Komite Penyusun - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
25 September 2020

Komite Penyusun

Guna menjaga independensi dalam penyusunan standar akuntansi untuk Bank Indonesia maka melalui Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia Nomor 14/10PDG/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Kerangka Dasar Penyusunan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia, telah dibentuk Komite Penyusun KAKBI yang mayoritas beranggotakan pihak eksternal yaitu pakar akuntansi yang berasal dari organisasi profesi (Ikatan Akuntan Indonesia), akademisi dan praktisi di bidang akuntansi serta perwakilan Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Komite ini bertugas untuk menyusun dan mengembangkan KAKBI.

Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI) dibentuk untuk mengakomodasi keunikan tujuan dan karakteristik transaksi Bank Indonesia selaku Bank Sentral yang berbeda dari entitas komersial dan lembaga publik lainnya dalam suatu standar akuntansi khusus dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyusunan Laporan Keuangan Bank Indonesia.

Komite KAKBI memiliki beberapa organ yaitu Dewan Pengarah, Tim Teknis (Narasumber dan Penyusun), dan Sekretariat. Dewan Pengarah adalah organ yang berwenang memutus dan menyetujui naskah KAKBI yang disusun Tim Teknis. Ketua Komite merangkap sebagai anggota Dewan Pengarah yaitu Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan bidang keuangan.

Dalam penyusunan produk, Komite KAKBI mengacu pada tahapan (due process) yang perlu ditempuh secara cermat agar dapat dihasilkan KAKBI yang objektif dan berkualitas, bagan dimaksud dapat dilihat berikut ini:

Struktur Komite

Ketua

Anggota Dewan Gubernur yang membawahkan fungsi pengelolaan keuangan Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo

 

Dewan Pengarah

​No. Nama​ Jabatan Pada Komite​
​1 Rosita Uli Sinaga ​Ketua Dewan Pengarah, merangkap anggota
​2 Dody Budi Waluyo ​Anggota
​3 Sempa A.H. Sitepu ​Anggota
​4 ​Giri Koorniaharta P.
​Anggota
​5 Djohan Pinnawarman ​Anggota
6 Sidharta Utama ​Anggota
​7 Jusuf Wibisana ​Anggota
​8 Slamet Sugiri ​Anggota
​9 M. Edhie Purnawan​ ​Anggota
​10 Amir Abadi Jusuf
​Anggota
​11 Dwi Martani ​Anggota
​12 Kusumaningsih Angkawijaya ​Anggota
​13 Danil S. Handaya ​Anggota

 

Tim Teknis - Narasumber

​No. N​ama Background​
​1 Mahfud Sholihin
Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia
​2 Lianny Leo
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
​3 M. Dawud Arif Khan
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
​4 Sylvia Veronica Siregar
Akademisi
​5 Ratna Wardhani
Akademisi
​6 Yan Rahadian
Akademisi
​7 Liana Lim
Praktisi
​8 Yanto Kamarudin
Praktisi
​9 Teuku Radja Syahnan
Praktisi
10​ Lianny Leo
Praktisi

 

Tim Teknis - Akademisi

Vera Diyanty, Taufik Hidayat, Evony Silvino Violita, Dodik Siswantoro, Eliza Fatima, Eko Wisnu W., Gentiga Muhammad Z., Agustin Setya N., Aisyah D.P., Annisa Febriana, Ayu Nadia Hanum, dan Yuri Oktaviani.

Tim Teknis - Penyusun dari Bank Indonesia

Dwi Honesty, Desiyanti, Meloin Hutabarat, Fenny Juliantini, Sri Suci Setyani, Markoni Hartanta Ginting, Rika Afrian Savitri, Ankie Adinda Maharani, Sigid Eko Purnomo, Mega Ramadhanty Chalid, Marwoto, Muh. Alam Maulana, Huriah, Angga Puspa Hapsari, Dinar Mahalianti, Yosepha Atik W., Nuryanti, dan Dadang Arif Kusuma.

Sekretariat

Divisi Kebijakan Akuntansi – Departemen Keuangan – Bank Indonesia.

 

Tugas dan Kewenangan Komite Penyusun KAKBI

Dewan Pengarah, bertugas dan berwenang untuk

  1. memberikan masukan secara independen terhadap kajian dan konsep Pernyataan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia (PKAK-BI) yang diusulkan Tim Teknis;
  2. memberikan persetujuan atas naskah PKAK-BI; dan
  3. memberikan pendapat dan rekomendasi terkait penyempurnaan dan/atau pencabutan PKAK-BI.

Tim Teknis bertugas untuk melakukan kajian terkait isu kebijakan akuntansi keuangan yang telah disetujui Dewan Pengarah dan menyusun naskah akademik PKAK-BI.

Sekretariat bertugas untuk melaksanakan administrasi, menyelenggarakan Rapat Dewan Pengarah, menatausahakan hasil pertemuan dan/atau kegiatan komite, dan melakukan pengarsipan.


Profil Dewan Pengarah dan Narasumber

Ketua Komite Penyusun KAKBI

Dody_Budi_Waluyo_KAKBI_1.jpg 
  Dody Budi Waluyo
 Ketua Komite merangkap Anggota Dewan Pengarah Komite

Dody Budi Waluyo ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 14 April 2018 untuk masa jabatan 2018-2023. Saat ini beliau membawahkan beberapa fungsi termasuk fungsi pengelolaan keuangan sehingga beliau juga merupakan Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI.

Mengawali karir di Bank Indonesia pada 1988 sebagai Staf-Analis Ekonomi Urusan Riset Ekonomi Dan Kebijakan Moneter, beliau bertugas pada banyak satuan kerja di Bank Indonesia antara lain Biro Gubernur, Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Moneter dan Statistik Ekonomi dan Moneter. Beliau kemudian dipercaya untuk menjabat Kepala Departemen Internasional, Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat, Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter serta Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, beliau menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan ekonomi dan moneter di Bank Indonesia.

Dody Budi Waluyo lahir di Jakarta pada 1961. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1980 dari Universitas Indonesia pada bidang Studi Pembangunan. Pada 1994, beliau melanjutkan pendidikan pascasarjana di University of Colorado dan meraih gelar Master of Business Administration and Finance.


 

Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI

 rosita-uli.png Rosita Uli Sinaga

 Ketua merangkap Anggota

Partner di Deloitte Indonesia, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).

Aktif sebagai Technical Advisor International Federation of Accountants (IFAC) Board Member, pengajar di Universitas Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018.

Sebelumnya, Rosita Uli Sinaga menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2009 – 2014 dan Ketua Dewan Penguji Ujian Sertifikasi Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia(USAP IAI).

Sempa_Sitepu.jpg
 Sempa A.H. Sitepu

Wakil Ketua merangkap Anggota 

Sempa A.H. Sitepu merupakan Direktur Eksekutif yang saat ini menjabat Kepala Departemen Keuangan Bank Indonesia dan merupakan anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI.

Mengawali karir di Bank Indonesia pada tahun 1989 sebagai Staf-Analis dan Pengawas Bank, beliau pernah melaksanakan tugas di beberapa satuan kerja antara lain Departemen Pengawasan Bank 1, Departemen Surveilans Sistem Keuangan, Departemen Kebijakan Makroprudensial dan Departemen Audit Intern. Selain itu, beliau juga pernah bertugas di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri.

Sebelum menjabat Kepala Departemen Keuangan, beliau mendapatkan amanah untuk menduduki jabatan Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan.

Sempa A.H. Sitepu lahir di Langkat pada tahun 1963. Beliau memperoleh gelar sarjana di bidang manajemen pada tahun 1987 dari Universitas Sumatera Utara dan memperoleh gelar magister di bidang manajemen pada tahun 2003 dari Universitas Airlangga. Selain itu, beliau telah menyelesaikan beberapa program sertifikasi antara lain sertifikasi pengawas bank dan sertifikasi interviewer for targeted selection.

Dody_Budi_Waluyo_KAKBI_1.jpg 

Dody Budi Waluyo

Anggota  
Dody Budi Waluyo ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 14 April 2018 untuk masa jabatan 2018-2023. Saat ini beliau membawahkan beberapa fungsi termasuk fungsi pengelolaan keuangan sehingga beliau juga merupakan Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI.

Mengawali karir di Bank Indonesia pada 1988 sebagai Staf-Analis Ekonomi Urusan Riset Ekonomi Dan Kebijakan Moneter, beliau bertugas pada banyak satuan kerja di Bank Indonesia antara lain Biro Gubernur, Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Moneter dan Statistik Ekonomi dan Moneter. Beliau kemudian dipercaya untuk menjabat Kepala Departemen Internasional, Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat, Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter serta Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, beliau menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan ekonomi dan moneter di Bank Indonesia.

Dody Budi Waluyo lahir di Jakarta pada 1961. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1980 dari Universitas Indonesia pada bidang Studi Pembangunan. Pada 1994, beliau melanjutkan pendidikan pascasarjana di University of Colorado dan meraih gelar Master of Business Administration and Finance.

   M. Edhie Purnawan
            Anggota

M. Edhie Purnawan merupakan anggota eksekutif Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) dan merupakan anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI.

Dalam kapasitas beliau sebagai akademisi, M. Edhie Purnawan merupakan pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Di Bank Indonesia, beliau merupakan faculty member  Institut Bank Indonesia dan anggota Forum Riset Stabilitas Keuangan di Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia. Beliau juga aktif dalam organisasi profesi Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sebagai Ketua Bidang IV yang membawahi kerja sama internasional.

Sebagai praktisi di bidang keuangan, beliau menjabat sebagai komisaris independen sekaligus Tokyo Century Corporation, sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang.

M. Edhie Purnawan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 1991, gelar master di bidang Ekonomi (MA) dari Monash University pada 1995 dan gelar doktor (PhD) di bidang ekonomi keuangan dan moneter dari The University of Melbourne pada 2009.

Giri_Koorniaharta.jpg
Giri Koorniaharta P.

Anggota

Giri Koorniaharta P. merupakan Direktur yang saat ini menjabat Kepala Grup Akuntansi dan Pajak Departemen Keuangan Bank Indonesia dan merupakan anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI.

Memulai karir di Bank Indonesia pada tahun 1995, beliau telah berpengalaman dalam pelaksanaan tugas sebagai portofolio manajer di Departemen Pengelolaan Devisa dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Singapura. Selain itu, beliau juga pernah melaksanakan tugas di beberapa Kantor Perwakilan Dalam Negeri antara lain Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya.

Sebelum menjabat Kepala Grup Akuntansi dan Pajak, beliau merupakan Kepala Divisi Manajemen Valuta Asing di Departemen Pengelolaan Devisa.

Giri Koorniaharta P.  lahir di Cirebon pada tahun 1970. Beliau memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjajaran pada tahun 1992 dan memperoleh gelar Magister Sains Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 2011. Di samping itu, beliau juga telah menyelesaian berbagai program sertifikasi antara lain Pendidikan Dealer/Portfolio Manager oleh Citibank N.A. dan Pendidikan Spesialisasi Pemeriksa Bank.

 sidharta-u.png Prof. Sidharta Utama

Anggota
Guru Besar Akuntansi di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018 dan Komisaris di beberapa perusahaan terbuka.
Sebelumnya, Sidharta Utama menjabat sebagai Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI), Anggota Dewan Standar Akuntansi Pemerintah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAP IAI), Anggota Internasional Accounting Education Standard Board (IAESBI) IFAC, dan Ketua Indonesia Institute Corporate Directorship (IICD).
Meraih gelar sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1987, gelar Master of Business Administration dari Indiana University, Amerika Serikat pada tahun 1990, dan doktor akuntansi dari Texas A&M University, Amerika Serikat pada tahun 1996.
sidharta-u.png Jusuf Wibisana
 
Anggota
Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) (2009 – 2017), dan Ketua DSAK (2002 – 2007). Jusuf saat ini adalah Ketua Kompartemen Akuntan Syariah dari Ikatan Akuntan Indonesia dan anggota Dewan Standar Akuntansi Syariah dari the Accounting and Auditing Organisation for Islamic Financial Institution/AAOIFI yang berbasis di Bahrain (2017 – sekarang).  
Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada dan Master of Economics bidang akuntansi dan keuangan dari Macquirie University, Australia.

slamet-s.png 

Prof. Slamet Sugiri
Anggota

 

Guru besar akuntansi di Universitas Gadjah Mada, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Slamet Sugiri pernah menjadi dosen luar biasa Akademi TNI AAU tahun 1987-1988 dan konsultan akuntansi keuangan beberapa pemerintah daerah.
Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada pada tahun 1985, meraih Master of Business Administration dalam Business and Public Affairs dari Murray State University, Amerika Serikat pada tahun 1991, menyelesaikan program doktor di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dengan sandwich program di Doctoral Program, Faculty of Business and Economics, University of Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 2002.

 dwi-m.png

 Dwi Martani

Anggota
Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit di beberapa perusahan terbuka di Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014 – 2018, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP).
Sebelumnya, Dwi Martani menjabat sebagai Ketua Departemen Akuntansi FEB UI. 

 amir-abadi.png Amir Abadi Jusuf

Anggota
Pendiri dan Chief Executive Partner RSM Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit dan anggota dewan komisaris beberapa perusahaan terbuka di Indonesia, dosen di Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak tahun 1975.
Sebelumnya, Amir Abadi Jusuf menjabat Ketua Kompartemen Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia, Ketua Dewan Pemeriksa Sertifikasi Akuntan Publik, dan Tim Evaluasi dan Rekomendasi Pendidikan Sertifikasi Akuntan Publik.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di Universitas Indonesia dan S2 Magister Akuntansi di University of Hawaii di Manoa, USA.

 kusumaningsih-a.png Kusumaningsih Angkawijaya

Anggota
Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Kusumaningsih Angkawijaya pernah terlibat dalam pengembangan panduan audit perbankan dan menjadi Ketua Dewan Standar Audit di Indonesia periode 2009 – 2013.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di University of Southern California, Amerika Serikat, meraih S2 MBA dari Southern Illinois University at Carbondale, Amerika Serikat.

 djohan.png Djohan Pinnarwan

Anggota
Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2014-2018
Sebelumnya, Djohan Pinnarwan menjabat sebagai Wakil Ketua DSAK IAI periode 2013-2014 dan Ketua Dewan Standar Profesional Akuntan Publik (DSPAP) Institut Akuntan Publik Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan di Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.

danil-s.png Danil Setiadi Handaya

Anggota

Partner di EY Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2013 – 2018, Financial Services Organization (FSO) Leader, dan ASEAN Assurance Government and Public Sector (GPS) Leader.
Sebelumnya, Danil S. Handaya merupakan anggota dari EY Financial Instrument Help Desk dan Dewan Pengarah Working Group IFRS 13: Fair Value Measurement dan IFRS 9: Financial instrument yang dibentuk oleh DSAK IAI dan OJK.
Menyelesaikan Master Business Administration in Corporate and Financial Strategic dari University of Western Australia.

 

Narasumber Komite Penyusun KAKBI

Mahfud_Solihin.jpg Mahfud Solihin

Guru Besar Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM. Selain itu, juga menjadi Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAS IAI).   
Menyelesaikan S1 Jurusan Aqidah dan Filsafat di IAIN Sunan Kalijaga tahun 1996 dan S1 Jurusan Akuntansi di UGM tahun 1998. Memperoleh Master of Accounting (M.Acc) dari University of Western Australia tahun 2003. Tahun 2009 Menyelesaikan Program Philosophy of Doctor (Ph.D) di Bradford University, Inggris.
Beberapa hasil penelitiannya sudah dipublikasi di jurnal internasional bereputasi, seperti Accounting and Business Research,  British Accounting Review, Financial Accountability and Management, dan Journal of Islamic Accounting and Business Research

 liana-lim.png Liana Lim

Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai konsultan mengenai penerapan standar akuntansi instrumen keuangan (termasuk PSAK 71/IFRS 9).
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Tarumanagara dan pernah mengikuti pendidikan International Banking School yang diselenggarakan oleh INSEAD - KPMG

 yanto.png Yanto

Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia sejak tahun 1995.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia dan pendidikan magister hukum pajak/perpajakan dari Universitas Indonesia.

 sylvia.png Sylvia Veronika

Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Kepala Program Studi Sarjana, Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.
Sebelumnya, Sylvia Veronika menjabat sebagai Deputi Kepala Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, and Anggota Komite Good Corporate Governance PT PLN (Persero).
Menyelesaikan pendidikan sarjana hingga doctor dari Universitas Indonesia.

 ratna-w.png Ratna Wardhani

Kepala program studi akuntansi – program ekstensi Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia.
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari FEB UI pada tahun 1999 dan gelar Master (S2) Ilmu Manajemen dari program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI tahun 2002, gelar Doctor (S3) Ilmu Akuntansi dari program Pascasarjana Ilmu Akuntansi tahun 2009.

 radja.png Teuku Radja Syahnan

Konsultan dalam bidang audit keuangan negara, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komisaris independen, anggota komite audit, dan komite pemantau risiko pada beberapa perusahaan jasa keuangan di Indonesia.
Sebelumnya, Teuku Radja Sjahnan bekerja sebagai auditor di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Teuku Radja Sjahnan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Universitas Indonesia, dan London Business School.
Lianny_Leo.jpg
Lianny Leo

Seorang akuntan professional, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.

Ia telah menangani banyak perusahaan di beberapa industri sejak praktek pertamanya di Deloitte. Saat ini berpraktek sebagai Audit Partner di KAP Darmawan Hendang Kaslim & Rekan dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
Sebagai Doktor, lulusan Universitas Indonesia, Lianny berkonsentrasi pada ilmu akuntansi dan penerapannya.  Ia juga menjadi anggota komite audit di beberapa perusahaan, pengajar di Universitas Indonesia, pembicara di workshop dan seminar, serta peneliti dalam bidang akuntansi dan auditing. Pernah menjadi anggota Tim Implementasi IFRS IAI selama 2009 – 2013 dan aktif sebagai anggota Dewan Standar Akuntansi Indonesia IAI sejak 2013.
Yan_Rahadian.jpg
 Yan Rahadian
Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai staf pengajar dan peneliti di FEB UI dan juga menjadi konsultan di Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) FEB UI dan pernah menjabat sebagai Kepala PPA FEB UI. Ia juga masih merupakan anggota Komite Audit di PT. Asuransi Bintang, Tbk.
Memiliki gelar magister dari Pasca Sarjana Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universtas Indonesia (FEB UI).
Memiliki keahlian di bidang tata kelola perusahaan, akuntansi keuangan, prosedur operasional standar, keberlanjutan, dan bidang lain yang terkait
M_Dawud_Khan.png
 M. Dawud Khan
Dosen di beberapa Universitas dan juga Wakil Rektor II Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Bendahara, Sekretaris, dan Trainer pada Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.
Menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) juga mendapatkan gelar Magister Akuntansi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta dan gelar Doktoral Ekonomi Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Memiliki pengalaman kerja di bidang audit, accounting system and SOP design, financial due diligence dan share valuation

 

 

Selanjutnya : Publikasi KAKBI
 

 

Show Left Panel