NEW NORMAL ANTARA PENGANGGURAN DAN OVERWORKED


Ilustrasi New Normal

Perkembangan globalisasi dan digitalisasi terbukti merombak lanskap pasar tenaga kerja antarnegara. Perkembangan supercepat teknologi informasi dan komunikasi atau information and communication technology (ICT) bahkan telah merevolusi lapangan kerja. Revolusi ini secara bertahap bahkan menghilangkan sejumlah pekerjaan. Mesin-mesin menggantikan pekerjaan manusia. Namun, di sisi lain, kebutuhan pekerja dengan kemampuan ICT meningkat tajam.


Hasil riset Bank Indonesia terbaru membuktikan hal itu. Riset yang dilakukan Deniey A. Purwanto dan kawan-kawan (dkk) dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan didanai bank sentral dengan skema Research Grant Bank Indonesia (RGBI) menyebutkan pandemi Covid-19 telah mendisrupsi pasar pekerjaan secara fundamental, signifikan, dan sangat cepat. Riset ini menunjukkan betapa pentingnya adaptasi digital.



Menampilkan 1-5 dari total 27 data

Tampilkan data
Badai Ekonomi di Kota, Petani di Desa yang Kena Getahnya: Riset Ungkap Hubungan Tak Terduga

Research • 9 Desember 2025 • Hits: 1194

Kita sering berpikir bahwa nasib petani hanya ditentukan oleh cuaca. Jika hujan cukup dan matahari bersinar terang, panen akan melimpah. Sebaliknya, jika banjir atau kekeringan melanda, petani akan merugi. Tapi, pernahkah Anda berpikir bahwa kebijakan yan...

Selengkapnya
Suntikan Dana Asing: Obat Mujarab Lawan 'Penyakit' Inefisiensi Industri Manufaktur?

Research • 9 Desember 2025 • Hits: 2072

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada pabrik atau perusahaan yang tampaknya terus maju, sementara yang lain seperti berjalan di tempat? Dalam dunia industri, kondisi "berjalan di tempat" ini seringkali disebabkan oleh sebuah "penyakit&q...

Selengkapnya
Bisnis Makanan Halal: Jadi 'Hijau' Itu Untung atau Buntung? Riset Mengungkap Jawabannya

Research • 9 Desember 2025 • Hits: 1185

Di tengah isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang semakin santer, semua industri dituntut untuk lebih "hijau" dan berkelanjutan, tak terkecuali industri makanan Halal. Selain harus memenuhi standar kehalalan yang ketat, kini mereka ju...

Selengkapnya
Belanja Online: Menyingkap Rahasia di Balik Label Harga Produsen

Research • 29 April 2024 • Hits: 2803

​Dunia belanja online kini menjadi primadona. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana mekanisme harga barang dipatok di lapak online?  Sebuah studi yang dilakukan oleh Fiskara Indawan, Aryo Sasongko, dan Dian Rahmawati menyingkap rahasia dapur...

Selengkapnya
How Do Corporate Sustainability and Pandemic Affect Cash Holdings in Muslim Countries

Research • 22 Agustus 2023 • Hits: 3168

​Oleh Danny HermawanSecara singkat, jurnal ini menjelaskan mengenai keberlanjutan suatu perusahaan dalam sektor lingkungan, sosial, hingga pemerintahan. Terutama dalam mempengaruhi kas perusahaan non-keuangan di negara-negara Muslim pada tahun 2003 hingga...

Selengkapnya
 1 2 3 4 5  ...  



BI-Epsilon adalah laman blog riset Bank Indonesia. Laman ini menampilkan hasil-hasil riset terbaru Bank Indonesia, terkait perekonomian, moneter dan pasar uang, makroprudensial dan sistem keuangan, serta sistem pembayaran dan digitalisasi. Juga isu terkait kepemimpinan (leadership) dan keahlian lunak lainnya.


Informasi mengenai hasil riset Bank Indonesia disajikan oleh editor dalam ringkasan yang bersifat nonteknis atas hasil penelitian, dalam bahasa populer dan mudah dipahami. Pembaca yang tertarik dan berminat terhadap working papers hasil riset tersebut dapat menghubungi kami melalui BICARA dengan alamat email sebagaimana di bawah. Untuk email, gunakan subjek [BI-Epsilon].


Selamat Membaca!



Editor

  • Dr. Safari Kasiyanto

  • Dr. Danny Hermawan

  • Yenita Lisna



Hubungi Kami

Spesialis Riset - Pusat Riset Bank Indonesia
Gedung D Lantai 10, Jl. Budi Kemuliaan, Jakarta 10350
Contact Center Bank Indonesia (BICARA 131)
Telp 1500131 (dari dalam dan luar negeri), bicara@bi.go.id


Baca Juga

Konten Tidak Tersedia