
Bali – Bank Indonesia Institute sukses menyelenggarakan The 4th Journal of Central Banking Law and Institutions dengan tema "Central Banking in Transition: Navigating Interconnected Risks and Institutional Autonomy in the New Financial Architecture". Acara berlangsung hari Jumat, 8 Mei 2026 di Bali dan dibuka oleh Thomas A.M. Djiwandono – Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Diharapkan kontribusi JCLI dalam mengembangkan ekosistem riset tanah air semakin meningkat serta branding dan visibilitas JCLI semakin kuat. Kegiatan dihadiri oleh 282 peserta (178 luring dan 104 daring) berasal dari akademisi, Kementerian/Lembaga, paper presenter serta discussant dari dalam dan luar negeri.
The 4th JCLI ICFP 2026 terdiri atas dua sesi yaitu Plenary Session dan Parallel Sessions. Plenary session menghadirkan prominent speakers Indah Iramadhini, MBA dari Otoritas Jasa Keuangan, Prof. Elena Carletti dari Bocconi University, dan Prof. Ross P. Buckley dari University of New South Wales serta dimoderatori oleh Prof. Arie Afriansyah selaku Managing Editor JCLI. Selanjutnya dilaksanakan Parallel Sessions of Paper Presentations secara hybrid, dimana 23 selected papers dari dipresentasikan oleh para authors. Paper-paper tersebut berpotensi dipublikasikan di JCLI.
Secara bersamaan dilakukan Annual Editorial Board Meeting secara hybrid. Melalui rapat ini dibahas strategi ke depan untuk kemajuan JCLI. Sambutan pembuka disampaikan oleh Perry Warjiyo selaku Editor-in-Chief JCLI dan Thomas A.M. Djiwandono. Rapat dipimpin oleh Clarita Ligaya Iskandar selaku Kepala Bank Indonesia Institute dan dilanjutkan Committee Report oleh Cicilia A. Harun sekalu Co-Managing Editor serta JCLI Progress Report oleh Prof. Arie Afriansyah.