Informasi seputar organisasi, transformasi dan sejarah Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia.
Profil
Sejarah Bank Indonesia
Transformasi Bank Indonesia
Organisasi
Governance
Undang-Undang BI
Informasi terkait fungsi utama yang menjadi kewenangan pengelolaan Bank Indonesia demi mencapai dan memelihara stabilitas nilai Rupiah.
Moneter
Stabilitas Sistem Keuangan
Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah
Inflasi
Indikator Moneter
BI-Rate
Operasi Moneter
INDONIA dan Harga Pasar Uang Lainnya
JISDOR, Kurs Acuan Non-USD/IDR, dan Kurs Transaksi
Pasar Keuangan
Ekonomi dan Keuangan Syariah
Ikhtisar
Instrumen Kebijakan Makroprudensial
Protokol Manajemen Krisis
Koordinasi BI dengan Lembaga/Otoritas Lain
Pengembangan UMKM
Keuangan Inklusif
Keuangan Berkelanjutan
Sistem Pembayaran Nilai Besar
Sistem Pembayaran Ritel
Pengelolaan Uang Rupiah
Perizinan
Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme
Standardisasi Kompetensi
Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia
Informasi seputar Rupiah sebagai mata uang Republik Indonesia yang dikelola oleh Bank Indonesia sesuai dengan Undang Undang.
Gambar Uang
Uang Rupiah Yang Dicabut
Pencegahan dan Pemberantasan Uang Rupiah Palsu
Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Proyek Garuda: Digital Rupiah
Produk publikasi Bank Indonesia meliputi peraturan, laporan, dan kajian, serta kalender kegiatan Bank Indonesia.
Ruang Media
Kalender
Peraturan
Transaksi
Laporan
Kajian
E-Magazine
Perekonomian Daerah
Suku Bunga Obligasi Pemerintah RI
Berita Terkini (Siaran Pers)
Cerita BI
Pidato Dewan Gubernur
Non Operasi Moneter
Produk statistik yang meliputi indikator historikal seluruh sektor yang menjadi kewenangan pengelolaan Bank Indonesia.
Special Data Dissemination Standard (SDDS)
Statistik Ekonomi Keuangan
Informasi Kurs
Indikator
Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI)
Indikator Terpilih Moneter dan Sistem Pembayaran (ITEMs)
Statistik Ekonomi dan Keuangan Daerah (SEKDA)
Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI)
Statistik Sistem Keuangan Indonesia (SSKI)
Statistik Utang Sektor Publik Indonesia (SUSPI)
Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan (SPIP)
JISDOR
Kurs Transaksi BI
Kurs Acuan Non-USD/IDR
Kalkulator
Berbagai layanan yang disediakan oleh Bank Indonesia mencakup permohonan informasi, pengaduan, perizinan dsb.
Permohonan Informasi
Pelindungan dan Pengaduan Konsumen
E-Licensing
Daftar Lembaga Berizin
Perpustakaan
Layanan Kas Bank Indonesia
Pengadaan Barang dan Jasa
Kunjungan BI
Museum BI
Standar Sistem Pembayaran - SNAP
Informasi publik Bank Indonesia dalam rangka memenuhi Undang-Undang KIP Tahun 2008.
Profil PPID
Layanan Informasi
Dasar Hukum
Laporan Layanan Informasi Publik
Daftar Informasi Publik
Berita PPID
Isu Hoaks
Penghargaan dan Prestasi​
Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2016
Tahunan
Laporan Perekonomian
Daily
Economic report
PRAKATA
Tahun 2016 yang pada awalnya diharapkan menjadi tahun percepatan pemulihan ekonomi domestik kembali menjadi tahun yang penuh tantangan seiring dengan perkembangan global yang masih belum menggembirakan. Ekonomi global masih belum pulih seperti yang diharapkan dan tetap diwarnai ketidakpastian. Dinamika ekonomi global pada 2016 berkisar pada tiga permasalahan utama yang terjadi sejak 2015, yaitu pertumbuhan ekonomi dunia yang belum kuat, harga komoditas yang masih rendah, dan ketidakpastian pasar keuangan yang tetap tinggi. Pertumbuhan ekonomi dunia 2016 masih belum cukup kuat, tercatat lebih rendah dibandingkan dengan capaian tahun 2015. Konsolidasi ekonomi masih berlanjut di berbagai belahan dunia, termasuk Tiongkok. Seiring dengan itu, volume perdagangan dunia juga melemah sejalan dengan turunnya kinerja ekspor, khususnya negara berkembang termasuk Indonesia. Hal tersebut berdampak kepada masih rendahnya harga komoditas dunia, setidaknya terjadi hingga triwulan III 2016. Sementara itu, ketidakpastian di pasar keuangan global terus meningkat terutama sebelum keputusan kenaikan Fed Funds Rate (FFR) oleh bank sentral AS, yang ditandai dengan penguatan dolar AS. Permasalahan ekonomi dunia bertambah kompleks menyusul terjadinya sejumlah peristiwa geopolitik di sejumlah negara utama dunia. Pada akhir semester I 2016, hasil referendum Inggris yang memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) memicu ketidakpastian karena tidak sejalan dengan ekspektasi pasar. Ketidakpastian kembali meningkat saat pelaku ekonomi menyikapi hasil pemilihan Presiden AS yang juga di luar perkiraan. Ketidakpastian terutama bersumber dari rencana penerapan kebijakan fiskal yang ekspansif di tengah besarnya beban utang pemerintah, kebijakan perdagangan yang lebih protektif, dan kebijakan imigrasi yang lebih ketat.
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan kualitas website dan pengalaman pengguna.