Cerita BI

BI Icon

​​Departemen Komunikasi​​

9/26/2026 3:00 PM
Hits: 314

Mengenal Kartu Kredit Indonesia, dari Cara Daftar hingga Cara Pakainya

​Nilainya mencapai Rp18,7 miliar hanya dalam sekitar dua minggu. Sebanyak itulah transaksi yang dilakukan dengan Kartu Kredit Indonesia sejak diluncurkan untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026, dari 38,8 ribu transaksi oleh 7.9​49​ pengguna aktif.

Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap kartu kredit yang diproses di dalam negeri. Lalu, apa bedanya dengan kartu kredit lain, dan bagaimana memakainya dengan bijak? Yuk, simak penjelasannya, Sobat Rupiah!

Apa Itu Kartu Kredit Indonesia?

Kartu Kredit Indonesia adalah instrumen pembayaran dengan fasilitas penundaan pembayaran (deferred payment) yang diproses di dalam negeri. Sederhananya, kartu ini memakai fasilitas kredit sebagai sumber dana transaksi, sehingga pembayaran transaksi dapat dilunasi kemudian sesuai ketentuan bank penerbit.

Yang membedakannya dari kartu kredit lain adalah jalur pemrosesannya. Kartu Kredit Indonesia diproses melalui infrastruktur sistem pembayaran domestik. Meski begitu, kartu ini tidak menggantikan kartu kredit yang sudah ada. Keduanya akan berjalan berdampingan.

Kehadiran Kartu Kredit Indonesia membawa manfaat tidak hanya bagi pengguna, tetapi juga bagi pelaku usaha.

Manfaat Kartu Kredit Indonesia bagi Masyarakat dan UMKM

Bagi masyarakat, Kartu Kredit Indonesia menjadi alternatif sumber dana kredit untuk bertransaksi secara digital sekaligus pilihan baru di luar instrumen yang sudah ada. Kartu ini juga diharapkan membantu masyarakat membangun riwayat kredit (credit scoring), yaitu catatan kemampuan membayar yang dinilai lembaga keuangan. Selain itu, kartu ini dapat membantu consumption smoothing, atau menjaga pengeluaran tetap seimbang dari waktu ke waktu.

Bagi UMKM sebagai pedagang, Kartu Kredit Indonesia diharapkan memperluas akseptasi pembayaran. Pembeli kini punya sumber dana baru untuk bertransaksi di tempat usaha mereka.

Pada tahap awal, transaksi Kartu Kredit Indonesia dilakukan lewat QRIS. Karena itu, pedagang juga perlu mengenal kebijakan QRIS terbaru dari Bank Indonesia. Mulai 1 Oktober 2026, kebijakan Merchant Discount Rate (MDR), yaitu biaya layanan QRIS yang dibayar pedagang, sebesar 0% berlaku untuk semua kategori merchant pada transaksi hingga Rp100 ribu. Untuk usaha mikro, MDR 0% tetap berlaku untuk transaksi hingga Rp500 ribu.

Bagi UMKM sebagai pengguna, fasilitas kartu ini bisa menjadi alternatif untuk membantu mengelola arus kas usaha, misalnya buffer cashflow jangka pendek.

Bagi yang membutuhkan, begini cara mendapatkannya.

Cara Daftar Kartu Kredit Indonesia

Kartu Kredit Indonesia tidak diterbitkan langsung oleh Bank Indonesia, melainkan oleh Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) penerbit. Bank Indonesia berperan merumuskan kebijakan, mengatur, dan mengawasinya, termasuk memastikan pelindungan konsumen. Bank penerbitnya antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, dan BSI dengan pembiayaan syariah. Berikut langkah umumnya:

  1. Pilih salah satu bank penerbit.

  2. Ajukan permohonan melalui kanal resmi bank tersebut, sesuai syarat yang berlaku.

  3. Tunggu proses persetujuan dari bank.

  4. ​Aktifkan kartu setelah pengajuan disetujui.

Syarat, limit, dan biaya yang melekat pada kartu ini mengikuti ketentuan masing-masing bank penerbit. Karena itu, untuk mengetahui informasi lebih lengkap pastikan Sobat Rupiah mengecek informasi resmi dari bank pilihan.

Cara Pakai Kartu Kredit Indonesia lewat QRIS

Untuk masyarakat umum, Kartu Kredit Indonesia hadir lebih dulu dalam versi digital, yaitu Kartu Kredit Indonesia Digital, yang bisa dipakai untuk semua fitur transaksi lewat QRIS. Setelah aktif, cara menggunakannya cukup beberapa langkah:

  1. Buka aplikasi bank penerbit.

  2. Pilih fitur QRIS, lalu pindai kode QR di merchant atau tempelkan ponsel pada perangkat QRIS TAP.

  3. Pilih Kartu Kredit Indonesia sebagai sumber dana.

  4. Periksa nominal, lalu selesaikan transaksi.

Ke depan, penggunaan Kartu Kredit Indonesia akan dikembangkan untuk belanja online, lalu menyusul dalam bentuk kartu fisik.

Meski praktis, kartu kredit tetap perlu digunakan dengan bijak.

Tips Bijak Menggunakan Kartu Kredit Indonesia

Kunci utamanya adalah menggunakan Kartu Kredit Indonesia sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar. Sebelum memakai fasilitas kartu ini, pahami dulu mekanisme bunga, pembayaran minimum, denda, serta biaya lain yang berlaku. Jika mengalami kendala transaksi atau hal lainnya, Sobat Rupiah bisa menghubungi bank penerbit untuk penyelesaiannya. Kiat bijak berkartu kredit lainnya juga bisa dipelajari lewat laman edukasi Bank Indonesia.

Dengan Kartu Kredit Indonesia, masyarakat kini punya pilihan baru untuk bertransaksi dengan fasilitas kredit yang diproses di dalam negeri. Yuk, Sobat Rupiah, kenali dulu ketentuannya dan manfaatkan kartu ini dengan bijak!

Lampiran
Kontak

​​​​Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131

​e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​​
Halaman ini terakhir diperbarui 9/27/2026 9:11 AM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Tag :

Baca Juga