Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
21 April 2019
Profil Provinsi Gorontalo
Pilih Provinsi    
gorontalo.jpg
Provinsi Gorontalo adalah salah satu provinsi termuda di wilayah Indonesia yang memanjang dari timur ke barat di bagian utara Pulau Sulawesi, memiliki luas wilayah 12.215,44 km2 atau 0,64% dari luas wilayah seluruh Indonesia. Berada pada posisi geografis antara 0,19’ – 1,15’ Lintang Utara dan 121,23’ – 123,43’ Bujur Timur.
 


Batas-batas administratif Provinsi Gorontalo meliputi :
  • Sebelah Utara   : Laut Sulawesi
  • Sebelah Timur  : Provinsi Sulawesi Utara
  • Sebelah Selatan : Teluk Tomini
  • Sebelah Barat  : Provinsi Sulawesi Tengah
Sesuai dengan UU No.10 tahun 1964, dinyatakan bahwa Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo merupakan bagian wilayah administrasi dari Provinsi Sulawesi Utara. Namun, banyaknya aspirasi masyarakat seiring dengan era otonomi daerah maka berdasarkan UU No.38 tahun 2000 wilayah Gorontalo ditetapkan sebagai provinsi ke-32 lepas dari Provinsi Sulawesi Utara. Pada saat berdiri pertama kalinya, Provinsi Gorontalo terdiri atas Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo dan Kota Gorontalo selanjutnya berdasarkan UU No.6 tahun 2003 dilakukan pemekaran yang ditandai dengan pembentukan Kabupaten Bone Bolango dan Pohuwato.

Secara topografi permukaan tanah di Gorontalo sebagian besar adalah perbukitan. Oleh karenanya, Gorontalo memiliki banyak gunung dengan ketinggian berbeda dengan Gunung Tabongo yang terletak di Kabupaten Boalemo merupakan gunung tertinggi dengan ketinggian 2100 m dari permukaan laut. Disamping mempunyai banyak gunung, provinsi ini juga memiliki banyak sungai dengan sungai Paguyaman yang terletak di Kabupaten Boalemo dengan panjang 99,3 Km merupakan sungai terpanjang.

LUAS WILAYAH DAN JUMLAH PENDUDUK PROVINSI GORONTALO

Kabupaten/Kota​ Luas Wilayah (km2) Jumlah Pendu​duk (Jiwa)
​Kab. Boalemo ​2.248.24 ​108.312
​Kab. Gorontalo ​3.426.98 ​415.672
​Kab. Pohuwato ​4.491.03​ ​105.593
​Kab. Bone Boalango ​1984.4 ​122.722
​Kota Gorontalo ​64.79 ​147.354
Jumlah ​12.215.44 ​899.653
 Sumber : BPS Gorontalo, 2005

Sebagai sebuah daerah agraris, Gorontalo merupakan penghasil beberapa tanaman pangan terutama Jagung yang dijadikan komoditi unggulan beberapa tahun terakhir, selanjutnya padi, kelapa, cengkeh, kemiri dan pala yang tersebar di seluruh kabupaten se-Gorontalo.

Disamping itu, dengan kondisi daerah yang relatif subur dan berbukit Gorontalo juga merupakan penghasil komoditi sayur-sayuran yang belum dikembangkan secara optimal. Jenis sayur-sayuran yang dihasilkan dan dapat dikembangkan lebih lanjut antara lain cabe, tomat dan bawang. Di bidang peternakan, kondisi daerah yang memiliki areal lahan kering dan padang rumput yang luas sangat cocok untuk pengembangan peternakan antara lain sapi, kambing dan kerbau.

Di bidang perikanan dan kelautan, Gorontalo memiliki potensi yang sangat besar mulai dari budidaya air tawar, budi daya tambak, budi daya laut dan perikanan tangkap (marine fishery). Komoditi yang menjadi unggulan daerah ini dan masih perlu dikembangkan karena potensinya yang baik adalah rumput laut dan perikanan laut.
Show Left Panel