Berita Terkini (Siaran Pers)

Start;Home;Publikasi;Ruang Media;bukan default.aspx
 

No.28/34/DKom Berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator nilai tukar dan yield SBN (Surat Berharga Negara) sebagai berikut:Pada akhir hari Kamis, 5 Februari 2026Rupiah ditutup

​​No: 28/33/DKom Uang Primer (M0) Adjusted[1] pada Januari 2026 tumbuh 14,7% (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 16,8% (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.193 triliun. Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan gi

​No: 28/32/DKomHasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan IV 2025  tumbuh terbatas. Kondisi ini tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pad

​No: 28/31/DKomPosisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar dolar AS, meskipun lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar 156,5 miliar dolar AS. Perkembangan tersebut antara lain dip

No.28/30//DKom Bank Indonesia dan Bank of Korea sepakat untuk melanjutkan persiapan implementasi layanan pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan yang dijadwalkan mulai dapat digunakan pada April 2026. Kesepakatan tersebut mengemuka pada Hig

No.28/29​/DKom Bank Indonesia dan Bank of Korea menyepakati perpanjangan perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal masing-masing negara (Bilateral Currency Swap Arrangement - BCSA) [1] pada hari ini (5/2). Perjanjian ditanda

No. 28/28/DKomData Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi triwulan IV 2025 tumbuh sebesar 5,39% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indone

​ ​

Baca Juga