Komite Penyusun - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
25 Maret 2019

Komite Penyusun

Guna menjaga independensi dalam penyusunan standar akuntansi untuk Bank Indonesia maka melalui Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia Nomor 14/10PDG/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Kerangka Dasar Penyusunan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia, telah dibentuk Komite Penyusun KAKBI yang mayoritas beranggotakan pihak eksternal yaitu pakar akuntansi yang berasal dari organisasi profesi (Ikatan Akuntan Indonesia), akademisi dan praktisi di bidang akuntansi serta perwakilan Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Komite ini bertugas untuk menyusun dan mengembangkan KAKBI.

Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI) dibentuk untuk mengakomodasi keunikan tujuan dan karakteristik transaksi Bank Indonesia selaku Bank Sentral yang berbeda dari entitas komersial dan lembaga publik lainnya dalam suatu standar akuntansi khusus dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyusunan Laporan Keuangan Bank Indonesia.

Komite KAKBI memiliki beberapa organ yaitu Dewan Pengarah, Tim Teknis (Narasumber dan Penyusun), dan Sekretariat. Dewan Pengarah adalah organ yang berwenang memutus dan menyetujui naskah KAKBI yang disusun Tim Teknis. Ketua Komite merangkap sebagai anggota Dewan Pengarah yaitu Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan bidang keuangan.

Dalam penyusunan produk, Komite KAKBI mengacu pada tahapan (due process) yang perlu ditempuh secara cermat agar dapat dihasilkan KAKBI yang objektif dan berkualitas, bagan dimaksud dapat dilihat berikut ini:

Struktur Komite

Ketua

Deputi Gubernur yang membawahkan
bidang keuangan Bank Indonesia, Rosmaya Hadi

 

Dewan Pengarah

Ketua merangkap anggota, Rosita Uli Sinaga
Wakil Ketua merangkap anggota; Mubarakah
Anggota, Rosmaya Hadi
Anggota, JBP. Simandjuntak
Anggota, Djohan Pinnawarman
Anggota, M. Edhie Purnawan
Anggota, Sidharta Utama
Anggota, Jusuf Wibisana
Anggota, Slamet Sugiri
Anggota, Dwi Martani
Anggota, Amir Abadi Jusuf
Anggota, Kusumaningsih Angkawijaya
Anggota, Danil S. Handaya

 

Tim Teknis - Narasumber

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Lianny Leo
Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia Mahfud Sholihin
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia M. Dawud Arif Khan
Akademisi Sylvia Veronica Siregar
Ratna Wardhani
Yan Rahadian
Praktisi Liana Lim
Yanto Kamarudin
Teuku Radja Syahnan

 

Tim Teknis - Penyusun dari Bank Indonesia

Dwi Honesty Sigid Eko Purnomo
Desiyanti
Mega R. Chalid
Sugiarto Nuryanti
Meloin Hutabarat
Muh. Alam Maulana
Fenny Juliantini
Marwoto
Gina Dwi Fitrina Dadang Arif Kusuma
Candra Puspita Dewi  ​
Sri H.R. Pahlevi
Galih Pradhono
 
Tiurma Natasha A.H
Huriah
Angga Puspa Hapsari
Sigid Eko Purnomo

 

Tim Teknis - Penyusun dari Akademisi

Vera Diyanti
Ayu Nadia Hanum
Taufik Hidayat
Annisa Febriana
Eko Wisnu W
Elisa Fatima
Widya Perwitasari Wasilah
Agustin Setya Ningrum
Yuri Oktaviani
Aisyah Dian Pratiwi

 

Tim Sekretariat

Meloin Hutabarat
Fenny Juliantini
Sri Suci Setyani
Gina Dwi Fitrina
Canda Puspita Dewi

  

Tugas dan Kewenangan Komite KAKBI

  • Dewan Pengarah “Bertugas untuk memberikan masukan secara independen terhadap kajian, penyusunan naskah PKAK-BI yang dilakukan oleh tim teknis. Dewan Pengarah juga memberikan persetujuan atas naskah PKAK-BI. Dewan Pengarah memberikan pendapat dan rekomendasi terkait penyempurnaan dan atau pencabutan PKAK-BI.”
  • Tim Teknis “Bertugas untuk melakukan kajian terkait isu Kebijakan Akuntansi Keuangan yang telah disetujui Dewan Pengarah, dan menyusun naskah akademik PKAK-BI.”
  • Sekretariat “Bertugas untuk melaksanakan administrasi, menyelenggarakan Rapat Dewan Pengarah, menatausahakan hasil pertemuan dan/atau kegiatan komite, dan melakukan pengarsipan.” 


Profil Dewan Pengarah dan Narasumber

Ketua Komite Penyusun KAKBI

rosmaya_h.jpg 

Rosmaya Hadi
 Ketua Komite merangkap Anggota Dewan Pengarah Komite
Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan fungsi keuangan, ditunjuk sebagai Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Sebelumnya, Rosmaya Hadi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran dan Deputi Direktur Departemen Keuangan Internal. Rosmaya Hadi mendapatkan penghargaan sebagai Change Leader Terbaik Bank Indonesia selama dua tahun berturut-turut (2015 dan 2016) serta Anugerah “Perhumas Excellence Award 2016” dengan kategori Narasumber Terbaik Pilihan Media dan Kategori Sosial dan Public Campaign yang mendukung Program Pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai.
Rosmaya Hadi pernah beberapa kali memegang peran di fora internasional, antara lain sebagai Co-Chair di Working Committee on Payment and Settlement Systems.
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran pada tahun 1984 dan melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia dan mendapatkan gelar Magister Sosial Politik pada 2004. Pada tahun 2011, Rosmaya Hadi mengikuti pendidikan PPRA Lemhanas Angkatan 46. Rosmaya Hadi juga mengikuti Executive Program di Stanford University dan Oxford University.

 

Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI

 rosita-uli.png Rosita Uli Sinaga

 Ketua merangkap Anggota

Partner di Deloitte Indonesia, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Aktif sebagai Technical Advisor International Federation of Accountants (IFAC) Board Member, pengajar di Universitas Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018.
Sebelumnya, Rosita Uli Sinaga menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2009 – 2014 dan Ketua Dewan Penguji Ujian Sertifikasi Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia(USAP IAI).

 mubarakah.png

 Mubarakah

Wakil Ketua merangkap Anggota 
Asisten Gubernur yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Keuangan Bank Indonesia, ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI). Saat ini
Sebelumnya, Mubarakah pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank 1 yang mengawasi bank-bank BUMN.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1985 dan magister manajemen dari University of Illinois pada tahun 1996.

rosmaya_h.jpg 

Rosmaya Hadi

Anggota  
Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan fungsi keuangan, ditunjuk sebagai Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Sebelumnya, Rosmaya Hadi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran dan Deputi Direktur Departemen Keuangan Internal. Rosmaya Hadi mendapatkan penghargaan sebagai Change Leader Terbaik Bank Indonesia selama dua tahun berturut-turut (2015 dan 2016) serta Anugerah “Perhumas Excellence Award 2016” dengan kategori Narasumber Terbaik Pilihan Media dan Kategori Sosial dan Public Campaign yang mendukung Program Pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai.
Rosmaya Hadi pernah beberapa kali memegang peran di fora internasional, antara lain saat menjabat sebagai Co-Chair di Working Committee on Payment and Settlement Systems.
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran pada tahun 1984 dan melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia dan mendapatkan gelar Magister Sosial Politik pada 2004. Pada tahun 2011, Rosmaya Hadi mengikuti pendidikan PPRA Lemhanas Angkatan 46. Rosmaya Hadi juga mengikuti Executive Program di Stanford University dan Oxford University.
 jbp-s.png
JBP. Simandjuntak
Anggota
Kepala Grup Akuntansi dan Pajak di Bank Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, JBP. Simandjuntak merupakan Tim Teknis Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia, pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia jurusan akuntansi pada tahun 1991, pendidikan magister jurusan project management di George Washington University pada tahun 1999

 sidharta-u.png Prof. Sidharta Utama

Anggota
Guru Besar Akuntansi di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018 dan Komisaris di beberapa perusahaan terbuka.
Sebelumnya, Sidharta Utama menjabat sebagai Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI), Anggota Dewan Standar Akuntansi Pemerintah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAP IAI), Anggota Internasional Accounting Education Standard Board (IAESBI) IFAC, dan Ketua Indonesia Institute Corporate Directorship (IICD).
Meraih gelar sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1987, gelar Master of Business Administration dari Indiana University, Amerika Serikat pada tahun 1990, dan doktor akuntansi dari Texas A&M University, Amerika Serikat pada tahun 1996.
sidharta-u.png Jusuf Wibisana
 
Anggota
Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) (2009 – 2017), dan Ketua DSAK (2002 – 2007). Jusuf saat ini adalah Ketua Kompartemen Akuntan Syariah dari Ikatan Akuntan Indonesia dan anggota Dewan Standar Akuntansi Syariah dari the Accounting and Auditing Organisation for Islamic Financial Institution/AAOIFI yang berbasis di Bahrain (2017 – sekarang).  
Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada dan Master of Economics bidang akuntansi dan keuangan dari Macquirie University, Australia.

slamet-s.png 

Prof. Slamet Sugiri
Anggota

 

Guru besar akuntansi di Universitas Gadjah Mada, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Slamet Sugiri pernah menjadi dosen luar biasa Akademi TNI AAU tahun 1987-1988 dan konsultan akuntansi keuangan beberapa pemerintah daerah.
Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada pada tahun 1985, meraih Master of Business Administration dalam Business and Public Affairs dari Murray State University, Amerika Serikat pada tahun 1991, menyelesaikan program doktor di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dengan sandwich program di Doctoral Program, Faculty of Business and Economics, University of Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 2002.

 dwi-m.png Dwi Martani

Anggota
Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit di beberapa perusahan terbuka di Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014 – 2018, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP).
Sebelumnya, Dwi Martani menjabat sebagai Ketua Departemen Akuntansi FEB UI. 

 amir-abadi.png Amir Abadi Jusuf

Anggota
Pendiri dan Chief Executive Partner RSM Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit dan anggota dewan komisaris beberapa perusahaan terbuka di Indonesia, dosen di Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak tahun 1975.
Sebelumnya, Amir Abadi Jusuf menjabat Ketua Kompartemen Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia, Ketua Dewan Pemeriksa Sertifikasi Akuntan Publik, dan Tim Evaluasi dan Rekomendasi Pendidikan Sertifikasi Akuntan Publik.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di Universitas Indonesia dan S2 Magister Akuntansi di University of Hawaii di Manoa, USA.

 kusumaningsih-a.png Kusumaningsih Angkawijaya

Anggota
Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Kusumaningsih Angkawijaya pernah terlibat dalam pengembangan panduan audit perbankan dan menjadi Ketua Dewan Standar Audit di Indonesia periode 2009 – 2013.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di University of Southern California, Amerika Serikat, meraih S2 MBA dari Southern Illinois University at Carbondale, Amerika Serikat.

 djohan.png Djohan Pinnarwan

Anggota
Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2014-2018
Sebelumnya, Djohan Pinnarwan menjabat sebagai Wakil Ketua DSAK IAI periode 2013-2014 dan Ketua Dewan Standar Profesional Akuntan Publik (DSPAP) Institut Akuntan Publik Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan di Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.

Edhie-Purnawan.jpgEdhie Purnawan

Anggota
Anggota Eksekutif Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI), ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Dosen di Universitas Gadjah Mada. Ia menjabat sebagai Komisaris Independen Tokyo Century Corporation. Ia juga berkontribusi sebagai faculty member di Bank Indonesia Institute dan anggota Forum Penelitian Stabilitas Keuangan.
Sebelumnya, Edhie Purnawan menjabat beberapa posisi dalam Struktur Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.
Menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, S2 Master dari Monash University, dan memperoleh gelar Doktor Ekonomi dari Department of Economics, The University of Melbourne.

danil-s.png Danil Setiadi Handaya

Anggota

Partner di EY Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2013 – 2018, Financial Services Organization (FSO) Leader, dan ASEAN Assurance Government and Public Sector (GPS) Leader.
Sebelumnya, Danil S. Handaya merupakan anggota dari EY Financial Instrument Help Desk dan Dewan Pengarah Working Group IFRS 13: Fair Value Measurement dan IFRS 9: Financial instrument yang dibentuk oleh DSAK IAI dan OJK.
Menyelesaikan Master Business Administration in Corporate and Financial Strategic dari University of Western Australia.

 

Narasumber Komite Penyusun KAKBI

Mahfud_Solihin.jpg Mahfud Solihin

Guru Besar Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM. Selain itu, juga menjadi Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAS IAI).   
Menyelesaikan S1 Jurusan Aqidah dan Filsafat di IAIN Sunan Kalijaga tahun 1996 dan S1 Jurusan Akuntansi di UGM tahun 1998. Memperoleh Master of Accounting (M.Acc) dari University of Western Australia tahun 2003. Tahun 2009 Menyelesaikan Program Philosophy of Doctor (Ph.D) di Bradford University, Inggris.
Beberapa hasil penelitiannya sudah dipublikasi di jurnal internasional bereputasi, seperti Accounting and Business Research,  British Accounting Review, Financial Accountability and Management, dan Journal of Islamic Accounting and Business Research

 liana-lim.png Liana Lim

Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai konsultan mengenai penerapan standar akuntansi instrumen keuangan (termasuk PSAK 71/IFRS 9).
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Tarumanagara dan pernah mengikuti pendidikan International Banking School yang diselenggarakan oleh INSEAD - KPMG

 yanto.png Yanto

Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia sejak tahun 1995.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia dan pendidikan magister hukum pajak/perpajakan dari Universitas Indonesia.

 sylvia.png Sylvia Veronika

Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Kepala Program Studi Sarjana, Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.
Sebelumnya, Sylvia Veronika menjabat sebagai Deputi Kepala Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, and Anggota Komite Good Corporate Governance PT PLN (Persero).
Menyelesaikan pendidikan sarjana hingga doctor dari Universitas Indonesia.

 ratna-w.png Ratna Wardhani

Kepala program studi akuntansi – program ekstensi Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia.
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari FEB UI pada tahun 1999 dan gelar Master (S2) Ilmu Manajemen dari program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI tahun 2002, gelar Doctor (S3) Ilmu Akuntansi dari program Pascasarjana Ilmu Akuntansi tahun 2009.

 radja.png Teuku Radja Syahnan

Konsultan dalam bidang audit keuangan negara, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komisaris independen, anggota komite audit, dan komite pemantau risiko pada beberapa perusahaan jasa keuangan di Indonesia.
Sebelumnya, Teuku Radja Sjahnan bekerja sebagai auditor di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Teuku Radja Sjahnan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Universitas Indonesia, dan London Business School.
Lianny_Leo.jpg
Lianny Leo

Seorang akuntan professional, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.

Ia telah menangani banyak perusahaan di beberapa industri sejak praktek pertamanya di Deloitte. Saat ini berpraktek sebagai Audit Partner di KAP Darmawan Hendang Kaslim & Rekan dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
Sebagai Doktor, lulusan Universitas Indonesia, Lianny berkonsentrasi pada ilmu akuntansi dan penerapannya.  Ia juga menjadi anggota komite audit di beberapa perusahaan, pengajar di Universitas Indonesia, pembicara di workshop dan seminar, serta peneliti dalam bidang akuntansi dan auditing. Pernah menjadi anggota Tim Implementasi IFRS IAI selama 2009 – 2013 dan aktif sebagai anggota Dewan Standar Akuntansi Indonesia IAI sejak 2013.
Yan_Rahadian.jpg
 Yan Rahadian
Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai staf pengajar dan peneliti di FEB UI dan juga menjadi konsultan di Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) FEB UI dan pernah menjabat sebagai Kepala PPA FEB UI. Ia juga masih merupakan anggota Komite Audit di PT. Asuransi Bintang, Tbk.
Memiliki gelar magister dari Pasca Sarjana Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universtas Indonesia (FEB UI).
Memiliki keahlian di bidang tata kelola perusahaan, akuntansi keuangan, prosedur operasional standar, keberlanjutan, dan bidang lain yang terkait
M_Dawud_Khan.png
 M. Dawud Khan
Dosen di beberapa Universitas dan juga Wakil Rektor II Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Bendahara, Sekretaris, dan Trainer pada Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.
Menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) juga mendapatkan gelar Magister Akuntansi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta dan gelar Doktoral Ekonomi Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Memiliki pengalaman kerja di bidang audit, accounting system and SOP design, financial due diligence dan share valuation

 

 

Selanjutnya : Publikasi KAKBI
 

 

Show Left Panel