Kajian Ekonomi Keuangan Regional Provinsi Kalimantan Utara Februari 2018​​ - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
15 Agustus 2020

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) pada triwulan IV 2017 tumbuh 7,0% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya pada level 6,6% (yoy). Meningkatnya ekonomi Kaltara pada triwulan IV 2017 meningkatnya kinerja kinerja lapangan usaha konstruksi, perdagangan dan pertanian yang sejalan dengan peningkatan kinerja investasi. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Kaltara tahun 2017 tercatat sebesar 6,59% (yoy) lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 3,75% (yoy). Menguatnya perekonomian Kaltara ditopang oleh perbaikan kinerja pertambangan yang turut mendorong ekspor luar negeri sejalan dengan dengan pemulihan harga komoditas

Inflasi Kaltara pada triwulan IV 2017 tercatat menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Inflasi Kaltara triwulan IV 2017 tercatat 2,77% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 3,61% (yoy). Penurunan inflasi Kaltara tersebut sejalan dengan inflasi nasional yang turut mengalami penurunan dari 3,72% (yoy) pada triwulan III 2017 menjadi 3,61% (yoy) di triwulan IV 2017. Secara spasial di wilayah Kalimantan, Inflasi Kaltara triwulan IV lebih rendah dibandingkan dengan dengan inflasi keseluruhan Kalimantan dan merupakan provinsi dengan angka inflasi paling rendah di Kalimantan.Berdasarkan disagregasinya, meredanya tekanan inflasi pada kelompok volatile food dan core menjadi penyebab menurunnya inflasi Kaltara triwulan IV 2017.

Perekonomian Kaltara pada triwulan II 2018 diperkirakan tumbuh pada kisaran 6,90% - 7,30% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Dari sisi lapangan usaha, meningkatnya ekonomi Kaltara bersumber dari peningkatan kinerja lapangan usaha konstruksi dan pertambangan. Sementara dari sisi permintaan, peningkatan terutama berasal dari kinerja ekspor luar negeri dan investasi sejalan dengan meningkatnya kinerja lapangan usaha pertambangan dan konstruksi. Secara kumulatif tahunan, ekonomi Kaltara tahun 2018 diperkirakan akan kembali tumbuh lebih baik dibandingkan tahun lalu dengan range sebesar 6,70% - 7,10% (yoy). Dari dalam negeri, peningkatan diperkirakan berasal dari sektor konstruksi sejalan dengan terus berlanjutnya percepatan pembangunan proyek strategis dan infrastruktur yang dilakukan sepanjang tahun 2018.

Tingkat inflasi Kaltara pada triwulan II 2018 diperkirakan berada pada range 2,00% – 2,40% (yoy) lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya didorong meredanya tekanan inflasi pada kelompok administered prices dan volatile food. Secara kumulatif tahunan, inflasi Kaltara tahun 2018 diperkirakan berada pada range 2,90% - 3,30% (yoy) atau masih berada dalam sasaran target inflasi nasional tahun 2018, yaitu pada kisaran 3,5+1% (yoy). Tekanan inflasi Kaltara tahun 2018 diperkirakan bersumber dari kelompok administered prices dan volatile food

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel