Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten​

11/27/2025 12:00 AM
Hits: 517

Laporan Perekonomian Provinsi Banten November 2025

Banten
Triwulan

Perekonomian Provinsi Banten pada triwulan III 2025 tumbuh positif sebesar 5,29% (yoy) atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,33%. Dari sisi Pengeluaran, perekonomian triwulan III 2025 ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga, Pembentukan Modal Tetap Bruto/Investasi, dan Net Ekspor yang tumbuh positif. Sementara Dari sisi Lapangan Usaha, ditopang oleh LU Industri Pengolahan, Perdagangan, dan Pertanian.

Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh peningkatan kinerja realisasi pendapatan maupun belanja pemerintah daerah di Provinsi Banten. Hingga Triwulan III, realisasi pendapatan maupun belanja APBD di Banten masing-masing mencapai 71,34% dan 57,17% dari pagu atau masing-masing senilai Rp42,53 triliun dan Rp44,63 triliun. Capaian realisasi pendapatan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar 79,50%. Sejalan dengan capaian realisasi belanja yang lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar 66,28% dari pagu. Di sisi lain, persentase realisasi belanja APBN hingga Triwulan III 2025 di Provinsi Banten terpantau melambat menjadi sebesar 64,70% dibandingkan 64,70% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, laju inflasi di Provinsi Banten pada triwulan III 2025 secara tahunan tercatat sebesar 2,31% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,83% (yoy). Inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata historis 3 tahun terakhir (3,32%; yoy) dan inflasi nasional (2,65%; yoy).

Lebih jauh, perbaikan kinerja ekonomi juga didukung kinerja positif intermediasi perbankan dan stabilitas keuangan yang terjaga. Hal ini tecermin dari pertumbuhan positif kredit dan DPK serta NPL yang terjaga rendah pada Triwulan III 2025. Pertumbuhan kredit di Banten juga didukung pertumbuhan positif kredit korporasi dan kredit rumah tangga.

Pertumbuhan ekonomi Banten di triwulan III 2025 yang meningkat berdampak terhadap laju transaksi pembayaran nontunai yang secara ticket size bertambah. Pada triwulan III 2025, transaksi melalui BI-RTGS mencatatkan nominal Rp246,48 triliun dan volume 52.809. SKNBI mencatatkan total Rp8,03 triliun dari 179.503 transaksi. BI-FAST mencatatkan nominal Rp151,91 triliun dan volume sebanyak 59,66 juta transaksi. Transaksi kartu kredit tumbuh positif di tengah peningkatan pertumbuhan ekonomi di Banten. Sementara, transaksi kartu debet mengalami penurunan.

Pada aspek Kegiatan Usaha Pengiriman Uang (KUPU) atau layanan jasa remitansi oleh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Layanan Remitansi (LR) tercatat mengalami pertumbuhan positif selama triwulan III 2025 dengan laju pertumbuhan nominal sebesar 93,13% (yoy). Selain itu transaksi jual beli valuta asing turut mengalami pertumbuhan negatif sebesar -2,29% (yoy) selama triwulan III 2025.

Berlanjutnya pertumbuhan ekonomi Banten Triwulan III 2025 turut berdampak pada perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Banten. Meskipun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode Agustus 2025 tercatat sebesar 6,69%, meningkat 0,01% jika dibandingkan dengan periode Agustus 2024 yang mencapai 6,68%. Tingkat kemiskinan di Banten per Maret 2025 tercatat sebesar 5,63%, menurun dibandingkan Maret 2024 yang mencapai 5,84%, serta lebih rendah dari angka nasional yang mencapai 8,47%. Searah dengan hal tersebut, angka gini ratio Provinsi Banten juga tercatat menurun menjadi 0,330 pada Maret 2025 dari sebelumnya 0,353 pada Maret 2024.

Melihat dinamika perekonomian sampai sejauh ini, ekonomi Provinsi Banten tahun 2025 diprakirakan tumbuh positif, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 ditopang oleh penguatan kinerja pada aspek investasi dan konsumsi pemerintah. Hal ini sejalan dengan peningkatan konsumsi pemerintah sejalan dengan berbagai stimulus yang diberikan menjelang akhir tahun meskipun sempat tertahan oleh efisiensi anggaran di awal tahun. Disamping itu, Kinerja Net Export diperkirakan melambat karena adanya efek bias tahun sebelumnya. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh moderat akibat pola belanja yang lebih selektif dan dampak PHK di industri padat karya (tekstil, alas kaki, dan garmen). Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 ditopang oleh kinerja impresif dari lapangan usaha utama di antaranya konstruksi, industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, real estate, pertanian dan perdagangan, sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan dukungan kondisi yang relatif kondusif. Pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten diperkirakan tetap kuat pada kisaran 4,5% - 5,3% secara tahunan.

Dari sisi pergerakan harga, inflasi diprakirakan sedikit dibawah titik tengah target sasaran inflasi nasional tahun 2025 sebesar 2,5%+1,0%. ​ Kondisi ini dipengaruhi melandainya tekanan harga pada Kelompok Bahan Makanan, dan Minuman dampak kondisi cuaca yang lebih stabil seiring terjaganya ekspektasi inflasi. Hal ini tidak terlepas dari upaya Pemerintah Pusat dan Daerah melalui sinergi program dalam TPID.


Lampiran
Kontak
​Contact Center BICARA: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI ​Provinsi Banten
Halaman ini terakhir diperbarui 12/5/2025 9:57 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga