Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
18 September 2020
 

Apa itu QRIS?


Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS

qris-penerapan.jpg
Saat ini, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya. Jadi, ayo pakai QRIS!
 
 

Info Terkini QRIS​

Ketentuan QRIS

QRIS Unggul

qris-unggul2.JPG

QRIS memiliki karakteristik UNGGUL yang merupakan kepanjangan dari:

UNiversal
QRIS dapat menerima pembayaran aplikasi pembayaran apapun yang menggunakan QR Code, jadi masyarakat tidak perlu memiliki berbagai macam aplikasi pembayaran.

GampanG
Masyarakat: Mudah, tinggal scan dan klik, bayar.
Merchant: Mudah, tidak perlu memajang banyak QR Code, cukup satu QRIS yang dapat dipindai menggunakan aplikasi pembayaran QR apapun.

Untung
Pengguna: Dapat menggunakan akun pembayaran QR apapun untuk membayar.
Merchant: Cukup punya minimal 1 akun untuk menerima semua pembayaran QR Code.

Langsung
Pembayaran dengan QRIS langsung diproses seketika. Pengguna dan merchant langsung mendapat notifikasi transaksi.

Manfaat QRIS


Standarisasi QR Code dengan QRIS memberikan banyak manfaat, antara lain:

Bagi pengguna aplikasi pembayaran: just scan and pay!

  • Cepat dan kekinian.
  • Tidak perlu repot lagi membawa uang tunai.
  • Tidak perlu pusing memikirkan QR siapa yang terpasang.
  • Terlindungi karena semua PJSP penyelenggara QRIS sudah pasti memiliki izin dan diawasi oleh Bank Indonesia.

Bagi Merchant:

  • Penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis QR apapun.
  • Meningkatkan branding.
  • Kekinian.
  • Lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS.
  • Mengurangi biaya pengelolaan kas.
  • Terhindar dari uang palsu.
  • Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
  • Transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat setiap saat.
  • Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
  • Memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.
  • Membangun informasi credit profile untuk memudahkan memperoleh kredit kedepan.

Jenis Pembayaran menggunakan QRIS


1-qris-mpm-statis.jpg
Merchant Presented Mode
(MPM) Statis
 
Paling mudah, merchant cukup memajang satu sticker atau print-out QRIS dan gratis. Pengguna hanya melakukan scan, masukkan nominal, masukkan PIN dan klik bayar. Notifikasi transaksi langsung diterima pengguna ataupun merchant. QRIS MPM Statis sangat cocok bagi usaha mikro dan kecil.

 
2. qris-mpm-dinamis.jpgMerchant Presented Mode (MPM) Dinamis
 

QR dikeluarkan melalui suatu device seperti mesin EDC atau smartphone dan gratis. Merchant harus me-masukkan nominal pembayaran terlebih dahulu, kemudian pelanggan melakukan scan QRIS yang tampil atau tercetak.

QRIS MPM Dinamis sangat cocok untuk merchant skala usaha menengah dan besar atau dengan volume transaksi tinggi.

 
3-qris-cpm.jpegCustomer Presented Mode (CPM) (sedang dalam tahap ujicoba)

Pelanggan cukup menunjukkan QRIS yang ditampilkan dari aplikasi pembayaran pelanggan untuk discan oleh merchant. QRIS CPM lebih ditujukan untuk merchant yang membutuhkan kecepatan transaksi tinggi seperti penyedia transportasi, parkir dan ritel modern.


Cara menjadi Pengguna dan Merchant QRIS


qris-penerapan.jpegSebagai Merchant
  • Apabila belum memiliki account, buka terlebih dahulu dengan datang ke kantor cabang atau mendaftar online pada salah satu PJSP penyelenggara QRIS yang berada terdaftar disini.
  • Lengkapi data usaha dan dokumen yang diminta oleh PJSP tersebut.
  • Tunggu proses verifikasi, pembuatan Merchant ID dan pencetakan kode QRIS oleh PJSP.
  • PJSP akan mengirimkan sticker QRIS.
  • Install aplikasi sbg merchant QRIS.
  • PJSP melakukan edukasi kepada merchant mengenai tata cara menerima pembayaran.
qris-customer.jpegSebagai Pengguna
  • Apabila belum memiliki akun, maka anda harus registrasi terlebih dahulu mengunduh aplikasi salah satu PJSP berijin QRIS yang terdaftar di sini.
  • Lakukan registrasi sesuai prosedur PJSP tersebut.
  • Isi saldo pada akun anda.
  • Gunakan untuk melakukan pembayaran pada merchant QRIS sesuai petunjuk di aplikasi anda.
  • Bukan aplikasi, cari icon scan/gambar QR/pay, scan QRIS merchant, masukan nominal, masukan PIN, klik bayar, liat notifikasi.
 

Tanya Jawab seputar QRIS


Pertanyaan Umum

    1. Apa itu QR Code?

    2. Mengapa BI mendukung pembayaran menggunakan QR Code?

    3. Apa yang dimaksud dengan QRIS?

    4. Seperti apa standar QRIS itu?

    5. Kapan ketentuan penggunaan QRIS mulai berlaku? Bagaimana dengan pihak yang telah menggunakan QR Code pembayaran yang bukan QRIS?

    6. Apakah proses transaksi menggunakan QRIS berbeda dengan cara pembayaran sebelumnya menggunakan aplikasi?

    7. Seperti apa peraturan yang Bank Indonesia keluarkan untuk mendukung implementasi QRIS?

    8. Apa saja persyaratan bagi pihak yang akan menjadi penyelenggara QRIS?

    9. Apakah QRIS merupakan standar yang kompatibel dengan standar internasional?

    10. Sejauh ini bagaimana akseptasi QRIS di masyarakat?


    Tanya jawab sisi Konsumen

    11. Siapa saja yang dapat menggunakan QRIS?

    12. Apakah keuntungan yang didapat oleh konsumen ketika menggunakan QRIS?

    13. Bagaimana cara melakukan pembayaran menggunakan QRIS?

    14. Aplikasi pembayaran apa saja yang dapat menggunakan QRIS?

    15. Apakah terdapat biaya tambahan dalam melakukan pembayaran menggunakan QRIS?

    16. Apa yang perlu saya lakukan jika mendapatkan masalah dengan pembayaran QR?

    17. Bagaimana saya mengetahui apakah QRIS aman untuk di scan?


    Tanya jawab sisi Merchant

    18. Apa prosedur yang harus dilakukan oleh pihak merchant agar dapat mengaplikasikan sistem pembayaran melalui proses transaksi QRIS?

    19. Bagaimanakah skema biaya untuk transaksi QRIS?

    20. Saya telah memiliki QR code dari salah satu Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), apa yang perlu saya lakukan?

    21. Saya telah memiliki QR code/ QRIS lebih dari satu PJSP, apa yang perlu saya lakukan?

    22. Apakah diperlukan bukti fisik untuk pembayaran melalui QRIS?

    23. Apa yang harus saya lakukan jika terjadi permasalahan konsumen dan/atau aplikasi yang disediakan PJSP bagi merchant?

Pelajari lebih jauh tentang QRIS

 

QR Code-nya Satu Untungnya Banyak!



Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)



Yang Belum Pakai QRIS Wajib Nonton Ini

QRIS: Satu QR, Semua Bisa Bayar
 

Video lainnya tentang QRIS klik di sini.
 
Show Left Panel