Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara​

12/6/2023 12:00 AM
Hits: 1202

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara November 2023

Kalimantan Utara
Triwulan

Perkembangan Ekonomi Makro Daerah

Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) triwulan III 2023 tercatat tumbuh positif namun termoderasi jika dibandingkan dengan triwulan II 2023. Kinerja positif pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja sektor pertambangan di tengah produksi batubara yang terjaga, berlanjutnya akselerasi sektor konstruksi serta sektor perdagangan besar dan eceran yang tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya. Sektor konstruksi secara konsisten melanjutkan tren peningkatan dalam perekonomian Kaltara sejalan dengan berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek strategis nasional dan daerah di Kaltara, seperti Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), Pembangunan Jalan Perbatasan Malinau-Krayan, dan 4(empat) Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dan Pabrik Kertas. Sejalan dengan konstruksi, pertumbuhan pada sektor perdagangan disebabkan oleh terjaganya demand masyarakat. Namun demikian, pertumbuhan perekonomian kaltara lebih tinggi tertahan oleh melambatnya kinerja sektor pertanian dan perikanan serta industri pengolahan Kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan demand global terhadap komoditas perikanan yang juga menurun, serta sejalan dengan tren normalisasi demand pada awal tahun. Dari sisi permintaan, kinerja perekonomian yang tetap bertumbuh positif terutama didukung oleh ekspor seiring dengan masih terjaganya kebutuhan ekspor batubara antar daerah dalam negeri terutama untuk keperluan industri seperti pembangkit listrik, industri semen serta smelter mineral. Di sisi lain, kinerja pertumbuhan perekonomian Kaltara yang dapat tumbuh lebih tinggi tertahan oleh melambatnya kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) meskipun masih tetap tinggi dibandingkan tren historisnya sejalan dengan masih berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek strategis di Kaltara.


Keuangan Pemerintah Daerah

Pada triwulan III 2023, realisasi Belanja di Provinsi Kaltara tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal ini didukung khususnya oleh peningkatan realisasi belanja modal dan belanja operasional sejalan dengan akselerasi proyek infrastruktur di Provinsi Kalimantan Utara termasuk proyek strategis daerah. Kondisi ini sejalan dengan realisasi belanja di Kabupaten/Kota yang juga mengalami peningkatan hampir di setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltara. Sejalan dengan hal tersebut, realisasi pendapatan Provinsi Kaltara secara nominal tercatat tumbuh meningkat sejalan dengan anggaran pendapatan yang juga mengalami peningkatan. Di sisi lain, realisasi pendapatan Kabupaten/Kota secaragregat meningkat di hampir seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltara, seiring dengan kegiatan ekonomi masyarakat yang terus membaik.


Perkembangan Inflasi Daerah

Inflasi Gabungan 2 Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kaltara pada triwulan III 2023 tercatat mengalami inflasi sebesar 2,16%(yoy) lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tercatat 2,91%(yoy). Penurunan tekanan inflasi ini terutama didorong oleh terkendalinya tekanan pada kelompok makanan, minuman dan tembakau seiring dengan pasokan yang terjaga dan didukung oleh peningkatan Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sehingga dapat menjaga ketahanan pasokan pada sejumlah komoditas pangan strategis. Di sisi lain, tekanan inflasi pada kelompok transportasi mereda seiring dengan normalisasi demand masyarakat paska HBKN Idul Fitri dan Idul Adha pada triwulan II-2023.


Pembiayaan Daerah Serta Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara pada triwulan III 2023 terus tumbuh positif didukung intermediasi perbankan yang tumbuh dan terjaga. Penyaluran kredit di Provinsi Kalimantan Utara tumbuh di atas level nasional dan tumbuh lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.  Pertumbuhan penyaluran pembiayaan ini terutama didorong oleh komponen investasi dan modal kerja yang masing-masing tumbuh 41,78% (yoy) dan 21,56%(yoy). Meningkatnya komponen investasi sejalan dengan optimisme pelaku usaha seiiring dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional dan kaltara serta akselerasi proyek strategis di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini juga tercermin dari realisasi investasi yang hinga triwulan III 2023 tercatat Rp14,5 Trilliun dimana sudah melebihi target investasi 2023 yang ditetapkan pada RPJMD 2021-2026 sebesar Rp9 Trilliun. Selain itu, meningkatnya kredit modal kerja terjadi seiiring dengan persiapan pelaku usaha dalam menghadapi HBKN Natal dan Tahun Baru.


Penyelenggaraan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah

Penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) di Provinsi Kaltara tetap terjaga namun mengalami pertumbuhan yang melambat dari sisi volume dan nominal dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara itu, aliran uang kartal di Kaltara kembali mencatatkan net outflow sesuai dengan pola siklikalnya. Upaya distribusi Uang Layak Edar (ULE) terus dilakukan dengan prinsip clean money policy beriringan dengan jalannya edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah. Dari sisi digitalisasi, penggunaan QRIS di wilayah Kaltara sebagai bagian dari ekosistem digital mengalami peningkatan baik jumlah pengguna dan merchant sejalan dengan edukasi dan implementasi QRIS yang telah dilakukan ke berbagai lapisan masyarakat sepanjang periode laporan.


Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Kondisi Ketenagakerjaan Kalimantan Utara menunjukkan adanya peningkatan sebagaimana tercermin dari meningkatnya ketersediaan lapangan kerja yang didorong oleh penguatan LU Pertambangan dan Konstruksi serta peningkatan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dari Hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia. Indikator Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terus melanjutkan tren penurunan serta tingkat kesejahteraan yang terus mengalami perbaikan sejalan dengan penurunan tingkat kemiskinan. Perbaikan tingkat kesejahteraan juga tergambar dari perbaikan kesejahteraan petani melalui peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang meningkat 2,52% (yoy) pada September 2023, meskipun Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan mulai mengalami penurunan akibat peningkatan intensitas hujan pada Triwulan III 2023.


P​​rospek Perekonomian Daerah

Perekonomian Kaltara pada tahun 2023 diperkirakan masih akan melanjutkan tren pertumbuhan positif meskipun termoderasi dibandingkan capaian pada tahun 2022. Kondisi tersebut terutama didorong oleh normalisasi demand global terhadap komoditas utama penyusun struktur PDRB Kaltara, yaitu batu bara terutama yang berdampak pada penyesuaian harga pada sektor pertambangan serta komoditas udang pada subsector perikanan. Di sisi lain, kinerja beberapa lapangan usaha yang juga merupakan andalan Kaltara seperti sektor Perdagangan, sektor Industri Pengolahan, dan sektor Konstruksi akan menjadi penopang tetap positifnya kinerja ekonomi Kaltara pada tahun laporan. Namun demikian, faktor base effect pertumbuhan ekonomi 2021 yang rendah akibat pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi 2022 yang sangat tinggi, membuat prakiraan pertumbuhan ekonomi Kaltara 2023 sedikit termoderasi dibandingkan tahun 2022. Dari sisi permintaan, Konsumsi Pemerintah, Konsumsi Rumah Tangga, dan PMTB (Investasi) diprakirakan masih akan tetap menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Kaltara. Hal ini sejalan dengan kenaikan mobilitas masyarakat pasca pencabutan pandemi dan kenaikan target realisasi investasi Kaltara pada tahun 2023 sebesar Rp29,89 triliun dari sebelumnya Rp9,5 triliun dan telah terealisasi sebesar Rp14,5 triliun pada triwulan III-2023. Dari sisi inflasi, tekanan harga pada tahun 2023 di Kaltara diprakirakan lebih rendah daripada tahun 2022 dan berada dalam sasaran nasional. Hal ini terutama didorong oleh penurunan tekanan inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau seiring dengan prakiraan cuaca yang lebih kondusif pada 2023 terutama di Provinsi Kaltara sehingga meningkatkan produktivitas tanaman pangan. Sinergi dan upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Kaltara yang semakin solid diyakini akan dapat kembali mengantarkan Kaltara ke target sasaran inflasi kisaran 3±1%. (yoy) pada tahun 2023 lebih cepat dari perkiraan.



Lampiran

​​



​​​

​​

Kontak
Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​
Informasi Kantor Perwakilan BI ​​Provinsi Kalimantan Utara
Halaman ini terakhir diperbarui 12/6/2023 5:47 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga