​​Utamakan Sosialisasi dan Edukasi, Implementasi PIN 6 Digit Disesuaikan - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
18 Desember 2018

​​16/ 102 /DKom

Bank Indonesia telah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan ketentuan yang mengatur implementasi PIN 6 digit sebagai sarana verifikasi dan autentikasi pada transaksi kartu kredit, dan disimpulkan perlunya melakukan perubahan ketentuan dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut:

Pertama, perlu untuk memberikan waktu yang lebih lama bagi penerbit dan acquirer untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pedagang (merchant) mengenai penggunaan PIN 6 digit. Hal ini ditempuh agar masyarakat lebih memahami tata cara penggunaan PIN 6 digit sebagai sarana autentikasi dan verifikasi transaksi kartu kredit, dan agar merchant lebih siap mengimplementasikan PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit di lokasi kegiatan usahanya sekaligus mampu mengedukasi konsumen yang akan bertransaksi dengan kartu kredit mengenai tata cara dan manfaat penggunaan PIN 6 digit.

Kedua, mayoritas penerbit ternyata belum sepenuhnya siap menerbitkan kartu kredit yang telah mengimplementasikan PIN 6 digit dan beberapa acquirer membutuhkan perpanjangan waktu untuk menyiapkan EDC dan host system agar mampu memproses transaksi kartu kredit dengan PIN 6 digit. Untuk itu, perpanjangan waktu perlu diberikan agar implementasi PIN 6 digit dapat berjalan dengan baik.

Ketiga, memandang perlu untuk mengharmonisasikan waktu implementasi PIN 6 digit dengan kebijakan Sistem Pembayaran ke depan, termasuk kebijakan mengenai implementasi National Payment Gateway, sehingga tidak menimbulkan inefisiensi yang besar bagi industri.

Berdasarkan beberapa pertimbangan tersebut, Bank Indonesia akan melakukan perubahan atas Surat Edaran No.14/17/DASP tentang Penyelenggaraan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, khususnya mengenai implementasi PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit. Perubahan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Pertama, terhitung sejak tanggal 1 Juli 2015, seluruh penerbitan kartu baru dan kartu perpanjangan (renewal) oleh penerbit kartu kredit di Indonesia wajib telah menggunakan PIN 6 digit. Kartu lama yang belum jatuh waktu penggantian tetap dapat digunakan oleh pemegang kartu, namun pada saat jatuh waktu harus digantikan dengan kartu yang telah mengimplementasikan PIN 6 digit. Seluruh kartu kredit wajib telah mengimplementasikan PIN 6 digit paling lambat tanggal 30 juni 2020. Dengan demikian Terhitung sejak tanggal 1 Juli 2020, tidak ada lagi kartu kredit yang tidak menggunakan PIN 6 digit.

Kedua, seluruh Acquirer kartu kredit diwajibkan mengganti atau meningkatkan standar keamanan pada seluruh EDC dan host system sehingga dapat memproses transaksi kartu kredit dengan PIN 6 digit, dan kewajiban ini harus dipenuhi paling lambat tanggal 30 Juni 2015.

Ketiga, Bank Indonesia memberikan masa transisi atas pemrosesan transaksi kartu kredit sampai dengan tanggal 30 Juni 2020, di mana penerbit dapat melakukan pemrosesan transaksi kartu kredit dengan menggunakan tanda tangan atau PIN 6 digit sebagai alat autentikasi dan verifikasi.

Namun demikian, mulai tanggal 1 Juli 2020 pemegang kartu kredit tidak boleh lagi menggunakan tandatangan sebagai sarana verifikasi dan autentikasi transaksi, kecuali untuk transaksi dengan menggunakan kartu kredit dari Penerbit luar negeri atau transaksi di negara lain yang masih menerapkan verifikasi dan autentikasi dengan tandatangan. Namun demikian, penggunaan PIN lebih aman dari tandatangan mengingat PIN adalah angka rahasia yang hanya diketahui pemiliknya dan terenkripsi sehingga lebih sulit untuk dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk memastikan bahwa implementasi PIN 6 digit terlaksana dengan baik, Bank Indonesia akan segera menerbitkan perubahan Surat Edaran Bank Indonesia terkait implementasi PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit, mewajibkan penerbit dan acquirer melakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif kepada Pemegang Kartu dan Pedagang (merchant) mengenai mekanisme bertransaksi kartu kredit dengan menggunakan PIN 6 digit serta manfaatnya, serta melakukan monitoring terhadap perkembangan proses implementasi PIN 6 digit.

Jakarta, 11 Desember 2014
Departemen Komunikasi

Peter Jacobs
Direktur

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel