Inflasi Januari 2019 Menurun - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
11 Juli 2020

No. 21/7/DKom

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2019 tetap terkendali dan mendukung pencapaian sasaran inflasi 2019 sebesar 3,5%±1% (yoy). Inflasi IHK pada Januari 2019 tercatat 0,32% (mtm), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,62% (mtm). Penurunan inflasi IHK bersumber dari penurunan inflasi kelompok volatile food dan deflasi pada kelompok administered prices. Sementara itu, inflasi inti tetap terkendali, meskipun meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya. Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK secara tahunan mencapai 2,82% (yoy), menurun dari inflasi IHK bulan sebelumnya sebesar 3,13% (yoy). Ke depan, inflasi diprakirakan tetap berada pada sasaran inflasi 2019, yaitu 3,5%±1% (yoy). Bank Indonesia akan terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi tetap rendah dan stabil dalam kisaran sasaran.

Inflasi volatile food menurun dan lebih rendah dibandingkan dengan rerata historis. Kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 0,97% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi volatile food bulan sebelumnya maupun rerata historis bulan Januari empat tahun terakhir sebesar 1,55% (mtm). Penurunan inflasi volatile food dipengaruhi, antara lain oleh deflasi cabai merah. Dengan perkembangan ini, secara tahunan inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 1,76% (yoy), melambat dari bulan sebelumnya sebesar 3,39% (yoy).

Harga kelompok barang administered prices mencatat deflasi pada Januari 2019. Harga kelompok administered prices pada bulan Januari 2019 mencatat deflasi sebesar 0,12% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan perkembangan harga bulan sebelumnya yang mencatat inflasi sebesar 1,20% (mtm). Deflasi kelompok administered price terutama dipengaruhi penurunan harga BBM nonsubsidi dan tarif kereta api. Secara tahunan, kelompok administered prices mencatat inflasi 3,39% (yoy), cukup stabil dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 3,36% (yoy).

Inflasi inti tetap terkendali, meskipun sesuai pola musimannya meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya. Inflasi inti tercatat 0,30% (mtm), meningkat dibandingkan dengan inflasi inti bulan sebelumnya sebesar 0,17% (mtm). Komoditas utama penyumbang inflasi kelompok inti adalah tarif sewa rumah, upah tukang bukan mandor, air kemasan, emas perhiasan, kontrak rumah, dan upah pembantu rumah tangga. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 3,06% (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan inflasi inti bulan sebelumnya sebesar 3,07% (yoy).

Jakarta, 1 Februari 2019
Departemen Komunikasi

Agusman
Direktur Eksekutif

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel