Cerita BI

BI Icon

Departemen Komunikasi​

5/5/2021 12:00 AM
Hits: 8161

Likuidasi Era Pendudukan Jepang

Ketika Jepang berkuasa atas Indonesia, salah satu hal pertama yang mereka lakukan adalah melikuidasi bank-bank yang beroperasi saat itu. Salah satu bank yang dilikuidasi adalah De Javasche Bank. Likuidasi tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatannya di Nusantara. Selain melikuidasi DJB, Jepang juga melikuidasi bank-bank milik Belanda, Inggris dan beberapa bank Cina. Setelah DJB dan bank-bank lainnya dilikuidasi, Pemerintah Pendudukan Militer Angkatan Darat Jepang atau Gunseikanbu menetapkan dan mengumumkan Nanpo Kaihatsu Ginko (NKG) sebagai bank sirkulasi untuk wilayah Asia Tenggara yang telah diduduki Jepang.

Pada tahap pertama likuidasi, pihak Jepang telah memanfaatkan tenaga-tenaga staf dan tata usaha dari bank-bank, termasuk De Javasche Bank, yang akan dilikuidasi. Mulanya staf bank yang dilibatkan dalam jumlah banyak, hingga akhirnya mengerucut menjadi tim inti yang terdiri dari  beberapa staf De Javasche Bank.

Dalam hal ini muncul dilema besar dalam benak para staf yang dilibatkan dalam proses likuidasi tersebut. Sebelumnya mereka merasa berat hati karena sebagai pegawai bank yang akan dilikuidasi harus bekerjasama dengan pihak likuidator, sekalipun mereka diberi posisi sebagai penasehat likuidasi. Namun akhirnya mereka memutuskan untuk mau bekerjasama secara pasif, karena dengan demikian para staf bank Belanda tersebut masih dapat memata-matai sejauh mana tindakan Jepang dalam melikuidasi bank-bank mereka.

Selama masa pendudukan itu beberapa pegawai De Javasche Bank meninggal dunia, baik karena melawan Jepang atau meninggal dalam kamp interniran milik tentara Jepang. Kondisi mengenaskan itu juga dialami oleh Buttingha Witchers, Presiden De Javasche Bank yang masih bertahan di Jawa, sehingga ia merasakan ditahan selama 10 bulan oleh Kempetai di Bandung, Jakarta dan Bogor. Selebihnya ia hidup dalam kamp tawanan di Jakarta, Bandung dan Cimahi. Keadaan itu berbeda dengan yang dialami oleh R.E. Smits, salah seorang Direktur De Javasche Bank, yang mengikuti rombongan pemerintah Hindia Belanda ke luar Hindia Belanda.

Lampiran
Kontak

​Contact Center BICARA : (62 21) 131 e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB

Halaman ini terakhir diperbarui 5/5/2021 3:29 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Tag :

Baca Juga