Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​​​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara

3/11/2026 12:00 AM
Hits: 51

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara Februari 2026

Kalimantan Utara
Triwulan

Pembiayaan Daerah Serta Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara didukung oleh intermediasi perbankan. Penyaluran kredit tumbuh di atas level regional Kalimantan dan Nasional.  Penyaluran kredit dalam bentuk Kredit Konsumsi (KK) dan Kredit Modal Kerja (KMK) masing-masing tumbuh 7,89% (yoy) dan 25,87% (yoy). Meningkatnya investasi sejalan dengan optimisme pelaku usaha terhadap pemulihan ekonomi nasional dan Kaltara serta akselerasi beberapa proyek strategis. Realisasi investasi yang sudah dilakukan selama tahun 2025 adalah sebesar Rp22 Triliun atau 58,36% dari target investasi 2025 yang ditetapkan sebesar Rp37,7 Triliun. Meningkatnya kredit modal kerja terjadi seiring optimisme masyarakat terhadap perekonomian, terutama pada sektor bisnis.

Penyelenggaraan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah

Penyelenggaraan sistem pembayaran tunai maupun nontunai melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) pada triwulan IV 2025 menunjukkan kinerja yang tetap terjaga. Transaksi SKNBI meningkat secara triwulanan meskipun secara tahunan masih mengalami kontraksi, sementara transaksi BI-RTGS tumbuh positif baik dari sisi nominal maupun volume, mencerminkan tetap kuatnya aktivitas transaksi bernilai besar di Kalimantan Utara. Aliran uang kartal mencatatkan net outflow sejalan dengan meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat pada periode akhir tahun, sementara distribusi Uang Layak Edar (ULE) terus dilakukan sebagai implementasi Clean Money Policy (CMP) yang disertai edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah. Dari sisi digitalisasi, jumlah pengguna dan merchant QRIS terus meningkat dengan dominasi pada segmen Usaha Mikro dan penyebaran yang semakin luas di seluruh wilayah, serta kinerja Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tetap solid dengan seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Utara berada pada tahap Digital.

Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan

Perkembangan ketenagakerjaan dan kesejahteraan di Kalimantan Utara pada Triwulan IV 2025 tetap menunjukkan kondisi yang terjaga. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 3,85%, menurun dibandingkan 3,90% pada Agustus 2024. Penurunan ini mengindikasikan perbaikan berkelanjutan di pasar tenaga kerja, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk bekerja serta membaiknya serapan tenaga kerja pada berbagai lapangan usaha. Kualitas hidup masyarakat juga terus meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Utara pada tahun 2025 tercatat sebesar 74,04, meningkat dibandingkan 73,41 pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak masyarakat. Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan menunjukkan perbaikan. Gini Ratio Kalimantan Utara pada September 2025 tercatat sebesar 0,251, menurun dibandingkan 0,261 pada Maret 2025. Penurunan ini didukung oleh membaiknya distribusi pengeluaran masyarakat, tercermin dari meningkatnya porsi pengeluaran kelompok 40% terbawah menjadi 24,89%, yang menunjukkan ketimpangan tetap berada pada kategori rendah. Secara keseluruhan, kondisi ketenagakerjaan dan kesejahteraan di Kalimantan Utara pada Triwulan IV 2025 tetap solid, ditopang oleh penurunan tingkat pengangguran, peningkatan kualitas pembangunan manusia, serta ketimpangan pendapatan yang relatif rendah dan semakin membaik.

Prospek Perekonomian Daerah

Perekonomian Prov. Kaltara 2026 diprakirakan tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan dengan realisasi 2025, yaitu dalam kisaran 5,0%-5,5% (yoy). Proyeksi tersebut terutama didorong oleh kinerja LU Perdagangan, LU Industri Pengolahan, dan LU Konstruksi. LU Perdagangan diperkirakan akan memiliki andil besar dalam PDRB 2026 sejalan dengan peningkatan aktivitas perdagangan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan di Prov. Kaltara serta adanya komoditas ekspor baru yaitu Aluminium. LU Industri Pengolahan diperkirakan tumbuh meningkat sejalan dengan realisasi investasi dan operasi smelter aluminium, produksi pabrik pengolahan kertas di Kota Tarakan, dan peningkatan target produksi CPO oleh beberapa perusahaan kelapa sawit. LU Konstruksi juga diperkirakan akan tetap tumbuh positif didukung oleh finalisasi pembangunan kawasan KIHI dan berlanjutnya konstruksi beberapa proyek strategis di Prov. Kaltara lainnya. Sementara itu, LU dengan pangsa terbesar di Prov. Kaltara, yaitu LU Pertambangan diperkirakan tumbuh terbatas akibat perlambatan permintaan energi dari negara besar pengguna batu bara (a.l Tiongkok, India, dan beberapa negara di Asia Tenggara) di tengah perlambatan prospek ekonomi akibat perang tarif dagang, pengembangan sumber energi terbarukan serta upaya pemenuhan sumber energi secara domestik.

Inflasi Prov. Kaltara 2026 diprakirakan berada di dalam target inflasi nasional yaitu 2,5±1%. Prov. Kaltara diprakirakan dapat mengalami tekanan harga yang lebih tinggi pada 2026, sejalan dengan berlanjutnya kenaikan harga komoditas global seperti emas, berkurangnya subsidi ongkos angkut akibat efisiensi anggaran, dan peningkatan permintaan komoditas pangan di tengah pelaksanaan program MBG​


Lampiran
Kontak
Contact Center BICARA: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara​
Halaman ini terakhir diperbarui 3/11/2026 4:14 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga