Berita Terkini (Siaran Pers)

BI Icon

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​Departemen Komunikasi​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

9/25/2026 11:00 AM
Hits: 236

FEKDI X IFSE 2026: Sinergi Kebijakan Dari Pusat “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa“

Siaran Pers
Press Releases

No. 28/199/DKom 

Semangat “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa" menjadi landasan untuk memperkuat sinergi transformasi ekonomi dan keuangan digital. Satu Nusa mengintegrasikan infrastruktur digital nasional agar sistem pembayaran semakin andal dan terkoneksi; Satu Bangsa menyatukan ekosistem ekonomi dan keuangan digital dengan menghubungkan sektor usaha, sektor keuangan, dan pemerintah; sementara Satu Bahasa menstandardisasi bahasa interkoneksi agar berbagai sistem dapat saling terhubung dan berinteroperasi. Ketiganya memperkuat implementasi BSPI 2030 untuk mewujudkan sistem pembayaran yang semakin efisien, inklusif, dan terjaga stabilitasnya, sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. Hal ini disampaikan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti saat membuka High Level Talk bertema “Sinergi Kebijakan untuk Mengakselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital". Seminar ini masih merupakan rangkaian acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta (24/9).

Penguatan konektivitas dan infrastruktur digital perlu berjalan seiring dengan pemanfaatan data untuk mendukung integritas transaksi yang aman dan terpercaya, serta pengembangan inovasi dan talenta digital. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menekankan bahwa transformasi digital perlu diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang semakin terintegrasi, inovatif, dan inklusif. Melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, Bank Indonesia mendorong penguatan Infrastruktur, Industri, Inovasi, Internasional, dan Rupiah Digital (4I-RD). Langkah ini ditopang prinsip interkoneksi, integrasi, dan interoperabilitas (3I). Penguatan tersebut perlu disertai pemanfaatan data, pengembangan talenta digital, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Teknologi menentukan kecepatan transformasi, sementara kolaborasi memastikan kita bergerak selaras menuju tujuan yang sama," ujar Filianingsih.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Mari Elka Pangestu, menekankan bahwa “Akses dan infrastruktur digital merupakan fondasi penting, tetapi akses saja tidak cukup. Data perlu dimanfaatkan secara optimal agar digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai ekonomi," ujar Mari Elka. Sejalan dengan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Rini Widyantini, mendorong penguatan infrastuktur digital publik, termasuk pertukaran data yang aman dan terpercaya, untuk menghadirkan layanan publik yang semakin terintegrasi. “Bank Indonesia membangun rel konektivitas pembayaran, OJK menjaga kepercayaan ekosistem keuangan, dan Pemerintah memastikan setiap warga negara memperoleh pengalaman layanan digital yang setara," ujar Rini. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip “One Nation, One Experience".

Dari sisi sektor keuangan dan dunia usaha, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan, Adi Budiarso, mengingatkan, “Inovasi digital, kepercayaan dan pendalaman sektor keuangan perlu berjalan beriringan agar mampu memperluas pembiayaan, memperkaya instrumen keuangan, serta mendorong investasi dan aktivitas produktif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan." Sementara itu, Chief Technology Officer BPI Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menekankan pentingnya mengoptimalkan skala dan ekosistem BUMN agar digitalisasi bermuara pada peningkatan produktivitas dan penciptaan nilai. Dengan skala dan ekosistem BUMN yang besar, digitalisasi harus mampu menghasilkan value creation dan memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional.

FEKDI x IFSE 2026 berlangsung selama tiga hari, pada 24–26 September 2026 di JICC Jakarta, dengan fokus penguatan sinergi nasional pada hari pertama, pengembangan talenta dan inovasi digital pada hari kedua, serta penguatan konektivitas EKD antarnegara pada hari ketiga. Masyarakat dapat mengikuti berbagai seminar, talkshow, showcase inovasi teknologi, digital experience, dan sesi jejaring. FEKDI x IFSE 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang showcase dan kolaborasi, tetapi juga ruang yang mempertemukan kebijakan, inovasi, talenta, serta kebutuhan nyata industri dan masyarakat untuk mempercepat transformasi EKD nasional.

Informasi lengkap mengenai rangkaian acara FEKDI x IFSE 2026 dapat diakses pada situs fekdixifse.co.id.

 

Jakarta, 25 September 2026
Departemen Komunikasi
Ramdan Denny Prakoso
Direktur Eksekutif

COVER-sp_2819926.jpeg

Lampiran
Kontak

​​​​​Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Halaman ini terakhir diperbarui 9/25/2026 12:44 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Tag :

Baca Juga