
Jakarta – Perpustakaan Kantor Pusat Bank Indonesia menyelenggarakan acara World Book Day 2026 “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities". World Book Day 2026 hari kedua dilanjutkan dengan workshop bertemakan “Creative Content with AI" bersama Gustav Anandhita S.T.M.T, Founder & Creator @AINusantara dan Peter Ardhianto Ph.D., Research Content Creator & Development @AINusantara sebagai narasumber. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (5/5/2026), pukul 15.30–17.00 WIB di Ruang Audio Visual Bank Indonesia dan dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai satuan kerja Bank Indonesia serta masyarakat umum.
Sesi workshop ini dibuka oleh Gustav dan Peter memaparkan karya ilmiah mereka yang telah berhasil diterbitkan. Lalu untuk memudahkan pemahaman peserta, keduanya memproyeksikan materi presentasi visual yang merangkum latar belakang dan poin-poin krusial dalam menggunakan Artificial Intelligence.
Dalam acara tersebut, Gustav dan Peter menjelaskan kunci utama dalam menggunakan AI sebenarnya bukan pada seberapa canggih teknologinya, melainkan pada imajinasi di kepala. AI hanyalah sebuah alat bantu, layaknya kuas pintar dan kita adalah seniman yang mengarahkannya.
Langkah pertama yang paling penting dalam menggunakan AI adalah cara kita memberi perintah atau yang sering disebut prompt. Semakin detail perintah yang diberikan, semakin mudah AI memahaminya dan menghasilkan gambar yang dibutuhkan.
Masuk sesi workshop, Peter dan Gustav memaparkan beberapa elemen krusial dalam merumuskan prompt yang efektif. Sebuah prompt yang baik idealnya dimulai dengan menentukan jenis visual atau gaya dasar yang diinginkan, seperti photorealistic atau lukisan. Setelah itu, pengguna perlu menetapkan subjek utama, misalnya ksatria atau robot, beserta detail subjek yang mendeskripsikan ciri fisiknya secara spesifik, seperti penggunaan zirah emas. Agar gambar yang dihasilkan semakin hidup, pendeskripsian latar tempat atau setting, seperti kota futuristik maupun hutan berkabut, juga sangat diperlukan. Sebagai penyempurna, instruksi tersebut harus dilengkapi dengan mood untuk membangun suasana yang sinematik atau dramatis, serta teknik kamera yang mengatur sudut pandang pengambilan gambar, seperti close-up atau wide shot.
Harapannya melalui workshop ini, peserta dapat memaksimalkan kemampuan dalam menggunakan AI baik untuk melakukan pekerjaan ataupun diluar pekerjaan. AI ini juga diharapkan dapat diintegrasikan secara positif di luar lingkup pekerjaan, baik untuk mendukung proses pengembangan diri, mempermudah rutinitas harian, maupun merangsang inovasi baru di era transformasi digital.
Rekaman lengkap kegiatan tersedia di kanal YouTube Perpustakaan Bank Indonesia dengan klik link berikut ini. Adapun informasi mengenai berbagai kegiatan Perpustakaan Bank Indonesia selanjutnya yang tak kalah menarik dan penuh insight dapat diikuti melalui akun Instagram @perpusbi.