Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah​

3/8/2023 12:00 AM
Hits: 731

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah Februari 2023

Kalimantan Tengah
Triwulan

Pertumbuhan Ekonomi Regional

Perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan IV 2022 tercatat tumbuh 5,70% (yoy), melambat setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh 6,62% (yoy). Pada sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja ekspor seiring tetap baiknya ekspor komoditas batu bara dan CPO yang masih tumbuh tinggi. Begitu pula konsumsi pemerintah dan rumah tangga mengalami pertumbuhan menjelang akhir tahun fiskal serta HBKN Natal dan Tahun Baru didukung kebijakan mobilitas (PPKM) yang semakin longgar. Di sisi penawaran, sektor perkebunan dan industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sejalan dengan kinerja ekspor CPO seiring puncak panen TBS di akhir tahun dan didukung kebijakan insentif pembebasan pungutan ekspor CPO. Namun demikian, sektor pertambangan terkontraksi akibat penurunan produksi bauksit.

Memasuki triwulan I 2023, ekonomi Kalimantan Tengah diprakirakan tumbuh melambat. Dari sisi penawaran, kinerja konsumsi rumah tangga dan pemerintah diprakirakan tumbuh sejalan dengan dicabutnya kebijakan PPKM yang akan mendorong mobilitas masyarakat utamanya pada HBKN Ramadhan serta kenaikan pagu APBD 2023. Sementara itu, ekspor diprakirakan melambat seiring denganhilangnya potensi ekspor bauksit yang terjadi sejak triwulan III 2022 dan menurunnya permintaan batu bara sejalan dengan prakiraan melambatnya ekonomi global. Dari sisi penawaran, kinerja sektor pertanian, dan industri pengolahan diprakirakan tetap tumbuh meski melambat sejalan dengan normalisasi pasca-puncak panen TBS pada triwulan IV 2022. Begitu pula sektor pertambangan diprakirakan melambat terkontraksi sejalan dengan prakiraan penurunan produksi bauksit dan batu bara.


Perkembangan Keuangan Daerah

Realisasi pendapatan Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah secara keseluruhan pada triwulan IV 2022 tercatat sebesar Rp22,62 triliun atau 100,37% dari total pagu. Capaian ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang memiliki realisasi sebesar 97,73%. Secara spasial, realisasi pendapatan tertinggi terdapat pada Kabupaten Pulang Pisau dan Barito Timur dengan capaian masing-masing sebesar 107,92% dan 107,12% dari pagu.

Dari sisi belanja, realisasi belanja Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah secara keseluruhan pada triwulan IV 2022 tercatat sebesar Rp18,34 triliun atau 84,40% dari pagu. Capaian ini sedikit menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 86,09%. Secara spasial, realisasi belanja tertinggi dicatatkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Kapuas dengan capaian masing-masing sebesar 92,47% dan 91,54% dari pagu.


Perkembangan Inflasi Daerah

Pada triwulan IV 2022, tekanan inflasi tahunan gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit menurun dibandingkan triwulan III 2022. Hal ini seiring dengan menurunnya tekanan inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sejalan dengan upaya pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Menurut disagregasi kelompok, turunnya laju inflasi tahunan gabungan kedua kota IHK Kalimantan Tengah utamanya berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, dan kelompok makanan, minuman dan tembakau. Berdasarkan dua kota IHK Kalimantan Tengah, inflasi pada triwulan IV 2022 tercatat sebesar 6,32% (yoy) dengan Kota Palangka Raya inflasi 6,51% (yoy) dan Sampit inflasi 5,99% (yoy), lebih tinggi dari rata-rata capaian inflasi di periode yang sama selama 3 tahun terakhir sebesar 2,09% (yoy).


Pembiayaan Daerah Serta Pengembangan Akses Keuangan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

Kon​disi pembiayaan daerah Kalimantan Tengah pada triwulan IV 2022 tetap terjaga dengan fungsi intermediasi yang meningkat. Resiliensi pembiayaan daerah terjaga tercermin dari risiko kredit yang kian menurun dan terjaga rendah yakni berada di bawah threshold Non-Perfoming Loan (NPL), dengan penyaluran kredit yang tumbuh cukup signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya. Di samping itu, kredit yang mengalami restrukturisasi terus mengalami penurunan. Penyaluran kredit pada sektor rumah tangga terus meningkat, sementara penyaluran kredit pada UMKM tetap tumbuh walaupun melambat. Peningkatan penyaluran kredit pada sektor rumah tangga ditopang oleh kredit KKB dan Multiguna. Adapun, penyaluran kredit pada UMKM ditopang oleh peningkatan kredit investasi. Sementara, kredit kepada korporasi tumbuh meningkat ditopang oleh kredit sektor pertanian dan pertambangan yang terus tumbuh signifikan. DPK tetap tumbuh walaupun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Perlambatan terjadi baik pada DPK pemerintah daerah, perseorangan, maupun korporasi.

 

Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah

Transaksi sistem pembayaran non tunai melalui SKNBI dan RTGS pada triwulan IV 2022 tercatat sebesar Rp15.392 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar Rp9.587 miliar. Transaksi kliring dan Real Time Gross Settlement (RTGS) meningkat baik dari sisi nilai nominal maupun volume dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya peningkatan permintaan uang beredar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mempersiapkan perayaan hari besar keagamaan serta realisasi pembayaran proyek pemerintah pada akhir tahun. Sementara itu, transaksi uang elektronik melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Meskipun demikian, preferensi masyarakat untuk menggunakan non tunai terus meningkat. Jumlah merchant QRIS di Kalimantan Tengah dari waktu ke waktu terus meningkat menunjukan pola pembayaran non tunai semakin diminati masyarakat.


Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) per Agustus 2022 meningkat dibandingkan Februari 2022. Sejalan dengan pemulihan ekonomi Kalimantan Tengah, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Kalimantan Tengah pada Agustus 2022 sebesar 67,23%, meningkat dibandingkan Februari 2022 sebesar 66,94%. Hal ini seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Sejalan dengan hal tersebut, Nilai Tukar Petani (NTP) pada triwulan IV 2022 meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan terutama bersumber dari sub sektor perkebunan seiring dengan tetap tingginya harga TBS Kelapa Sawit dan tetap tingginya permintaan ekspor CPO.


Prospek Perekonomian Daerah

Ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2023 diprakirakan melanjutkan pertumbuhannya meskipun cenderung melambat. Perekonomian diprakirakan tumbuh melambat dibandingkan tahun sebelumnya seiring prakiraan perlambatan kinerja ekspor. Ekspor yang selama tahun 2022 menjadi primadona dan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi diprakirakan kinerjanya akan sedikit menurun pada tahun 2023. Hal ini disebabkan prakiraan kinerja ekspor batu bara yang tumbuh melambat serta hilangnya potensi ekspor bauksit di Kalimantan Tengah. Secara keseluruhan tahun 2023, inflasi Kalimantan Tengah diprakirakan masih terkendali meski berada di atas rentang sasaran nasional 3,00±1%. Pencabutan kebijakan PPKM ditambah masih tingginya harga-harga komoditas utama Kalimantan Tengah mendorong permintaan agregat tetap kuat. Dari sisi penawaran, kegiatan produksi bahan pangan dan distribusi barang diprakirakan lebih baik.




Lampiran
Kontak
​Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI ​Provinsi Kalimantan Tengah​​
Halaman ini terakhir diperbarui 3/13/2023 3:53 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga