Berita Terkini (Siaran Pers)

BI Icon

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​Departemen Komunikasi​​​​​​​​​​​​

10/15/2026 8:00 PM
Hits: 70

ISEF 2026: Penguatan Dukungan Riset untuk Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Siaran Pers
Press Releases

No.28/223/DKom 

Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan riset berkualitas untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti dan solusi praktis. Dukungan riset yang handal diharapkan mendorong kontribusi ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) terhadap peningkatan produktivitas, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan kesejahteraan. Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro saat membuka The 12th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference and Call for Papers (IIMEFC) di Jakarta (13/10). Konferensi yang merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 ini membahas penguatan kebijakan eksyar untuk mendorong pertumbuhan inklusif, inovasi, dan pengembangan industri, serta dihadiri akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang eksyar.

Solikin menekankan bahwa optimalisasi potensi eksyar memerlukan ekosistem yang terintegrasi serta sinergi otoritas dalam perumusan kebijakan moneter, fiskal, sektor keuangan, dan keuangan sosial syariah. Dalam konteks tersebut, riset berperan penting untuk mengidentifikasi pilihan kebijakan yang efektif, mengantisipasi konsekuensi yang menyertai, dan merumuskan rekomendasi yang aplikatif. “Nilai riset tidak hanya terletak pada kemampuannya menjelaskan suatu persoalan, tetapi juga pada kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan hasil kebijakan," tegas Solikin.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan riset, Bank Indonesia melalui Bank Indonesia Institute menerbitkan Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF). Jurnal ilmiah terindeks Scopus ini menjadi platform bagi pengembangan riset eksyar yang berkualitas serta relevan dengan kebutuhan kebijakan.

Potensi pengembangan eksyar di Indonesia masih terbuka luas. Per Juni 2026, aset keuangan syariah mencapai sekitar Rp3.264 triliun, tumbuh hampir 10%. Potensi tersebut perlu dioptimalkan untuk meningkatkan dukungan pembiayaan syariah terhadap usaha produktif, daya saing industri, dan perluasan kesempatan kerja. Penguatan kontribusi juga membutuhkan inovasi serta keterhubungan antara perbankan syariah, pasar uang dan pasar modal syariah, teknologi keuangan, pembiayaan rantai pasok, dan keuangan sosial syariah. Dalam hal ini, riset berperan penting untuk mengidentifikasi peluang pengembangan, mengevaluasi efektivitas kebijakan, dan merumuskan solusi yang tepat agar potensi eksyar dapat dioptimalkan secara produktif dan berkelanjutan.

IIMEFC dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Prof. Mohd Ma'sum Billah dari King Abdulaziz University Arab Saudi, Prof. Mohamed Shaban dari University of Leicester Inggris, dan Dadang Muljawan, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia. Diskusi dimoderatori Prof. Mansor H. Ibrahim dari INCEIF University, Malaysia, yang juga menjabat sebagai Redaktur Pelaksana JIMF. Diskusi membahas kebijakan dan inovasi eksyar, serta pengembangan industri untuk memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan produktivitas.

Tahun ini, International Call for Papers IIMEFC menerima 538 makalah dari 49 negara, meningkat dibandingkan dengan 348 makalah dari 37 negara pada 2025. Rangkaian kegiatan juga mencakup Rapat Dewan Editorial JIMF 2026 yang membahas penguatan peran riset bagi perumusan kebijakan dan kolaborasi internasional. Melalui penguatan dukungan riset, Bank Indonesia terus mendukung pengembangan eksyar agar memberikan kontribusi yang semakin nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kunjungi ISEF 2026 pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, untuk mengeksplorasi peluang pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk inovasi, pembiayaan usaha produktif, dan penguatan industri halal. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.isef.co.id.

 

Jakarta, 15 Oktober 2026

Departemen Komunikasi

Ramdan Denny Prakoso

Direktur Eksekutif

Lampiran
Kontak

​Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB

Halaman ini terakhir diperbarui 10/15/2026 8:27 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Tag :

Baca Juga