Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia tahun 2025 tetap kuat di tengah ketidakpastian global yang semakin tinggi, didukung oleh ketahanan perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) yang baik, serta kinerja korporasi dan rumah tangga yang terjaga, serta sinergi yang kuat antar lembaga untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan ekonomi dosmetik.
Ke depan, bauran kebijakan Bank Indonesia diarahkan pro-growth dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif, sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah. Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam memelihara stabilitas sistem keuangan. Untuk mengakselerasi pertumbuhan intermediasi, Bank Indonesia memperkuat sinergi lintas Lembaga dan Industri melalui inisiatif strategi komunikasi dan koordinasi program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI).