Laporan Nusantara Februari 2019 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
28 Januari 2020
Perekonomian Indonesia pada triwulan IV 2018 masih melanjutkan tren peningkatan dari triwulan sebelumnya. Dorongan peningkatan pertumbuhan berasal dari permintaan domestik. Konsumsi di berbagai daerah masih kuat didukung oleh peningkatan pendapatan dan realisasi belanja pemerintah, yang cenderung mengalami akselerasi pada akhir tahun sesuai pola historisnya. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2018 terutama disumbang Jawa, Kalimantan, dan Bali Nusra. Dengan perkembangan tersebut, secara keseluruhan tahun 2018, perekonomian Indonesia masih melanjutkan tren ekspansi, bahkan capaian pada 2018 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Bukan hanya Jawa yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018, namun juga Sumatera dan Mapua. Ke depan, perekonomian Indonesia pada 2019 diprakirakan masih tumbuh kuat dalam kisaran 5,0%-5,4% dengan permintaan domestik yang menjadi sumber utama pertumbuhan.
 
 
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada 2018 tetap terkendali dan berada dalam kisaran target 3,5%±1% (yoy). Kondisi tersebut dipengaruhi inflasi inti dan bahan makanan yang terjaga, serta inflasi administered prices yang rendah. Capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter dalam mengelola perekonomian sesuai dengan fundamentalnya dan koordinasi kebijakan yang kuat bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Nasional. Ke depan, inflasi 2019 diprakirakan akan tetap terjaga dalam kisaran target 3,5±1%, meski tekanan inflasi dari sisi volatile foods tetap perlu diwaspadai. Untuk itu, Tim Pengendalian Inflasi, baik di pusat maupun daerah, perlu terus memperkuat koordinasi kebijakan terutama dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan.

 
Selain perkembangan perekonomian terkini, Laporan Nusantara edisi ini juga mengangkat isu khusus bertema “Strategi Akselerasi Pencapaian Target Devisa Pariwisata 2019 untuk Mendukung Perbaikan Current Account”. Dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi global, perdagangan dunia dan harga komoditas yang terbatas, maka upaya menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi memerlukan dukungan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang sekaligus peru diarahkan sebagai sumber penghasil devisa untuk mendukung perbaikan defisit neraca transaksi berjalan. Laporan Nusantara ini akan membahas lessons learned dari capaian kinerja pariwisata pada tahun 2018 dan upaya yang akan dilakukan untuk mengoptimalkan opportunities agar mendukung peningkatan devisa pariwisata, khususnya pada 2019.
 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel