Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
09 Desember 2019
Profil Provinsi Sulawesi Tenggara
Pilih Provinsi    
​Pada tahun 1990, jumlah penduduk Sulawesi Tenggara sekitar 1.349.619 jiwa, sepuluh tahun kemudian yaitu tahun 2000 meningkat menjadi 1.776.292 jiwa, dan berdasarkan hasil pencatatan terakhir melalui SUSENAS BPS Tahun 2005, jumlah penduduk Sultra adalah 1.959.414 jiwa.  Dengan demikian, laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara pada kurun waktu 1990-2000 adalah 2,79 persen pertahun dan pada kurun waktu 2000-2005 menjadi 0,02.
 
Dari jumlah penduduk pada tahun 2005 tersebut di atas, persebarannya dapat dirinci sebagai berikut :
- Kota Kendari :  227.190 jiwa
- Kota Bau-bau :  121.416 jiwa
- Kabupaten Muna :  296.003 jiwa
- Kabupaten Buton :  270.100 jiwa
- Kabupaten Kolaka :  264.149 jiwa
- Kabupaten Konawe :  255.283 jiwa
- Kabupaten Konawe Selatan :  226.734 jiwa
- Kabupaten Bombana :  106.181 jiwa
- Kabupaten Kolaka Utara :    94.784 jiwa
- Kabupaten Wakatobi :    95.574 jiwa

Dari jumlah penduduk Sultra sebanyak 1.959.414 jiwa, yang tergolong angkatan kerja adalah 869.747 jiwa yang terdiri dari 757.223 jiwa bekerja dan 112.524 jiwa mencari pekerjaan, dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 58,55%.  Dari jumlah penduduk yang bekerja tersebut, jumlah terbesar bekerja pada sektor pertanian yaitu sebanyak 436.170 jiwa (57,60%), sedangkan yang terkecil bekerja pada sektor listrik yaitu sebanyak 987 jiwa (0,13%).

Penduduk asli Sulawesi Tenggara dapat dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu : Suku Tolaki, yaitu penduduk asli Kota Kendari.  Umumnya berkulit putih dengan rambut lurus.  Suku Buton, yaitu penduduk asli Bau-bau, umumnya dicirikan dengan kulit yang agak gelap dengan rambut ikal.  Nama orang-orang buton seringkali diawali La (laki-laki) dan Wa (perempuan), dan untuk gelar kebangsawanan biasanya diawali dengan La Ode, atau Wa Ode. Suku Muna,  yaitu penduduk pulau Muna dengan ciri-ciri mirip dengan orang Buton.​
Show Left Panel