Klaster Campuran di Provinsi Sumatera Utara - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
11 Agustus 2020

Sejak tahun 2007 Kantor Bank Indonesia (KBI) Medan telah membina dan mengembangkan berbagai klaster. Bermula pemilihan klaster adalah atas permintaan kelompok-kelompok peternak dan petani untuk memfasilitasi dan intermediasi untuk dapat mengembangkan usahanya.

Dengan potensi yang ada, KBI Medan melalui program kerja klaster mengembangkan berbagai dengan kelompok-kelompok binaan seperti klaster opak, mina, peternakan sapi,  kepiting lunak,  hortikultura, jeruk manis,  revitalisasi perkebunan, kelinci dan klaster kambing etawa.

Ini terkait dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang memiliki potensi untuk pengembangan klaster mina, klaster sapi, perkebunan, hortikultura dan tanaman pangan, yang di dukung luas lahan pertanian 647.223 ha dengan peruntukan sekitar 429.751 ha (66,4%) diarahkan untuk komoditas tanaman semusim, 141.972 ha (21,9%) bagi komoditas tanaman tahunan, dan 75.500 ha(11,7%) diarahkan untuk padi sawah.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel