No. 24/125/DKom
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2022
tetap tinggi sebesar 135,7 miliar dolar AS, meskipun menurun dibandingkan
dengan posisi pada akhir Maret 2022 sebesar 139,1 miliar dolar AS. Penurunan
posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang
luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan
meningkatnya aktivitas perekonomian.
Posisi
cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa
tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas
makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depan,
Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh
stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons
kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
Jakarta, 13 Mei
2022
Kepala Departemen
Komunikasi
Erwin Haryono
Direktur Eksekutif
Informasi tentang Bank
Indonesia
Tel.021-131,
email : bicara@bi.go.id
