Kisah Sukses - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
22 Juli 2019

Meraih Sukses Bisnis dengan Dukungan Pembiayaan Perbankan

Kebersamaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan bank komersial merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk simbiose mutualisme dalam ekonomi. Dan kebersamaan tersebut bukan saja bermanfaat bagi keduanya, tetapi juga bagi masyarakat dan pemerintah. Masyarakat menikmati ketersediaan lapangan kerja dan pemerintah menikmati kinerja ekonomi berupa naiknya Pendapatan Domestik Bruto (PDB), yang menyumbang lebih dari separuh​ PDB Indonesia. Namun demikian, kerja sama tersebut tetap perlu memegang prinsip kehati-hatian untuk memastikan terwujudnya manfaat bagi kedua pihak.

Bank merupakan sumber penting dalam pengembangan usaha. Bagi UMKM, peran bank bukan saja sekadar menyediakan tambahan modal usaha, baik untuk investasi maupun modal kerja. Lebih dari itu, bank melalui account officer-nya (AO) menjadi sumber informasi, konsultan, dan sahabat bagi UMKM. Pertemuan bukan saja sekadar membicarakan persyaratan pinjaman dan pengembaliannya, tetapi apa saja yang perlu dibicarakan baik terkait dengan masalah bisnis maupun di luar bisnis.

Kisah-kisah sukses yang disajikan pada halaman ini akan menunjukkan bagaimana prinsip tersebut bekerja secara positif bagi kedua pihak.  Disamping itu, dari kisah sukses yang mewakili pengusaha dari berbagai sektor ekonomi dan wilayah di seluruh Indonesia, juga dapat diungkap bahwa setidaknya terdapat lima kategori indikator yang menunjukkan apakah pengusaha tersebut layak bank: karakter pengusaha, komitmen pada usaha, peran sosial, upaya mengamankan risiko bisnis, dan cara mengelola uang. Semoga kisah sukses pejuang UMKM ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi, baik bagi pengusaha UMKM maupun bagi pihak perbankan untuk menekuni potensi UMKM Indonesia.

Abstraksi Kisah Sukses

Kilang Padi Pembawa Rezeki -  Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kesederhanaan dan kejujuran menjadi kunci keberhasilan bagi pengusaha kilang padi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ini. Tadinya modal usaha yang ia dapatkan dari bank hanya Rp 2 juta di tahun 1984. Namun di tahun 2008 meningkat menjadi Rp 2 miliar. Angka dua miliar ini dicapai setelah empat tahun terjadinya bencana Tsunami. Rupanya, bencana yang membuat sedih Ibu Pertiwi ini tidak berpengaruh terhadap usaha kilang padinya (Link file File Lengkap dalam PDF).

Limbah Kopi Pembawa Berkah - Provinsi Lampung
Hidup ini adalah pilihan. H. Muchlas E. Bastari, SE, Caleg DPRD Provinsi Lampung, Daerah Pemilihan Bandar Lampung dari sebuah partai politik ini telah menentukan pilihan hidupnya. Belum berhasil menjadi anggota legislatif pada Pemilu 2004, tidak membuatnya kecewa. Tidak mau berpangku tangan, ia segera banting stir menjadi pengusaha (Link file lengkap dalam PDF).

Dari Es Lilin ke Bengkel besar - Provinsi Jawa Timur
Putus sekolah tidak membuatnya putus asa. Dengan modal gelar S4, atau SD kelas 4, siapa sangka dari berjualan es lilin sekarang Otje punya salah satu bengkel terbesar di kota Malang! (Link file lengkap dalam PDF).
 
Lestari Songketku, Lestari Devisaku - Provinsi Sumatera Selatan
Krisis ekonomi 1997/1998 membawa berkah sekaligus pelajaran bagi Eka dalam menjalankan usaha kain songket Palembang. Peristiwa itu membawa hikmah untuk selalu memiliki persediaan bahan baku. Selain itu, peristiwa tersebut juga mengantarnya untuk lebih mengenal kredit perbankan (Link file lengkap dalam PDF).
 
Bisnis Pesan Antar Beromset Miliaran - Provinsi DKI Jakarta
Terinspirasi bisnis jasa pesan antar di negeri Paman Sam, Beno Pranata mengembangkan bisnisnya yang tergolong perintis di Indonesia. Berkat kronisnya kemacetan dan gaya hidup serba praktis di ibukota, bisnis pria kelahiran Surabaya tersebut kini berhasil menggandeng ratusan mitra usaha (Link file lengkap dalam PDF).

Tambang Uang Gamelan Tihingan - Provinsi Bali
Gamelan sudah mendarah daging dalam dirinya. Sebagai anak bungsu dari lima bersaudara, maka sesuai adat Bali ia harus “pulang kampung” dan tinggal bersama orang tua untuk meneruskan usaha gamelan yang sudah dirintis keluarganya. Dengan kreativitas dan kejeliannya, usaha gamelannya makin berkembang—dan bank pun terus mengucurkan kredit untuknya (Link file lengkap dalam PDF).

Berkah Sawit di Lahan Transmigrasi - Provinsi Sumatera Selatan
Memasuki wilayah Sungai Lilin, Palembang, kita akan berjumpa dengan lengangnya jalan raya yang berliku dan bergelombang. Lama perjalanan antara 2,5 sampai 3 jam dari pusat kota. Sepanjang perjalanan kita akan berpapasan ataupun beriringan dengan truk-truk pembawa hasil kebun kelapa sawit hingga produk turunannya. Itulah salah satu hasil bumi kekayaan alam di Provinsi Sumatera Selatan (Link file lengkap dalam PDF).

Bunga Penghias Kesuksesan - Provinsi Jawa Barat
Saat berkendara menuju dataran tinggi Puncak, dinginnya hawa akan segera terasa di kulit. Hawa dingin itulah yang konon cocok sebagai tempat tumbuh suburnya tanaman hias. Tak mengherankan bila di sepanjang jalan menuju Puncak, mata kita akan dimanjakan oleh hijaunya beragam tanaman hias, baik yang dijajakan oleh pedagang maupun yang sengaja ditanam oleh para pemilik hotel dan villa (Link file lengkap dalam PDF).

Mengubah Nasib dengan Rumput Laut - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Pengalaman bekerja di sebuah perusahaan rumput laut memandunya untuk menjadi pengusaha rumput laut yang sukses. Ketika perusahaan tempatnya bekerja berhenti beroperasi ia segera mengukuhkan diri sebagai pemasok bibit rumput laut, tidak hanya di Lombok Timur tetapi juga dalam skala nasional. Itulah M. Zainuddin, pemuda asal Kelurahan Pancor, Selong, Lombok Timur. (Link file lengkap dalam PDF).

Kelapa Sawit Pengubah Nasib - Provinsi Kalimantan Barat
Mengadu nasib bertransmigrasi ke luar Jawa memerlukan keberanian, keuletan, kegigihan, dan kesabaran. Tidak semua transmigran memilikinya—kecuali bapak lima anak ini. Ia berhasil mengubah nasibnya dari petani miskin di pulau Jawa menjadi petani sejahtera di luar Jawa (Link file lengkap dalam PDF).

Kaya Raya Berkebun Salak - Provinsi Jawa Tengah
Anda pernah membeli salak Pondoh di supermarket? Salak ini berukuran besar, dagingnya tebal, tetapi bijinya kecil. Warnanya coklat muda bersih, dan rasanya manis. Mungkin saja itu bukan salak dari Desa Pondoh di Kabupaten Sleman yang terkenal itu, tetapi dari Banjarnegara. Salak Banjarnegara tak kalah lezatnya dengan salak Pondoh (Link file lengkap dalam PDF).

Dari Hobi ke Bisnis Miliaran - Provinsi Sulawesi Selatan
Sederhana dan bersahabat. Mungkin dua kata itulah yang tepat untuk menggambarkan kunci sukses Kadir Yusuf Gunawan yang merintis usaha toko perlengkapan penangkapan ikan pada tahun 1986 di kota Makassar. Sejak awal, lokasi tempat usahanya tidak pindah, tetapi ragam dagangan dan omsetnya terus bertambah (Link file lengkap dalam PDF).

Rumah Sakit Bersalin untuk Istri Tukang Ojek - Provinsi Kalimantan Timur
Kepedulian terhadap masyarakat kalangan bawah dapat melahirkan bisnis menguntungkan. Sekelumit kisah ini tentang lima bidan penuh semangat, cinta profesi dan masyarakatnya, yang secara gotong royong membangun rumah sakit bersalin. Jauh dari bayangan sebuah rumah sakit besar, mereka memulai usahanya dari kamar kontrakan berukuran 4x6 meter (Link file lengkap dalam PDF).

Asyiknya Bisnis Konstruksi - Provinsi DI Yogyakarta
Bukan cuma desakan mertua untuk menjadi sopir bis yang memacunya untuk membuktikan kemampuan. Namun keuletan, semangat, dan kreativitasnya telah membantu banyak saudaranya keluar dari jebakan kemiskinan (Link file lengkap dalam PDF).

Mengail Cakalangan Menggali Potensi Kelautan - Provinsi Maluku
Sekitar 20 orang anak buah kapal sedang memuat balok-balok es ke dalam palka kapal. Sore itu kapal Yora 4 akan mengarungi lautan, menjemput ikan cakalang yang berlimpah di perairan Maluku. Jika nasib baik sedang berpihak, maka esok hari kapal sudah kembali ke dermaga dengan palka-palka dipenuhi ikan cakalang (Link file lengkap dalam PDF).

Show Left Panel