BI Icon

​BI Institute​

4/4/2023 12:00 AM
Hits: 643

The Evidence-Based Policy Making: A New Alternative Approach

Lecture


Keterkaitan ekonomi dunia menunjukkan bahwa guncangan ekonomi dan keuangan dari suatu negara dengan cepat menyebar ke negara lain. Ini menekankan pentingnya Indonesia untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengatasi risiko dan tantangan di masa depan melalui berbagai pilihan kebijakan untuk menjaga stabilitas keuangan, ketahanan ekonomi, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Untuk membahas isu, permasalahan, metode analisis dan pendekatan baru terkait perumusan kebijakan, BI Institute kembali menyelenggarakan Open Lecture Series (OLS) ke 39 dengan mengangkat tema “The Evidence-Based Policy Making: A New Alternative Approach" secara daring pada Jumat, 31 Maret 2023 dengan menghadirkan Prof. Yuichiro Yoshida dari Hiroshima University/HIAAB Academic Advisor sebagai narasumber utama. 

Acara OLS ke-39 ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pengambil kebijakan. Acara diawali dengan opening remarks oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia - Destry Damayanti serta dimoderatori oleh Prayudhi Azwar dari BI Institute. Pada acara tersebut, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia menuturkan bahwa melalui OLS ini dapat memberikan pemahaman mengenai keunggulan dan keterbatasan Evidence Based Policy Making (EBPM), sebagai alternatif dalam menilai dampak kebijakan dan memastikan kebijakan yang diambil efektif, efisien, dan equitable.

Mengawali pemaparan, narasumber menjelaskan keilmuan dalam formulasi kebijakan memasuki era baru. Adanya pergeseran paradigma meningkatkan proses perumusan kebijakan dan evaluasi dampak dari pendekatan bersifat subjektif dan berdasarkan experience menjadi pendekatan yang bersifat objektif dan berdasarkan evidence.

Dalam hal ini, EBPM secara eksplisit melarang penggunaan data di mana data hanyalah korelasi dan bukan sebab akibat yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Lebih lanjut, juga dibahas evaluasi dampak kebijakan terkait pembiayaan environmental, social, and governance (ESG), pembiayaan berkelanjutan, evaluasi risiko lembaga keuangan, dan efektivitas kebijakan makroprudensial. 

Diharapkan dengan adanya acara ini, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai keunggulan dan keterbatasan EBPM sebagai pendekatan baru dalam perumusan kebijakan. Nantikan topik menarik lainnya pada Institute Open Lecture Series selanjutnya. ​



Lampiran



Kontak
Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​​​​​​​​
Halaman ini terakhir diperbarui 4/4/2023 4:02 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga