Berbagi Bersama “Kereta Api” - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
07 Juli 2020
Bank Indonesia sebagai sekretariat forum komunikasi transformasi Kementerian/Lembaga dan BUMN atau yang akrab dengan sebutan Community of Practices (CoP) secara rutin berkoordinasi untuk menyelenggarakan kegiatan CoP. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai media untuk mengkomunikasikan hasil transformasi yang dilakukan oleh anggota CoP serta menyelaraskan kebijakan lembaga dengan perkembangan trend dunia dan nasional.
COP-1.jpg 
Penyerahan Apresiasi dari Bank Indonesia kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Dalam kegiatan CoP ke-7, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut di Sport Center Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ir. H. Djuanda, Bandung pada tanggal 8 Agustus 2018. Acara tersebut dihadiri oleh 95 peserta yang terdiri dari 31 institusi dari Kementerian/Lembaga dan BUMN yang menjadi anggota CoP.
Tema kegiatan CoP ke-7 berkaitan dengan Service Excellence Commitment dengan narasumber dari Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), dan GO-JEK selaku narasumber eksternal. Acara dikemas secara interactive, casual, dan fun karena bertepatan dengan suasana kemeriahan Asian Games 2018.
Kegiatan dimulai dengan sambutan  dan pemaparan dari Bp. Ruli Adi selaku Direktur SDM dan UMUM PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait pentingnya komitmen manajemen, change management, dan digitalisasi dalam melaksanakan perubahan yang berkesinambungan supaya menjadi habit pegawai. Dilanjutkan oleh Bp. Harymurthy Gunawan selaku Kepala Grup Pengembangan Kelembagaan Bank Indonesia dengan pemaparan arah strategis Bank Indonesia 2018-2024 serta kegiatan CoP dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kerja sama di lingkungan Kementerian/Lembaga dan BUMN.
COP-2.jpg 
Sharing Session CoP dipandu oleh Moderator Bp. Fadhil dari PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Pemaparan dilanjutkan oleh Bp. Radjalis selaku Kepala Bidang Tata Kelola Sistem Pelayanan Sarana dan Prasarana Transportasi Kementerian Perhubungan. Bp Radjalis memaparkan materi terkait peningkatan kualitas pelayanan hingga strategi pelayanan publik yang lebih baik, antara lain pengurusan administrasi menjadi lebih cepat melalui online single submission. Selanjutnya, Bp. Apriyono Wedi Chresnanto selaku Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) memaparkan transformasi yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak tahun 2009. Saat ini telah mencapai tahap Customer Oriented melalui Providing Service peningkatan pelayanan, keselamatan, kebersihan, dan tepat waktu. Terdapat moto perubahan yaitu Everyday is Safety, Safety is No Holiday. Hasil dari perubahan adalah perilaku masyarakat saat ini sudah melakukan akses online untuk pemesanan tiket. Beliau juga menjelaskan bahwa dalam melakukan transformasi yang perlu diperbaiki terlebih dahulu adalah sumber daya manusianya, kemudian fokus pada pelayanan yang maksimal.
Pemaparan selanjutnya diberikan oleh Bp. Aldi Haryopratomo selaku CEO GO-PAY. Dalam pemaparannya, Bp. Aldi menjelaskan tentang budaya pelayanan di era digital melalui metode arisan untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Peserta arisan dapat menggunakan aplikasi sehingga mereka dapat membeli barang kebutuhan dengan harga yang lebih murah. Cara lain adalah menggunakan QR Code sebagai pembayaran dengan GO-PAY. GO-JEK juga mendukung UMKM untuk menjual produk dengan tempat yang telah disediakan. Terakhir, pemaparan terkait service excellence dilakukan oleh tim dari PT Angkasa Pura II yang beranggotakan Bp. M. Yaser Khalex selaku Senior Manager Service Delivery Engagement, Bp. Teguh Darmawan Saiman selaku Senior Manager Service Planning & Performance, dan Ibu Anindita Galuh Wardani selaku Assistant Vice President Airport Service Strategy. Transformasi pelayanan dilakukan melalui voice of customer, selanjutnya ada pemetaan dan disusun strategi berdasarkan segmentasi customer.
COP-3.jpg 
Pada Akhir Sesi Seluruh Peserta CoP Berfoto Bersama
Setelah pemaparan dan sesi tanya jawab, peserta diajak bermain Olympic Fun Race. Peserta CoP dibagi menjadi beberapa kelompok dengan beranggotakan 13-14 orang. Olympic Fun Race terdiri dari rangkaian games. Sebagai penutup kegiatan CoP ke-7, para peserta mengikuti sesi wisata dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Gambir dengan menggunakan Kereta Api Wisata.
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel