
Jakarta – Perpustakaan Kantor Pusat Bank Indonesia menyelenggarakan acara World Book Day 2026 “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities". World Book Day 2026 hari ketiga diisi dengan talkshow bertemakan “Digital Wellness: Kuat Mental di Dunia Digital" bersama Cliff Tedyanto, Psikolog Klinis KALM Conseling sebagai narasumber didampingi Fiki Husnayani, Asisten Manajer – BINS, sebagai moderator. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (6/5/2026), pukul 11.00–12.30 WIB di area Lounge Perpustakaan Umum Bank Indonesia.
Sesi talkshow ini dibuka oleh Cliff dengan mencairkan suasana melalui sesi pertanyaan yang dilemparkan ke peserta. Pertanyaan yang ditanyakan mengenai kegiatan sehari - hari yang berhubungan dengan penggunaan gawai. Kini dunia digital memiliki dampak positif yang luar biasa. Kita bisa dengan mudah mendapatkan dukungan dan terkoneksi dengan orang lain di belahan dunia mana pun.
Namun, dampak negatifnya bisa mengganggu kesehatan mental. Hal ini terlihat dari media sosial yang kerap kita temui untuk kegiatan sehari - hari, sering kali memicu kecemasan (anxiety), overthinking, dan gangguan tidur. Hingga terjebak dalam fenomena social comparison—membandingkan kehidupan nyata kita dengan apa yang dilihat di media sosial.
Berikut langkah praktis yang diberikan untuk memelihara digital wellness. Pertama, tanamkan prinsip untuk selalu memiliki tujuan yang jelas sebelum membuka HP. Jangan biarkan jemari Anda bergerak otomatis membuka aplikasi media sosial hanya karena bosan. Lalu kedua, matikan notifikasi aplikasi yang tidak penting. Saat sedang bekerja atau butuh konsentrasi penuh, letakkan gawai di tempat yang jauh dari jangkauan tangan. Terakhir, lakukan detoks digital ringan selama 1 hingga 2 jam per hari. Gunakan waktu tersebut untuk kembali terhubung dengan aktivitas offline, seperti membaca buku, berolahraga, atau sekadar berbincang langsung dengan orang terdekat.
Melalui talkshow ini Cliff menenakan bahwa “Teknologi adalah alat, bukan tuan". Maka Cliff menghimbau peserta untuk bisa membangun batasan diri agar bisa memegang kendali atas hidup kita dengan teknologi di dunia digital. Harapannya dengan ini, peserta dapat pencerahan dalam bijak menggunakan teknologi dan dapat membantu orang - orang yang kita sayangi.
Rekaman lengkap kegiatan tersedia di kanal YouTube Perpustakaan Bank Indonesia dengan klik link berikut ini. Adapun informasi mengenai berbagai kegiatan Perpustakaan Bank Indonesia selanjutnya yang tak kalah menarik dan penuh insight dapat diikuti melalui akun Instagram @perpusbi.