Start;Home;Tentang BI;Profil;default.aspx;Bukan Sifibi;KAKBI.aspx;KAKBI

​​​Tentang KAKBI

Berdasarkan Peraturan Dewan Gubernur No.15/13/PDG/2013 tanggal 31 Desember 2013 tentang Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia (KAKBI), mulai 1 Januari 2014 Bank Indonesia telah menerapkan KAKBI sebagai standar akuntansi dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. KAKBI terdiri dari Prinsip Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (PDP2LK) dan Pernyataan Kebijakan Akuntansi Keuangan (PKAK).
 
Proses penyusunan standar akuntansi bagi Bank Indonesia telah dirintis sejak tahun 2008, diawali dengan forum diskusi bersama praktisi dan akademisi untuk membahas keunikan Bank Indonesia dan standar akuntansi yang dapat menjadi rujukan. Dari diskusi dan kajian yang telah dilakukan, dihasilkan kesimpulan bahwa Bank Indonesia tidak dapat sepenuhnya menerapkan standar akuntansi umum karena keunikan tujuan yang diemban oleh Bank Indonesia, sehingga diperlukan standar akuntansi yang sesuai dengan karakteristik Bank Indonesia.
 

Komite Penyusun

Guna menjaga independensi dalam penyusunan standar akuntansi untuk Bank Indonesia, maka melalui Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia No.14/10PDG/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Kerangka Dasar Penyusunan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia, telah dibentuk Komite Penyusun KAKBI yang bertugas untuk menyusun dan mengembangkan KAKBI. Komite ini mayoritas beranggotakan pihak eksternal yaitu pakar akuntansi yang berasal dari organisasi profesi (Ikatan Akuntan Indonesia), akademisi dan praktisi di bidang akuntansi serta perwakilan Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI).
 
Komite Penyusun KAKBI dibentuk untuk mengakomodasi keunikan tujuan dan karakteristik transaksi Bank Indonesia selaku Bank Sentral yang berbeda dari entitas komersial dan lembaga publik lainnya dalam suatu standar akuntansi khusus dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyusunan Laporan Keuangan Bank Indonesia.

Komite KAKBI memiliki beberapa organ yaitu Dewan Pengarah, Tim Teknis (Narasumber dan Penyusun), dan Sekretariat. Dewan Pengarah adalah organ yang berwenang memutus dan menyetujui naskah KAKBI yang disusun oleh Tim Teknis. Ketua Komite merangkap sebagai anggota Dewan Pengarah yaitu Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan bidang keuangan.

Dalam penyusunan produk, Komite KAKBI mengacu pada tahapan (due process) yang perlu ditempuh secara cermat agar dapat dihasilkan KAKBI yang objektif dan berkualitas. Berikut adalah bagan struktur Komite KAKBI.
 

Struktur Komite 

Ketua Komite

Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan fungsi pengelolaan keuangan, Destry Damayanti. 

​​Dewan Pengarah

No ​Nama
Jabatan pada Komite
1 Rosita Uli Sinaga Ketua Dewan Pegarah, merangkap anggota
2 Destry Damayanti Anggota
3 Yati Kurniati
Anggota
4 Giri Koorniaharta P. Anggota
5 Djohan Pinnarwan Anggota
6

Sidharta Utama Anggota
7 Jusuf Wibisana Anggota
8 Slamet Sugiri Anggota
​9 ​M. Edhie Purnawan ​Anggota
10
Amir Abadi Jusuf Anggota
11
Dwi Martani Anggota
12 Kusumaningsih Angkawijaya Anggota
13 Danil S. Handaya Anggota


Tim Teknis – Narasumber ​

No ​Nama
Background
1
Lianny Leo Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
​2 Mahfud Sholihin ​Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia
3 M. Dawud Arif Khan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
​4 ​Hasanudin ​Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
5
Sylvia Veronica Siregar Akademisi
6
Ratna Wardhani Akademisi
7
Yan Rahadian Akademi
8
Liana Lim Praktisi
9
Yanto Kamarudin Praktisi
10
Teuku Radja Syahnan Praktisi

​Tim Teknis – Akademisi 

Vera Diyanty, Taufik Hidayat, Dodik Siswantoro, Eliza Fatima, Evony Silvino Violita, Eko Wisnu W., Gentiga Muhammad Z., Agustin Setya N., Aisyah Dian Pratiwi, Annisa Febriana, Ayu Nadia Hanum, dan Yuri Oktaviani.


Tim Teknis – Penyusun dari Bank Indonesia 

Dwi Honesty, Desiyanti, Meloin Hutabarat, Fenny Juliantini, Sri Suci Setyani, Markoni Hartanta Ginting, Rika Afrian Savitri, Galih Pradhono, Dinar Mahalianti, Yosepha Atik W., Huriah, Yulia Putri Wasista,  Angga Puspa Hapsari, Mega Ramadhanty Chalid, Dahnila Dahlan, Dien M. Irvan Idris, M. Alam Maulana, Yuniawan L. Putra, Marwoto, Gatot Dwi Purwanto, Dedy Sutardi, Puji Dwiyani, Amirudin Zul Hilmi, Lisa Amelia.


Sekretariat  

Kelompok Kebijakan Akuntansi – Departemen Keuangan – Bank Indonesia.
 

Tugas dan Kewenangan Komite Penyusun

Dewan Pengarah

bertugas dan berwenang untuk: 
  1. Memberikan masukan sec​ara independen terhadap kajian dan konsep Pernyataan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia (PKAK-BI) yang diusulkan Tim Teknis.
  2. Memberikan persetujuan atas naskah PKAK-BI.
  3. Memberikan pendapat dan rekomendasi terkait penyempurnaan dan/atau pencabutan PKAK-BI.

Tim Teknis 

bertugas untuk melakukan kajian terkait isu kebijakan akuntansi keuangan yang telah disetujui Dewan Pengarah dan menyusun naskah akademik PKAK-BI. ​​

Sekretariat 

bertugas untuk melaksanakan administrasi, menyelenggarakan Rapat Dewan Pengarah, menatausahakan hasil pertemuan dan/atau kegiatan komite, dan melakukan pengarsipan. ​​​​​​​​ ​

KAKBI

Unduh Buku Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia
PKAK_2018.png

Baca Juga