Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) merupakan publikasi berkala Bank Indonesia yang diterbitkan setiap semester sebagai strategi komunikasi kebijakan untuk menyampaikan asesmen komprehensif atas kondisi stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam rangka membangun keyakinan (building confidence) dan optimisme positif publik. Publikasi ini menyajikan potret kondisi dan perkembangan sistem keuangan nasional, dinamika dan kerentanan sektor keuangan termasuk peluang, dan tantangan sektor keuangan domestik dan global, dan respons bauran kebijakan makroprudensial Bank Indonesia, serta prospek stabilitas sistem keuangan dan arah kebijakan makroprudensial ke depan. Selain menyajikan analisis dan asemsen stabilitas sistem keuangan, KSK merupakan kompas dan referensi dalam proses perumusan dan pengambilan kebijakan para pemangku lembaga. Melalui KSK, Kementerian, Otoritas, Industri Keuangan, Pelaku Usaha, dan Masyarakat memperoleh keyakinan untuk tetap optimis dalam menghadapi ketidakpastian global, tetap bergerak maju untuk tumbuh dan menjaga ketahanan sistem keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia tahun 2025 tetap kuat di tengah ketidakpastian global yang semakin tinggi, didukung oleh ketahanan perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) yang baik, serta kinerja korporasi dan rumah tangga yang terjaga, serta sinergi yang kuat antar lembaga untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan ekonomi dosmetik.
Ke depan, bauran kebijakan Bank Indonesia diarahkan
pro-growth dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif, sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah. Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam memelihara stabilitas sistem keuangan. Untuk mengakselerasi pertumbuhan intermediasi, Bank Indonesia memperkuat sinergi lintas Lembaga dan Industri melalui inisiatif strategi komunikasi dan koordinasi program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI).