pangsanya mencapai 44,62% terhadap total pendapatan. Secara spasial, Kota Samarinda memiliki realisasi pendapatan dan belanja terbesar, yaitu masing-masing sebesar 81,12% dan 49,65%. Tingginya realisasi belanja Kota Samarinda didorong oleh pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXX Tahun 2024. Sementara dari sisi pendapatan, tingginya realisasi pendapatan di Samarinda didorong oleh realisasi pajak serta TKDD (terutama realisasi DBH SDA Minerba, termasuk DAU). Dari sisi APBN, realisasi pendapatan maupun belanja juga tumbuh, didorong terutama oleh peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sejalan dengan hal tersebut, belanja APBN juga mengalami peningkatan seiring dengan alokasi anggaran yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Nusantara (IKN).​

Perkembangan Inflasi Daerah

​Inflasi Kaltim terjaga dalam rentang target inflasi nasional dan lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya seiring penurunan harga berbagai komoditas pangan dan angkutan udara. Pada triwulan III 2024, inflasi Kaltim tercatat sebesar 2,16% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Penurunan tekanan inflasi tersebut disebabkan oleh pasokan komoditas pangan yang melimpah seiring tibanya masa panen komoditas hortikultura di sentra produksi serta penurunan tarif angkutan udara seiring penambahan jadwal penerbangan. Namun demikian, penurunan inflasi yang lebih dalam pada periode laporan tertahan oleh kenaikan harga emas perhiasan seiring dengan kenaikan harga emas global. Adapun secara spasial, inflasi Kabupaten/Kota Kaltim tertinggi tercatat di Kabupaten Berau sebesar 3,34% (yoy) dan terendah di Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 1,73% (yoy), dengan tren laju inflasi di seluruh Kabupaten/Kota melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Pembiayaan di Daerah serta Pengembangan Akses Keuangan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Kinerja intermediasi perbankan di Kaltim pada triwulan III 2024 melanjutkan pertumbuhan positif dengan risiko yang tetap terjaga. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 7,25% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Secara sektoral, penyaluran kredit sektor pertambangan tumbuh sebesar 21,74% (yoy), mengalami peningkatan dibandingk​an dengan triwulan sebelumnya yang hanya tumbuh 5,39% (yoy). Adapun jika ditinjau berdasarkan penggunaannya, kredit konsumsi tumbuh sebesar 15,52% (yoy) lebih tinggi dari triwulan sebelumnya, sejalan dengan pertumbuhan PDRB sektor perdagangan dan penyediaan akomodasi dan makan minum. Kinerja penyaluran kredit ini didukung oleh terjaganya risiko kredit (Non Performing Loan, NPL) di level rendah yakni sebesar 1,24%, yang menunjukkan pengelolaan risiko yang baik oleh perbankan di Kaltim. Di sisi lain, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh positif sebesar 5,08% (yoy), meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya, namun masih berada di atas rata-rata nasional. Selain itu, inklusivitas keuangan di Kaltim juga terus didorong, seiring kredit UMKM yang terus tumbuh positif dengan risiko kredit yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa sektor UMKM di Kaltim terus berkembang dan mendapatkan dukungan yang kuat dari perbankan.

Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah

Transaksi sistem pembayaran nontunai mengalami kontraksi, sedangkan transaksi tunai mengalami net outflow  dari wilayah Kaltim. Pada triwulan III tahun 2024, transaksi nontunai melalui infrastruktur Bank Indonesia (SKNBI dan BI RTGS) mengalami kontraksi baik dari sisi nominal maupun volume tranksaksi. Kontraksi transaksi tersebut sejalan dengan melambatnya beberapa Lapan​gan Usaha (LU) di Kaltim. Pada periode yang sama, transaksi menggunakan instrumen pembayaran APMK berupa ATM/Debit, Kredit, Uang Elektronik (UE) juga mengalami pertumbuhan. Kanal pembayaran QRIS mengalami pertumbuhan signifikan sejalan dengan gencarnya kegiatan edukasi dan sosialisasi transaksi nontunai kepada masyarakat. Di sisi lain, transaksi tunai mencatatkan posisi net outflow sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat Kaltim dan realisasi belanja Pemda, terutama dengan menggunakan transaksi nontunai.

Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Sejalan dengan kinerja ekonomi yang masih cukup tinggi, kondisi ketenagakerjaan dan kesejahteraan turut menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja beberapa sektor utama seperti sektor konstruksi, sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor industri pengolahan saat ini masih menjadi pendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja yang lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Sejalan dengan kondisi ketenagakerjaan yang membaik tersebut, kesejahteraan masyarakat juga lebih baik, terindikasi dari penurunan tingkat kemiskinan, penurunan ketimpangan pendapatan, serta kesejahteraan petani yang lebih baik.

Prospek Perekonomian Daerah

​Di tengah tekanan geopolitik dan fragmentasi perdagangan global serta transisi pemerintahan domestik, prospek perekonomian Kaltim diprakirakan masih tetap tumbuh solid, dengan tingkat inflasi yang diperkirakan berada pada rentang sasaran. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur pada 2024 diprakirakan tetap optimis tumbuh pada rentang 5,50% – 6,30% (yoy) dengan kecenderungan bias bawah dari prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut utamanya ditopang oleh permintaan batu bara yang masih tetap optimis, baik dari domestik maupun ekspor, di tengah melambatnya LU konstruksi seiring termoderasinya progres pembangunan IKN dan proyek swasta di penghujung tahun. Kondisi penyusutan alami sumur pengeboran turut menahan laju LU Industri Pengolahan, meskipun ke depan terdapat potensi peningkatan target penyerapan B30 dan uji coba B40. Kendati demikian, LU pertambangan sebagai penopang utama ekonomi Kalimantan Timur, diprakirakan masih tumbuh lebih tinggi, seiring dengan optimisme target produksi terhadap permintaan ekspor batu bara memasuki musim dingin. Lebih lanjut, koreksi pertumbuhan lebih dalam juga tertahan seiring potensi peningkatan aktivitas perdagangan menjelang HBKN, namun masih pada level yang terjaga yang sejalan dengan masifnya upaya pengendalian inflasi dengan target inflasi di kisaran 2,5±1% (yoy).

Lampiran
Kontak
Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur
Halaman ini terakhir diperbarui 12/6/2024 9:04 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga