Bank Indonesia Institute Berikan Pembekalan Pemerintah Daerah - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
13 Agustus 2020
Jakarta – Gubernur Bank Indonesia Bapak Perry Warjiyo secara resmi membuka acara Economic Leadership for Regional Governmet Leaders (REL) angkatan ke V pada hari Rabu, 30 Oktober 2019 di ruang Chandra gedung Kebon Sirih Bank Indonesia. Kepala BI Institute Bapak Solikin M.Juhro turut hadir dan memberikan laporannya pada acara ini. Selepas membuka acara, Bapak Perry Warjiyo menyampaikan Governor Lecture bertajuk “Tantangan dan Strategi Kebijakan Guna Mencapai Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” dihadapan 40 peserta yang terdiri dari Bupati, Ketua DPRD dan Kepala Kantor Perwakilan BI dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Gubernur Perry menyampaikan framework program yang akan berlangsung 3 hari, secara garis besar topik yang diangkat adalah bagaimana kita secara bersama mensinergikan kebijakan untuk memajukan daerah di Indonesia. Dalam paparannya, beliau menyampaikan mengenai kondisi ekonomi global terkini sedang dalam keadaan kurang baik dan tentunya berdampak langsung pada perekonomian nasional, Indonesia akan dapat melaluinya dengan baik jika memegang prinsip guyub rukun di semua lini, ujarnya.
 
Tak kalah penting, Gubernur Perry juga menyampaikan ada 4 tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini yaitu: (1) tantangan akibat perseteruan ekonomi Amerika dan Tiongkok, karena perang dagang ini berdampak juga terhadap negara-negara yang tidak ikut perang ekonomi, Indonesia harus kreatif dan inovatif mencari sumber ekonomi di daerah, (2) investor sumber dana/ aliran modal asing yang mudah masuk dan mudah keluar, cara mengatasinya adalah Indonesia harus mempercantik diri misalnya saja dengan mempermudah & mempercepat proses perijinan, dengan promosi, dsb, (3) semakin cepatnya perkembangan ekonomi digital, jika Indonesia tidak memanfaatkan dengan baik maka akan dikerubuti produk-produk negara asing, (4) perilaku masyarakat milenial.
 
REL adalah salah satu program unggulan (flagship) yang dimiliki BI Institute yang diberikan khusus kepada para pemimpin daerah dan bertujuan untuk membantu para pemimpin daerah melakukan terobosan-terobosan yang menghasilkan karya inovatif, pembaruan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran di daerahnya masing-masing. Dengan dukungan kolaborasi apik dan sinergitas dengan Lemhannas, APKASI, APEKSI, ADEKSI, dan ADKASI, program ini merupakan wujud nyata Bank Indonesia untuk membantu mensukseskan program perekonomian daerah di seluruh Indonesia, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional, mengawal stabilitas harga di masing-masing daerah, melakukan reformasi struktural di tingkat regional, menyelaraskan serta mensosialisasikan bauran kebijakan hingga tingkat regional.
 
Peserta REL mendapatkan modul yang mengintegrasikan 3 unsur yang dibutuhkan para pemimpin yaitu skillset, toolset dan mindset. Materi terintegrasi mencakup bauran kebijakan nasional, fiskal-moneter-sektor riil, transformasi/reformasi struktural, ekonomi regional, interlink kebijakan nasional dan regional, topik tematik terkait sistem pembayaran dan kebangsaan dan patriotisme ekonomi, economic and spiritual leadership, serta pengayaan metode pembelajaran dalam bentuk simulasi board game economic leadership.
 
BI Institute menghadirkan narasumber yang mumpuni dalam program REL ini, diantaranya Ridwan Kamil, Prof. Iwan Jaya Azis, Kisnu Haryo, Filianingsih Hendarta, Edo Lavika, dan masih banyak yang lainnya.
 
Ke depan program ini diharapkan dapat dikembangkan lebih jauh menjadi suatu platform strategis bagi para alumni dan stakeholder terkait untuk berkolaborasi dalam percepatan pertumbuhan perekonomian nasional yang sustainable.
 
Foto Bersama Economic Leadership for Regional Government Leaders Angkatan V.jpg 
 IMG-20191030-WA0034.jpg
 
 IMG-20191030-WA0102.jpg

 



Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel