Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​​​​​​BI, BPS

12/2/2021 12:00 AM
Hits: 2667

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Barat November 2021

Kalimantan Barat
Triwulan

Perekonomian Kalimantan Barat pada  triwulan III 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4,60% (yoy), melanjutkan tren pertumbuhan positif meskipun melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 10,81% (yoy). Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan terutama didorong oleh meningkatnya kinerja pertanian, industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, konstruksi, serta jasa kesehatan. Dari sisi pengeluaran, perbaikan kinerja terjadi pada kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB.

Secara umum perkembangan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terutama pos belanja menunjukkan perbaikan kinerja. Kinerja positif terlihat dari persentase realisasi belanja APBD Provinsi Kalimantan Barat yang sebesar Rp3.191,99 miliar atau mencapai 45,46%, lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2020 yang mencapai Rp2.936,84 miliar atau 44,61%. Sejalan dengan realisasi belanja APBD Provinsi, persentase realisasi belanja Kementerian/Lembaga di Kalimantan Barat hingga triwulan III 2021 mencapai sebesar 64,40% dari pagu anggaran, meningkat dibandingkan persentase realisasi belanja triwulan III 2020 yang sebesar 52,14%. Namun demikian, persentase realisasi pendapatan pada APBD Provinsi Kalimantan Barat pada triwulan III 2021 tercatat sebesar 62,99%, lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada triwulan III 2020 yang sebesar 73,13%.

Inflasi Kalimantan Barat pada triwulan III 2021 tercatat sebesar 2,01% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2021 yang sebesar 1,15% (yoy), namun masih berada dalam kisaran target nasional 3+1%. Peningkatan tekanan inflasi di triwulan III 2021 ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok transportasi. Berdasarkan komoditasnya, kenaikan harga komoditas sawi hijau, daging ayam ras, bayam, dan kacang panjang, ditambah kenaikan harga mobil pada bulan September 2021 mendorong peningkatan inflasi di triwulan laporan. Melihat perkembangan sampai dengan triwulan III 2021, inflasi Kalimantan Barat di tahun 2021 diperkirakan tetap berada pada rentang sasaran inflasi nasional, yaitu sebesar 3±1% (yoy).

Pada triwulan III 2021, DPK perbankan Kalimantan Barat tumbuh 2,43% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan DPK pada triwulan II 2021 yang tumbuh sebesar 7,48% (yoy). Kredit pada periode laporan juga mengalami kontraksi sebesar -4,90% (yoy), turun dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II 2021 yang sebesar 1,60% (yoy). Sementara itu, kualitas kredit mengalami sedikit penurunan, namun tetap stabil pada level yang rendah. Hal tersebut tercermin dari rasio NPL pada akhir triwulan III 2021 sebesar 1,81%, sedikit meningkat dibandingkan dengan triwulan II 2021 yang sebesar 1,78%.

 Transaksi keuangan non tunai Sistem Kliring Nasional (SKNBI) mengalami kontraksi sebesar -3,09% (qtq), dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 9,11% (qtq), sedangkan transaksi BI-RTGS juga mengalami kontraksi yang cukup dalam dari sisi nominal sepanjang triwulan laporan. Transaksi tunai mengalami net outflow sejalan dengan aktifitas perekonomian yang terus membaik.

Sementara itu, perkembangan implementasi Bantuan Sosial Non Tunai melalui PKH berjalan lancar. Tingkat penyerapan PKH pada triwulan III 2021 sebesar 88,29%, meningkat di bandingkan triwulan II 2021 yang sebesar 71,31%. Selanjutnya, upaya akselerasi elektronifikasi transaksi keuangan di Kalimantan Barat juga terus dilakukan terutama pada percepatan perluasan QRIS dan menjaga kelancaran penyaluran program bantuan sosial. Hingga September 2021 terdapat 114.821 merchant QRIS di Kalbar, meningkat 37,4% secara qtq dibandingkan posisi Juni 2021 yang berjumlah 83.580 merchant.

Kondisi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat berdasarkan perkembangan indikator ketenagakerjaan pada triwulan III 2021 menunjukkan penurunan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kalimantan Barat pada Agustus 2021 tercatat 5,82%, meningkat dari bulan Februari 2021 yang sebesar 5,73%. Di sisi lain, terjadi tren perbaikan kesejahteraan yang ditunjukkan dari Nilai Tukar Petani (NTP), yang pada triwulan III 2021 sebesar 134,25 atau meningkat dibandingkan triwulan II 2021 yang sebesar 127,37. Angka NTP tersebut menjadi NTP tertinggi di wilayah Kalimantan. Seiring dengan perkembangan tersebut, tingkat kemiskinan Kalimantan Barat juga mengalami penurunan yang tercermin dari rasio kemiskinan pada Maret 2021 sebesar 7,15% atau menurun dibandingkan September 2020 yang sebesar 7,24%. 

Secara umum, perekonomian Kalimantan Barat pada tahun 2021 diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020, didorong oleh peningkatan kinerja ekspor komoditas utama Kalbar terutama CPO akibat kenaikan harga komoditas dan permintaan global. Peningkatan kinerja perekonomian juga disebabkan progres kegiatan vaksinasi, penanganan varian baru Covid-19 yang cukup responsif, serta implementasi adaptasi kebiasaan baru yang relatif baik sehingga meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan permintaan secara agregat.  

Sementara itu, inflasi sampai dengan akhir tahun 2021 diperkirakan tetap terjaga dan masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional yang sebesar 3,0+1% (yoy). Beberapa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan oleh TPID antara lain menjamin ketersediaan pasokan dengan melakukan pengembangan komoditas, mendorong kelancaran distribusi, dan melakukan kerja sama perdagangan antar daerah. Kegiatan monitoring kondisi pasokan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional, pasar modern, maupun pergudangan juga akan ditingkatkan, terutama menjelang periode perayaan hari besar nasional untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan, termasuk apabila terjadi tindakan spekulasi oleh para pedagang.

 


Lampiran
Kontak
Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI ​Provinsi Kalimantan Barat

​​

Halaman ini terakhir diperbarui 3/11/2022 4:04 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga