
Jakarta – Bank Indonesia Institute bersama IPEBI sukses menyelenggarakan kegiatan pertama dari total 3 (tiga) workshop dengan tema “Workshop Series Financial Planning: Fondasi Finansial”. Acara dibuka dengan sambutan dari Yusiana Dwi Suciati (Co-Program Leader IPEBI Bidang Kemandirian Keuangan) dan Siti Senorita Printaningrum (Kepala Divisi Sistem Pembelajaran & Perpustakaan). Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (24/6/2026), pukul 11.30–13.30 WIB di area Lounge Perpustakaan Umum Bank Indonesia.
Mendatangkan narasumber ahli, Dian Savitri, MM, CFP, CTA, selaku Founder dari Investingmom.id, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian dan ketahanan finansial keluarga. Acara workshop edukatif berlangsung penuh antusiasme dari peserta yang hadir baik secara luring maupun daring.
Peserta dibekali dengan keterampilan mengelola keuangan secara terukur. Dian Savitri memaparkan pentingnya kalkulator net worth untuk membedah kekayaan bersih sebagai kompas utama pengambilan keputusan besar, seperti perencanaan pendidikan anak maupun kepemilikan hunian.
Peserta juga diajarkan teknik pemetaan pendapatan dan pengeluaran melalui analisis arus kas untuk mendeteksi pos pengeluaran yang tidak produktif. Selain itu, dilakukan penilaian objektif terhadap kesehatan finansial melalui lima pilar rasio utama, mulai dari rasio likuiditas, rasio beban hutang, rasio cicilan bulanan, porsi aset investasi, serta rasio tabungan.
Sesi ini juga menekankan pentingnya optimalisasi dana darurat dengan memilih instrumen keuangan yang aman dan likuid. Kemampuan dalam memilih instrumen sangat krusial guna menjaga stabilitas keluarga dari risiko yang tak terduga serta memastikan ekonomi rumah tangga tetap terjaga di masa depan.
Antusiasme tinggi dari para peserta menunjukkan komitmen nyata untuk menerapkan pola pengelolaan keuangan yang disiplin. Melalui workshop ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan langkah-langkah konkret dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pondasi ekonomi keluarga yang kokoh dan tahan terhadap tantangan ekonomi.