Filosofi Lima Jari - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
16 Juli 2019

FIVE FINGER PHILOSOPHY:

UPAYA MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH

Pemberdayaan UMKM dapat diibaratkan seperti lima jari di tangan kita. Setiap jari mempunyai peran masing-masing dan tidak dapat berdiri sendiri,  akan lebih kuat jika digunakan secara bersamaan.

 
  • Jari Jempol, mewakili peran LEMBAGA KEUANGAN yang berperan dalam :

    - Intermediasi keuangan, terutama untuk memberikan pinjaman/pembiayaan kepada nasabah mikro, kecil dan menengah
    - Agents of development (agen pembangunan)
  • Jari Telunjuk, mewakili REGULATOR yakni Pemerintah dan Bank Indonesia yang berperan dalam :

    - Regulator sektor riil dan fiskal
    - Menerbitkan ijin-ijin usaha
    - Mensertifikasi tanah sehingga dapat digunakan oleh UMKM sebagai agunan
    - Menciptakan iklim yang kondusif
    - Sumber pembiayaan
  • Jari Tengah, mewakili KATALISATOR yang berperan dalam :

    - Mendukung perbankan dan UMKM
    - Termasuk Promoting Enterprise Access to Credit(PEAC) Units, perusahaan penjamin kredit
  • Jari Manis, mewakili FASILITATOR yang berperan dalam :

    - Mendampingi UMKM, khususnya usaha mikro
    - Membantu UMKM untuk memperoleh pembiayaan bank
    - Membantu bank dalam hal monitoring kredit
    - Konsultasi pengembangan UMKM.
  • Jari Kelingking, mewakili UMKM yang berperan dalam :

    - Pelaku usaha
    - Pembayar pajak
    - Pembukaan tenaga kerja

Show Left Panel