Transaksi Operasi Moneter dengan Dealer Utama PUVA​
Dalam rangka mendukung penguatan strategi OM yang terintegrasi dengan pengembangan pasar uang dan pasar valuta asing, dilakukan implementasi
dealer utama (primary dealer) pasar uang dan pasar valuta asing​​. Bank Indonesia menetapkan kegiatan yang dilakukan oleh dealer utama (primary dealer) berupa antara lain mengikuti transaksi OPT dengan peserta dealer utama (primary dealer) yang diimplementasikan secara bertahap sejalan dengan kesiapan pelaku pasar dan dukungan infrastruktur pasar keuangan. Implementasi peran dealer utama (primary dealer) pasar uang dan pasar valuta asing telah dilakukan dalam lelang penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak 17 Mei 2024, diperluas untuk Transaksi Repo Konvensional dalam Rupiah menggunakan surat berharga berkualitas tinggi lainnya sejak 10 November 2025, serta lelang Bank Indonesia Floating Rate Note (BI-FRN) sejak 17 November 2025.
Selain itu, dealer utama (primary dealer) pasar uang dan pasar valuta asing juga dapat mengakses fasilitas Transaksi Repo Konvensional dalam Rupiah nonlelang dan
Domestic Non-Deliverable Forward(DNDF) nonlelang. Selanjutnya, implementasi peran dealer utama (primary dealer) pasar uang dan pasar valuta asing juga diperluas untuk transaksi Repo Konvensional dalam Valas.
Jadwal dan Hasil Lelang Operasi Moneter​
​BI mengumumkan rencana dan hasil lelang OPT rupiah dan OM valas melalui website BI dan/atau sarana lain yang ditetapkan sebagaimana dapat dilihat pada tautan:
Jadwal Lelang Operasi Moneter
Publikasi Transaksi Operasi Moneter ​
Keterangan:
-
VRT:
Variable Rate Tender
-
FRT:
Fixed Rate Tender
-
SBI: Sertifikat Bank Indonesia
-
SBIS: Sertifikat Bank Indonesia Syariah
-
SDBI: Sertifikat Deposito Bank Indonesia
-
SRBI: Sekuritas Rupiah Bank Indonesia​
-
BI-FRN: Bank Indonesia Floating Rate Note
-
TD:
Term Deposit
-
SUKBI: Sukuk Bank Indonesia
-
FX:
Foreign Exchange
-
PASBI: Pengelolaan Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah Bank Indonesia
-
FLISBI: Fasilitas Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah Bank Indonesia
-
SBBI: Surat Berharga Bank Indonesia
-
DNDF:
Domestic Non-Deliverable Forward
Tautan Terkait:
​​​Posisi Operasi Moneter Harian
Posisi-Operasi-Moneter - 22102026.zip
Penempatan DHE SDA pada Instrumen Bank Indonesia
Penempatan DHE SDA pada Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE)
Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan penguatan pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) melalui perluasan mekanisme transaksi antara Bank Indonesia dengan bank dalam bentuk pass on transaksi bank dengan nasabah (eksportir) kepada Bank Indonesia melalui instrumen Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE). Penempatan DHE SDA pada instrumen TD Valas DHE untuk memfasilitasi penempatan DHE oleh eksportir di Bank Indonesia melalui appointed bank sesuai mekanisme pasar. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Bank Indonesia memberikan: (i) suku bunga valas yang memperhatikan tiering nominal dan tenor, (ii) pengecualian dana dari komponen Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk perhitungan Giro Wajib Minimum (GWM) dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM); (iii)
agent fee/spread kepada bank memperhatikan tenor TD Valas DHE.
Daftar
Appointed Bank Term Deposit Valas DHE
|
1 |
​PT Bank Mandiri (Persero), Tbk
|
|
2 |
​PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
|
|
3 |
​PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
|
4
|
​PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
|
​5
|
​PT Bank SMBC Indonesia, Tbk
|
​6
|
​PT Bank HSBC Indonesia
|
​7
|
​PT Bank ICBC Indonesia
|
​8
|
​PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
|
​9
|
​JP Morgan Chase Bank, NA
|
​10
|
​MUFG Bank, Ltd
|
​11
|
​Bank of China (Hong Kong)
|
​12
|
​Citibank, N.A.
|
​13
|
​Standard Chartered Bank
|
​
​​​​​​​Keterangan: Jumlah appointed bank akan dievaluasi secara berkala
Penempatan DHE SDA pada Instrumen SVBI/SUVBI
Sehubungan dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor, terdapat penambahan instrumen Bank Indonesia berupa SVBI dan SUVBI di pasar sekunder sebagai alternatif instrumen penempatan DHE SDA. Penempatan DHE SDA pada instrumen SVBI dan SUVBI tidak dapat dilakukan penarikan sebelum jatuh tempo.
Pemanfaatan TD Valas DHE dan SVBI/SUVBI sebagai
Underlying Transaksi
Swap Lindung Nilai dengan Bank Indonesia
Penempatan DHE SDA pada instrumen TD valas DHE maupun instrumen SVBI dan SUVBI dapat dimanfaatkan oleh Bank sebagai
underlying transaksi
swap lindung nilai Konvensional dan Syariah dengan Bank Indonesia untuk kepentingan eksportir.​
​​​Surat Berharga dalam OM dan Haircut
Haircut merupakan faktor pengurang terhadap harga atas surat berharga yang digunakan sebagai collateral dalam operasi moneter untuk memitigasi risiko di antaranya risiko pasar surat berharga tersebut. Besaran nilai haircut surat berharga dalam operasi moneter dievaluasi secara berkala sejalan dengan kondisi pasar surat berharga dan operasi moneter terkini.
​
*) Berlaku sejak tanggal
28 September 2026, besaran haircut sebagaimana diatur dalam PADG No. 18 Tahun 2025 tentang Kriteria, Persyaratan, dan Penggunaan Surat Berharga dalam Operasi Moneter.​
**) Daftar obligasi korporasi dan sukuk korporasi sebagaimana terlampir ​​​​​​​​​​
​
Swap Lindung Nilai
Transaksi
Swap
Beli
Lindung Nilai
Konvensional kepada Bank Indonesia dalam rangka Pendanaan Luar Negeri (Swap PN)
Bank Indonesia
​memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar Rupiah sekaligus mendukung upaya menjaga kecukupan likuiditas Rupiah, dengan meningkatkan insentif untuk instrumen Swap Beli Lindung Nilai Konvensional kepada Bank Indonesia dalam rangka transaksi underlying pendanaan luar negeri yang mencakup transaksi portfolio inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign direct investment melalui pengurangan premi dari semula 12,5% untuk semua tenor menjadi sebesar 15% untuk tenor 3 bulan, 20% untuk tenor 6 bulan, dan 25% untuk tenor 12 bulan. Selanjutnya, jadwal transaksi dapat diakses di
tautan berikut​.
Product
- Transaksi
Swap Lindung Nilai Pendanaan Luar Negeri (Swap PN) tersedia dalam valas terhadap Rupiah, dengan mata uang dasar dolar AS (USD),
Onshore Chinese Renminbi (CNY) dan
Offshore Chinese Renminbi (CNH).
- Tenor 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.
- Menggunakan
underlying berupa Investasi Portofolio (IP), Utang Luar Negeri (ULN), dan Investasi Langsung/Foreign Direct Investment (FDI)
- Dokumen
underlying bersifat final dan diatur sesuai ketentuan.
-
Underlying transaksi dalam denominasi Rupiah (untuk IP dan FDI) dan Valas (untuk ULN dan FDI). Dalam hal
underlying transaksi menggunakan denominasi Rupiah, nilai nominal
underlying transaksi dihitung dengan melakukan konversi ke jenis valuta asing transaksi
Swap Lindung Nilai kepada BI dengan menggunakan kurs acuan pada satu hari kerja sebelumnya (H-1). Untuk USD menggunakan JISDOR H-1, untuk non-USD menggunakan Kurs Acuan Non-USD BI H-1.
- Dokumen
underlying memiliki nominal yang sama dengan atau lebih dari nominal transaksi
Swap Lindung Nilai kepada BI.
- 1 (satu) dokumen
underlying hanya dapat digunakan untuk 1 (satu) kontrak lindung nilai.
Participant
Peserta operasi moneter konvensional yang memiliki peringkat komposit tingkat kesehatan Bank paling rendah 3 (tiga) sesuai penilaian OJK dan tidak sedang dikenakan sanksi penghentian sementara operasi moneter dan/atau sanksi pembatasan keikutsertaan dalam operasi moneter.
Pricing
Premi Swap dengan insentif sebesar 15% untuk tenor 3 bulan, 20% untuk tenor 6 bulan, dan 25% untuk tenor 12 bulan (berdasarkan RDGB September 2026).​
Infrastructure
-
Platform transaksi: LSEG AD
- Setelmen: RTGS (IDR) dan Bank Koresponden (Valas)
Informasi
Swap Beli Lindung Nilai Investasi, dapat dilihat melalui beberapa link berikut:
-
Pengumuman Premi
Swap.
-
Petunjuk Teknis Eksternal Mekanisme Pelaksanaan Transaksi Swap Beli Lindung Nilai Konvensional kepada Bank Indonesia.
​

Transaksi
Swap Jual Lindung Nilai Konvensional kepada Bank Indonesia dalam rangka Perdagangan Internasional (PI)
Bank Indonesia memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar Rupiah sekaligus mendukung upaya menjaga kecukupan likuiditas Rupiah dengan melanjutkan pemberian insentif bagi transaksi Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra untuk diversifikasi transaksi valas berupa penambahan premi Swap Beli Lindung Nilai (Swap Jual Lindung Nilai kepada Bank Indonesia) sebesar 10%. Selanjutnya, jadwal transaksi dapat diakses di tautan berikut.
Selanjutnya, jadwal transaksi dapat diakses di
tautan berikut
Produk
- Swap lindung nilai (hedging) tersedia dalam mata uang CNY, JPY dan MYR.
- Tenor 3, 6, dan/atau 12 bulan (tenor dan jadwal diumumkan pada Jadwal OPT Valas).
- Menggunakan
underlying terkait kegiatan Perdagangan Internasional (sesuai kerangka LCT).
- Dokumen
underlying diatur sesuai ketentuan, bersifat final dan menggunakan jenis valuta CNY, CNH, JPY dan MYR.
-
Underlying Transaksi memiliki sisa jangka waktu paling singkat 10 (sepuluh) hari sebelum jangka waktu kontrak lindung nilai berakhir.
- Transaksi Swap Lindung Nilai tidak dapat diperpanjang (rollover) dan tidak dapat di-early terminate.
- Transaksi Swap Jual Lindung Nilai Konvensional PI dilaksanakan secara back-to-back dengan transaksi pembiayaan bank sesuai dengan ketentuan LCT, berupa transaksi swap lindung nilai Peserta Operasi Moneter dengan nasabah dan/atau transaksi pinjaman (peer financing) dari peserta Operasi Moneter kepada nasabah
- Bank Indonesia dapat menolak pengajuan transaksi swap jual lindung nilai konvensional kepada Bank Indonesia (a.l. pertimbangan prasyarat peserta, transaksi dan
underlying)
Peserta
- Peserta operasi moneter konvensional yang memiliki peringkat komposit tingkat kesehatan Bank paling rendah 3 (tiga) sesuai penilaian OJK dan merupakan Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) dalam
framework LCT.
- Tidak sedang dikenakan sanksi Operasi Moneter.
Skema Harga
- Kurs 1st leg = Kurs acuan non-USD/IDR BI untuk CNY/IDR, JPY/IDR, MYR/IDR, satu hari kerja sebelumnya (T-1)
- Kurs 2nd leg = Kurs 1st leg + Premi FX Swap BI dengan insentif
sebesar 10%​
Infrastruktur
-
Platform transaksi: LSEG AD
- Setelmen: RTGS (IDR) dan Bank Koresponden (CNY, JPY, MYR)
- Pengumuman jadwal dan hasil lelang:
website BI​
Informasi Swap Jual Lindung Nilai Konvensional kepada BI dalam rangka PI, dapat dilihat melalui beberapa link berikut: ​
DNDF Lindung Nilai
Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai Kepada Bank Indonesia dalam rangka Pendanaan Luar Negeri (Transaksi DNDF Lindung Nilai PN)​
Bank Indonesia memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar Rupiah sekaligus mendukung upaya menjaga kecukupan likuiditas Rupiah dengan meningkatkan insentif untuk instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka transaksi
underlying pendanaan luar negeri yang mencakup transaksi portfolio
inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign
direct investment melalui pengurangan premi dari semula 25% menjadi 40% untuk tenor 6 bulan dan dari semula 30% menjadi 45% untuk tenor 12 bulan.
Pelaksanaan transaksi mengacu pada PADG No. 28 Tahun 2026 tentang Perubahan Kelima PADG No. 21 Tahun 2025 tentang Operasi Moneter Valuta Asing Pasal 204B ayat (1) huruf d.
Underlying berupa investasi portofolio merupakan salah satu jenis
underlying yang dapat digunakan dalam Transaksi DNDF Lindung Nilai kepada BI dalam rangka Pendanaan Luar Negeri.
Selanjutnya, jadwal transaksi dapat diakses di tautan berikut.
Product (Produk)
- DNDF Lindung Nilai dalam rangka Pendanaan Luar Negeri tersedia dalam mata uang USD (Dolar AS).
- Tenor 6 bulan dan 12 bulan (tenor dan jadwal diumumkan pada Jadwal OPT Valas).
- Menggunakan
underlying terkait kegiatan investasi portofolio oleh nonresiden (asing) pada instrumen investasi yaitu SRBI, SBN, Obligasi Korporasi termasuk Efek Beragun Aset (EBA), dan Saham (baik secara konvensional maupun syariah), pinjaman luar negeri oleh bank, dan
foreign direct investment.
- Dokumen
underlying diatur sesuai ketentuan, bersifat final dan menggunakan jenis valuta IDR (Rupiah).
-
Underlying transaksi memiliki sisa jangka waktu paling singkat 10 (sepuluh) hari sebelum jangka waktu kontrak lindung nilai berakhir.
- Transaksi DNDF dapat diperpanjang (rollover) namun tidak dapat di-early terminate dan tidak dapat di-unwind.
- Bank Indonesia dapat menolak pengajuan transaksi DNDF Lindung Nilai Pendanaan Luar Negeri (dengan pertimbangan a.l. prasyarat peserta, transaksi dan
underlying).
Participant (Peserta)
- Peserta operasi moneter Konvensional yang memiliki peringkat komposit tingkat kesehatan Bank paling rendah 3 (tiga) sesuai penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan
- Tidak sedang dikenakan sanksi Peserta OM dan/atau sanksi pembatasan keikutsertaan dalam OM.
Pricing (Skema Harga)
-
Premi DNDF (premi swap) dengan insentif sebesar 40% untuk tenor 6 bulan dan 45% untuk tenor 12 bulan (berdasarkan RDGB Oktober 2026).​
- Kurs DNDF secara
outright merupakan Kurs JISDOR USD/IDR pada saat transaksi ditambahkan Premi DNDF.
- Kurs
Fixing (Fixing Rate) yang digunakan adalah Kurs
Jakarta
Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) USD/IDR pada saat tanggal
fixing (fixing date).
Infrastructure (Infrastruktur)
-
Platform transaksi: LSEG AD
- Setelmen: RTGS (IDR)
- Pengumuman Premi:
website BI​
Informasi DNDF Lindung Nilai Pendanaan Luar Negeri, dapat dilihat melalui beberapa link berikut:
​
Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka Perdagangan Internasional (Transaksi DNDF Lindung Nilai PI)
Bank Indonesia membuka
windowTransaksi
Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka Perdagangan Internasional. Sesuai dengan RDG Bulanan tanggal 22 Juli 2026, Bank Indonesia memberikan insentif berupa perluasan bagi DNDF Lindung Nilai kepada Bank Indonesia untuk mendukung transaksi
Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra melalui diversifikasi transaksi valas dan memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, sekaligus mempercepat pendalaman PUVA.
Pada implementasi awal, penyediaan
window dilakukan pada Kamis, 13 Agustus 2026 dengan
window time 14.00-15.00 WIB. Selanjutnya, jadwal transaksi dapat diakses di
tautan berikut.
Produk
- DNDF Lindung Nilai Perdagangan Internasional tersedia dalam mata uang JPY/IDR, CNY/IDR, dan CNH/IDR.
- Tenor 6 bulan dan 12 bulan (tenor dan jadwal diumumkan pada Jadwal OPT Valas).
- Menggunakan
underlying yang terkait dengan kegiatan ekonomi dalam rangka perdagangan internasional untuk mendukung peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan internasional dan pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing.
- Dokumen
underlying diatur sesuai Petunjuk Teknis, memiliki jenis valuta asing yang sama dengan jenis valuta asing Transaksi.
- Transaksi DNDF dapat diperpanjang (rollover) namun tidak dapat di-early terminate dan tidak dapat di-unwind.
- Bank Indonesia dapat menolak pengajuan transaksi DNDF Lindung Nilai Perdagangan Internasional (dengan pertimbangan a.l. prasyarat peserta, transaksi dan
underlying).
Peserta
- Peserta operasi moneter Konvensional yang memiliki peringkat komposit tingkat kesehatan Bank paling rendah 3 (tiga) sesuai penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan
- Merupakan
Appointed Cross Currency Dealer Bank (Bank ACCD) sesuai dengan mata uang yang ditransaksikan, dan
- Tidak sedang dikenakan sanksi Peserta OM dan/atau sanksi pembatasan keikutsertaan dalam OM.
Skema Harga​
- Premi DNDF (premi swap) dengan insentif
sebesar 10% (berdasarkan RDGB Juli 2026).
- Kurs DNDF secara
outright merupakan Kurs Acuan Non-USD/IDR Bank Indonesia pada saat transaksi ditambahkan Premi DNDF.
- Kurs
Fixing (Fixing Rate) yang digunakan adalah
Kurs Acuan Non-USD/IDR Bank Indonesia pada saat tanggal
fixing (fixing date).
Infrastruktur
-
Platform transaksi: LSEG AD
- Setelmen: RTGS (IDR)
Informasi DNDF Lindung Nilai Perdagangan Internasional, dapat dilihat melalui beberapa link berikut:
​
​
​
​
​