Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara​
9/7/2023 8:00 AM
Hits: 1470

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara - Agustus 2023​

Kalimantan Utara
Triwulan

Perkembangan Ekonomi Makro Daerah

Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) triwulan II 2023 tercatat tumbuh positif meskipun mengalami moderasi jika dibandingkan dengan triwulan I 2023. Kinerja positif pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja LU Konstruksi dan LU Perdagangan Besar dan Eceran yang tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya. LU Konstruksi secara konsisten melanjutkan tren peningkatan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek strategis nasional dan daerah di Kaltara, seperti Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), Pembangunan Jalan Perbatasan Malinau-Krayan, dan 4(empat) Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dan Pabrik Kertas. Sedangkan pertumbuhan pada LU Perdagangan disebabkan oleh tingginya demand sejalan dengan momen HBKN Idul Fitri dan Idul Adha. Namun demikian, pertumbuhan perekonomian Kaltara lebih tinggi tertahan oleh melambatnya kinerja LU Pertambangan yang memiliki pangsa terbesar pada struktur perekonomian Kaltara. Kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan demand global terhadap komoditas batu bara yang tercermin dari berlanjutnya tren Harga Batubara Acuan (HBA) yang juga menurun, serta sejalan dengan tren normalisasi demand pada awal tahun. Dari sisi permintaan, kinerja positif perekonomian Kaltara terutama didukung oleh kinerja Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) seiring dengan akselerasi realisasi investasi di Kaltara dan Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang meningkat sejalan dengan optimisme terhadap kondisi perekonomian yang semakin membaik. Di sisi lain, kinerja PDRB tumbuh lebih tinggi tertahan disebabkan kinerja ekspor yang termoderasi sejalan dengan pelemahan demand global terhadap komoditas batu bara.  


Keuangan Pemerintah Daerah

Pada triwulan II 2023 realisasi belanja di Provinsi Kaltara tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan yang sama di tahun sebelumnya, yang didukung khususnya oleh peningkatan realisasi belanja modal dan belanja operasional sejalan dengan akselerasi proyek infrastruktur di Provinsi Kalimantan Utara termasuk proyek strategis daerah dan peningkatan aktivitas pegawai pemerintah . Kondisi ini sejalan dengan realisasi belanja di Kabupaten/Kota yang juga mengalami peningkatan hampir di setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltara. Sejalan dengan hal tersebut, realisasi Pendapatan Provinsi Kaltara secara nominal tercatat tumbuh meningkat, meskipun secara persentase sedikit lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, peningkatan secara nominal tersebut sejalan dengan anggaran pendapatan yang juga mengalami peningkatan. Di sisi lain, realisasi pendapatan Kabupaten/Kota secara agregat meningkat di hampir seluruh Kabupaten/Kota di Kaltara, seiring dengan kegiatan ekonomi masyarakat yang terus membaik di tengah mobilitas yang meningkat.


Perkembangan Inflasi Daerah

Inflasi Gabungan 2 Kota IHK yaitu Kota Tarakan dan Tanjung Selor pada triwulan II 2023 tercatat mengalami inflasi sebesar 2,91%(yoy) lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tercatat 4,17%(yoy) dan berada di dalam sasaran inflasi nasional. Penurunan tekanan inflasi ini terutama didorong oleh terkendalinya tekanan pada kelompok makanan, minuman dan tembakau seiring dengan masuknya musim panen dan terlaksananya program Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sehingga dapat menjaga ketahanan pasokan pada sejumlah komoditas pangan strategis. Di sisi lain, tekanan inflasi pada kelompok transportasi terjadi seiring dengan meningkatnya demand masyarakat pada HBKN Idul Fitri dan Idul Adha di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat paska pencabutan status pandemi pada triwulan II-2023.


Pembiayaan Daerah Serta Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM

Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang tetap bertumbuh positif, penyaluran kredit tercatat tetap tumbuh kuat meskipun tidak sekuat periode sebelumnya. Tetap kuatnya pertumbuhan kredit pada triwulan laporan terutama didukung oleh peningkatan pertumbuhan kredit investasi sejalan dengan proyek-proyek strategis nasional yang sedang diakselerasi di Kaltara. Di sisi lain, kredit konsumsi dan kredit modal kerja tumbuh terbatas dipengaruhi berakhirnya berbagai stimulus kehati-hatian perbankanPertumbuhan positif penyaluran kredit juga didorong dari sektor UMKM. Penyaluran Kredit UMKM tercatat memiliki pangsa 30,83% melebihi sasaran penyaluran kredit nasional. Peningkatan pertumbuhan kredit tersebut juga diiringi dengan Non-Performing Loan (NPL) yang tetap terjaga.​


Penyelenggaraan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah

Penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) di Provinsi Kaltara tetap terjaga namun mengalami pertumbuhan yang melambat dari sisi volume dan nominal dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara itu, aliran uang kartal di Kaltara kembali mencatatkan net outflow sesuai dengan pola siklikalnya. Upaya distribusi Uang Layak Edar (ULE) terus dilakukan dengan prinsip clean money policy beriringan dengan jalannya edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah. Dari sisi digitalisasi, penggunaan QRIS di wilayah Kaltara sebagai bagian dari ekosistem digital mengalami peningkatan baik jumlah pengguna dan merchant sejalan dengan edukasi dan implementasi QRIS yang telah dilakukan ke berbagai lapisan masyarakat sepanjang periode laporan.


Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Kondisi Ketenagakerjaan Kalimantan Utara menunjukkan adanya peningkatan sebagaimana tercermin dari meningkatnya ketersediaan lapangan kerja dari berbagai LU serta peningkatan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dari Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia. Indikator Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan sejak 2 (dua) semester sebelumnya. Tingkat kesejahteraan juga mengalami perbaikan sejalan dengan penurunan tingkat kemiskinan dimana pada Maret 2023 mencapai 6,45%, turun dibandingkan dengan periode bulan Maret 2022 yang mencapai 6,77%. Perbaikan tingkat kesejahteraan juga tergambar dari perbaikan kesejahteraan petani melalui peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang meningkat 4,12% (yoy) pada Juni 2023 termasuk nilai tukar nelayan.​


Prospek Perekonomian Daerah

Perekonomian Kaltara pada tahun 2023 diperkirakan masih akan melanjutkan tren pertumbuhan positif meskipun melambat dibandingkan capaian pada tahun 2022. Kondisi tersebut terutama didorong oleh normalisasi demand global terhadap komoditas utama penyusun Struktur PDRB Kaltara, yaitu batu bara pada LU Pertambangan. Di sisi lain, kinerja beberapa lapangan usaha yang juga merupakan andalan Kaltara seperti LU Pertanian, LU Perdagangan, LU Industri Pengolahan, dan LU Konstruksi akan menjadi penopang tetap positifnya kinerja ekonomi Kaltara pada tahun laporan. Namun demikian, faktor base effect pertumbuhan ekonomi 2021 yang rendah akibat pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi 2022 yang sangat tinggi, membuat prakiraan pertumbuhan ekonomi Kaltara 2023 sedikit termoderasi dibandingkan tahun 2022. Dari sisi permintaan, Konsumsi Pemerintah, Konsumsi Rumah Tangga, dan PMTB (Investasi) diprakirakan masih akan tetap menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Kaltara. Hal ini sejalan dengan kenaikan mobilitas masyarakat pasca pencabutan pandemi dan kenaikan target realisasi investasi Kaltara pada tahun 2023 sebesar Rp29,89 triliun dari sebelumnya Rp9,5 triliun. Dari sisi inflasi, tekanan harga pada tahun 2023 di Kaltara diprakirakan lebih rendah daripada tahun 2022 dan berada dalam sasaran. Hal ini terutama didorong oleh penurunan tekanan inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau seiring dengan prakiraan cuaca yang lebih kondusif pada 2023 terutama di Provinsi Kaltara sehingga meningkatkan produktivitas tanaman pangan. Selain itu, melandainya harga komoditas utama global seperti minyak dunia diprakirakan akan mendukung penurunan tekanan inflasi khususnya pada komoditas angkutan udara. Sinergi dan upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Kaltara yang semakin solid diyakini akan dapat kembali mengantarkan Kaltara ke target sasaran inflasi kisaran 3±1%. (yoy) pada tahun 2023 lebih cepat dari perkiraan. 




Lampiran



Kontak
​​Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI ​​Provinsi Kalimantan Utara
Halaman ini terakhir diperbarui 9/7/2023 3:45 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga