BI Icon

​​BI Institute

8/8/2022 12:00 AM
Hits: 6288

Prospek Program Kartu Prakerja bagi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Research


Oleh Intan Pratiwi​

Program kartu prakerja cenderung meningkatkan kesejahteraan rumah tangga. Program ini juga berpengaruh terhadap peningkatan jumlah tenaga kerja di Indonesia, meskipun belum signifikan. Hasil riset terkini Bank Indonesia yang dilakukan Bagdja Muljarijadi dan Pipit Pitriyan dari Universitas Padjadjaran menghasilkan kesimpulan tersebut.

Riset yang mendapatkan pendanaan dari Bank Indonesia dengan skema Research Grant Bank Indonesia (RGBI) menyebutkan program kartu prakerja ini berhasil peningkatan upah dari penerima program, meski tak signifikan. Naiknya upah berefek gulir pada peningkataan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat besar bagi seluruh sektor kehidupan terutama sektor ekonomi. Pandemi membuat pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk membantu menyelamatkan perekonomian Indonesia. Salah satu trategi yang dilakukan pemerintah mengeluarkan program kartu prakerja.

Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di Asia Pasifik. Rendahnya daya saing angkatan kerja serta minimnya keahlian menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran tersebut. Persentase orang yang tidak bekerja, tidak sekolah, maupun tidak menjalani pelatihan sebesar 24,28% pada tahun 2020. Ini pula yang menjadi perhatian serius pemerintah untuk mengatasinya. Berbagai program untuk dapat menanggulangi angka pengangguran di Indonesia.

Program Kartu Prakerja merupakan program yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2020. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Bentuknya berupa pelatihan atau insentif yang ditujukan baik bagi orang yang sedang mencari kerja, pekerja yang ingin meningkatkan kompetensinya, maupun pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Tujuan lain dari program kartu prakerja ini adalah untuk mengembangkan keahlian atau kemampuan pekerja maupun calon pekerja, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja.

Program kartu prakerja dirancang untuk dapat membantu meningkatkan pemulihan ekonomi akibat dampak yang besar dari pandemi Covid-19 ini.  Berdasarkan data dari Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP), jumlah penerima kartu prakerja terus meningkat dari awal tahun 2020. Sebanyak 5.509.055 orang di seluruh Indonesia mengikuti program kartu prakerja pada tahun 2020, dengan jumlah penerima kartu prakerja terbesar Provinsi Jawa Barat, yakni sebanyak 793.400  orang. Kemudian diikuti oleh Provinsi Jawa Timur dan Provinsi DKI Jakarta, dengan jumlah penerima kartu prakerja masing-masing sebesar 651.500  orang dan 542.500 orang.

Dengan terus meningkatnya angka penerima kartu prakerja ini, apakah program ini terbukti dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia?

Dilihat dari pelaksanaan program kartu prakerja ini, penerima akan mendapatkan ilmu sehingga dapat meningkatkan penerima manfaat jika dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan kepada pekerjaan. Hal ini terlihat dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dan Survei Sosial Ekonomi Nasiona (Susenas), bahwa program kartu prakerja menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan upah dari penerima program, meskipun beluim signifikan.

Dilihat dari data Sakernas Februari 2021, penerima program kartu prakerja cenderung mampu meningkatkan status kebekerjaan penerima jika dibandingkan dengan kelompok nonpenerima. Namun hasil ini masih scattered dan tidak signfikan secara statistik.

Berdasarkan data Susenas pada bulan Maret hingga September 2020, didapatkan hasil bahwa program kartu prakerja meningkatkan kesejahteraan rumah tangga. Hal ini dapat dilihat melalui peningkatan pertumbuhan pengeluaran rumah tangga per kapita. Dari data tersebut, program kartu prakerja ini dapat berpengaruh pada peningkatan jumlah tenaga kerja di Indonesia meski tidak signifikan.


Lampiran
Kontak
Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​​​​​​
Halaman ini terakhir diperbarui 11/4/2022 2:56 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga