BI Icon
BI Institute​
6/26/2023 10:00 AM
Hits: 701

Seri Buku Sejarah dan Heritage: Menangkap Peluang di Tanah Wenang: Perkembangan Sosial-Ekonomi dan Bank Indonesia di Sulawesi Utara

Buku


Perkembangan-Sosial-Ekonomi-dan-Bank-Indonesia-di-Sulawesi-Utara.jpgSitou Timou Tumou Tou yang memiliki arti 'manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain', menjadi pandangan hidup masyarakat Sulawesi Utara yang telah mengakar sejak berabad lalu. Falsafah yang tertanam kuat dalam kultur masyarakatnya sehingga memiliki perilaku terbuka, mudah menerima dan menghormati sesama, hingga menumbuhkan budaya kerjasama dan gotong royong dalam bermasyarakat. Sejak abad ke-16, pelabuhan Manado yang senantiasa ramai menjadi simpul jejaring perdagangan di kawasan Laut Sulawesi. Keberadaan masyarakat agraris yang berada di wilayah pedalaman Sulawesi Utara, berkontribusi besar dalam menghasilkan berbagai produk pertanian unggulan.

Keberhasilan perkembangan ekonomi wilayah ini menarik perhatian Presiden De Javasche Bank (DJB) periode itu, hingga kemudian memutuskan untuk mendirikan kantor cabangnya. De Javasche Bank Agentschap Menado berdiri pada tahun 1910. Peran, kontribusi, dan jaringan yang telah dibangun oleh DJB terus dilanjutkan oleh Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia sejak tahun 1953. Keberadaan kantor perwakilan bank sentral di wilayah Sulawesi Utara ini tentunya tidak semata sebagai warisan kelembagaan, namun juga  memiliki peran yang lebih luas dalam mendukung serta mengawal perkembangan ekonomi daerah, sebagaimana tugas dan fungsi  yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara saat ini.  Sebuah peran yang dilakukan dengan bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam kerangka tiga pilar fungsi Bank Indonesia dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, serta mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.​

​Buku berjudul “Menangkap Peluang di Tanah Wenang: Perkembangan Sosial-Ekonomi dan Bank Indonesia di Sulawesi Utara" hadir sebagai upaya untuk melengkapi dokumentasi memori institusi Bank Indonesia dan menjadi bagian dari referensi pembelajaran untuk memaknai perjalanan sejarah ekonomi yang terjadi di Indonesia. 

Penulis​: Rita Krisdiana, Cynthia Wuisang, Allan Akbar, Lesta Alfatiana, Rangga Ardia Rasyid, Mirza Ardi Wibawa​
​​​ISBN​: ​978-623-5662-50-3
Halaman​
310
​Ukuran
14,5 x 20,5 cm​
​Penerbit 
BI Institute​​


Buku dapat dibaca secara lengkap di Perpustakaan Kantor Pusat Bank Indonesia.  


Lampiran
Kontak

Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​​​

Halaman ini terakhir diperbarui 8/3/2023 11:16 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga