Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (15 Mei 2020) - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
01 Juni 2020
Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran COVID-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi, sebagai berikut :

A.   Perkembangan Nilai Tukar 11-14 Mei  2020
Pada akhir hari Kamis, 14 Mei 2020
1.   Rupiah ditutup pada level Rp14.840.
2.   Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik ke 7,83%.
3.   DXY1 naik ke level 100.47.
4.   Yield UST (US Treasury Note)2 10 tahun naik ke level 0,622%.
Pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2020
1.    Rupiah dibuka pada level  Rp14.850.
2.    Yield SBN 10 tahun stabil pada 7,78%.
Aliran Modal Asing (Minggu III Mei 2020)
1.   Premi CDS (Credit Default Swaps)3 Indonesia 5 tahun turun ke 200,32 bps per 14 Mei 2020 dari 204,05 bps per 8 Mei 2020.
2.   Berdasarkan data transaksi 11-14 Mei 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp4,17 triliun, dengan beli neto di pasar SBN sebesar Rp7,21 triliun, sementara jual neto di pasar saham sebesar Rp3,04 triliun.
3.  Berdasarkan data setelmen selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp166,68 triliun.
 
B.   Inflasi 2020 Terkendali dan Berada pada Sasaran Inflasi
1.  Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II Mei 2020, perkembangan harga-harga pada bulan  Mei 2020 diprakirakan deflasi -0,04% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya. Sehingga inflasi secara tahun kalender sebesar 0,80% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,08% (yoy).
2.    Penyumbang utama deflasi pada periode laporan antara lain komoditas telur ayam ras (-0,09%), bawang putih (-0,05%), cabai merah (-0,04%), cabai rawit (-0,03%), emas perhiasan (-0,02%), kangkung dan bayam masing-masing sebesar -0,01% (mtm). Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang inflasi yaitu daging ayam ras (0,05%), bawang merah (0,03%), angkutan udara (0,03%), udang basah, ikan tongkol, jeruk dan air minum kemasan masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
 
Kepala Departemen Komunikasi
Onny Widjanarko
Direktur Eksekutif
 
Informasi tentang Bank Indonesia
Telp. 021-131, Email : bicara@bi.go.id


1DXY atau Indeks Dolar adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap 6 mata uang negara utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF).
2UST atau US Treasury Note merupakan surat utang negara yang dikeluarkan pemerintah AS dengan tenor 1-10 tahun.
3CDS atau Credit Default Swaps merupakan indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara.
 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel