Perkembangan globalisasi dan
digitalisasi terbukti
merombak lanskap pasar
tenaga kerja antarnegara.
Perkembangan supercepat
teknologi informasi dan
komunikasi atau
information and
communication technology
(ICT) bahkan telah
merevolusi lapangan kerja.
Revolusi ini secara bertahap
bahkan menghilangkan
sejumlah pekerjaan.
Mesin-mesin menggantikan
pekerjaan manusia. Namun, di
sisi lain, kebutuhan pekerja
dengan kemampuan ICT
meningkat tajam.
Hasil riset Bank Indonesia
terbaru membuktikan hal itu.
Riset yang dilakukan Deniey
A. Purwanto dan kawan-kawan
(dkk) dari Fakultas Ekonomi
dan Manajemen Institut
Pertanian Bogor (IPB) dan
didanai bank sentral dengan
skema
Research Grant Bank
Indonesia (RGBI) menyebutkan
pandemi Covid-19 telah
mendisrupsi pasar pekerjaan
secara fundamental,
signifikan, dan sangat
cepat. Riset ini menunjukkan
betapa pentingnya adaptasi
digital.