BI Icon
BI Institute
9/30/2026 2:00 PM
Hits: 63

The Collaborative Frontier: Integrating Multi-Stakeholder Strategies in Consumer Protection and Financial Integrity

Flagship Program

The-Collaborative-Frontier-Integrating-Multi-Stakeholder-Strategies-in-Consumer-Protection-and-Financial-Integrity.jpeg

Bali – Bank Indonesia Institute bekerja sama dengan Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen (DSPK) sukses menyelenggarakan International Seminar 2026 bertajuk “The Collaborative Frontier: Integrating Multi-Stakeholder Strategies in Consumer Protection and Financial Integrity" pada 17–18 September 2026 di Nusa Dua, Bali. Seminar internasional yang dihadiri oleh 222 peserta ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta perspektif lintas negara dan lintas pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan konsumen dan integritas keuangan.

Acara dibuka dengan Welcoming Remarks oleh Diana Yumanita, Direktur DSPK Bank Indonesia, dilanjutkan dengan Keynote Speech oleh Filianingsih Hendarta, Asisten Deputi Gubernur Bank Indonesia. Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber dari regulator, lembaga internasional, akademisi, industri, dan asosiasi, termasuk World Bank, Interpol, United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Microsoft, Monash University, IPB University, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Australian Payments Network, Malaysia Cyber Consumer Association (MCCA), serta Indosat Ooredoo Hutchison. Seluruh rangkaian diskusi dimoderatori oleh Timothy Marbun, News Anchor.

Diskusi pada seminar ini mengangkat berbagai isu strategis terkait perlindungan konsumen dan integritas keuangan. Narasumber yang hadir membahas pentingnya harmonisasi regulasi global dan penguatan kerja sama lintas yurisdiksi untuk menghadapi meningkatnya kasus cross-border financial frauds and scams. Selain itu, seminar juga menyoroti pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan blockchain dalam mendukung sistem deteksi dan pencegahan fraud secara real-time, serta pentingnya kolaborasi antara regulator, penegak hukum, akademisi, dan industri dalam mengembangkan solusi yang inovatif dan adaptif.

Pembahasan turut menekankan peran komunitas dan organisasi masyarakat sipil dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan perlindungan konsumen. Para peserta bertukar pandangan mengenai pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko digital melalui sinergi antara regulator, institusi pendidikan, organisasi konsumen, dan sektor industri. Di sisi lain, isu financial ethics, integritas, dan tanggung jawab korporasi juga menjadi fokus utama dalam memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem keuangan digital yang semakin kompleks dan terintegrasi.

Acara ditutup dengan Closing Remarks oleh Hery Indranoto, Direktur Bank Indonesia Institute, yang menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kapasitas secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya ekosistem keuangan digital yang aman, berintegritas, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.

Melalui berbagai sesi diskusi, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pendekatan multi-stakeholder dalam menjaga keamanan, kepercayaan, dan keberlanjutan sistem keuangan digital. Seminar ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan lintas negara merupakan faktor kunci dalam menghadapi tantangan kejahatan keuangan yang terus berkembang seiring transformasi digital.

 


Lampiran
Kontak

Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131

e-mail : bicara@bi.go.id

​​​Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Halaman ini terakhir diperbarui 9/30/2026 3:15 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga