Komite Penyusun - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
26 September 2018

​Komite Penyusun

Guna menjaga independensi dalam penyusunan standar akuntansi untuk Bank Indonesia maka melalui Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia Nomor 14/10PDG/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Kerangka Dasar Penyusunan Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia, telah dibentuk Komite Penyusun KAKBI yang mayoritas beranggotakan pihak eksternal yaitu pakar akuntansi yang berasal dari organisasi profesi (Ikatan Akuntan Indonesia), akademisi dan praktisi di bidang akuntansi serta perwakilan Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Komite ini bertugas untuk menyusun dan mengembangkan KAKBI.

Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI) dibentuk untuk mengakomodasi keunikan tujuan dan karakteristik transaksi Bank Indonesia selaku Bank Sentral yang berbeda dari entitas komersial dan lembaga publik lainnya dalam suatu standar akuntansi khusus dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyusunan Laporan Keuangan Bank Indonesia.

Komite KAKBI memiliki beberapa organ yaitu Dewan Pengarah, Tim Teknis (Narasumber dan Penyusun), dan Sekretariat. Dewan Pengarah adalah organ yang berwenang memutus dan menyetujui naskah KAKBI yang disusun Tim Teknis. Ketua Komite merangkap sebagai anggota Dewan Pengarah yaitu Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan bidang keuangan.

Dalam penyusunan produk, Komite KAKBI mengacu pada tahapan (due process) yang perlu ditempuh secara cermat agar dapat dihasilkan KAKBI yang objektif dan berkualitas, bagan dimaksud dapat dilihat berikut ini:

Struktur Komite

Ketua

​Deputi Gubernur yang membawahkan
bidang keuangan Bank Indonesia, Rosmaya Hadi

 

Dewan Pengarah

​Ketua merangkap anggota, Rosita Uli Sinaga
​Wakil Ketua merangkap anggota; Mubarakah
​Anggota, Rosmaya Hadi
​Anggota, JBP. Simandjuntak
​Anggota, Djohan Pinnawarman
​Anggota, A. Tony Prasetiantono
​Anggota, Sidharta Utama
​Anggota, Jan Hoesada
​Anggota, Slamet Sugiri
​Anggota, Dwi Martani
​Anggota, Amir Abadi Jusuf
​Anggota, Kusumaningsih Angkawijaya

 

Tim Teknis - Narasumber

​DSAK – IAI ​Danil S. Handaya
​Yakub
​Aucky Pratama
​Akademisi ​Sylvia Veronica Siregar
​Ratna Wardhani
​Praktisi ​Liana Lim
​Yanto Kamarudin
​Yasir
​Teuku Radja Syahnan

 

Tim Teknis - Penyusun dari Bank Indonesia

​Dwi Honesty ​Candra Puspita Dewi
​M. Agung Hastowo ​Galih Pradhono
​Any P. Arief ​Tiurma Natasha A.H.
​Edi Yusup Toto S. ​Aviandini Cahyawati
​Verra Damayanti ​Huriah
​Desiyanti ​Nugraha Y. Handrajati
​Rachmat Iryanto ​Yusiana Dwi Sucianti
​Saptadi ​Sanuri
​Nurtiawarman ​Pingki Rita Dewi
​Kusumo Wardani ​Senni Adhitari
​Sugiarto ​Bambang Suroso
​Arlin Karlina ​Restu Sutarko
​Meloin Hutabarat ​Nuryanti
​Fenny Juliantini ​Niniek Cahyaningrum
​Aulia Nurul Pratiwi ​Retno Widati
​Gina Dwi Fitrina

 

Tim Teknis - Penyusun dari Akademisi

​Yan Rahadian ​Rahfiani K
​Aria Farahmita ​Aisyah Dian Pratiwi
​Taufik Hidayat ​Annisa Febriana
​Eko Wisnu W. ​Ayu Nadia Hanum
​Widya Perwitasari ​Siti Czafrani
​Agustin Setya Ningrum

 

Tim Sekretariat

​Sugiarto
​Meloin Hutabarat
​Fenny Juliantini
​Gina Dwi Fitrina
​Canda Puspita Dewi

  

Tugas dan Kewenangan Komite KAKBI

  • Dewan Pengarah “Bertugas untuk memberikan masukan secara independen terhadap kajian, penyusunan naskah PKAK-BI yang dilakukan oleh tim teknis. Dewan Pengarah juga memberikan persetujuan atas naskah PKAK-BI. Dewan Pengarah memberikan pendapat dan rekomendasi terkait penyempurnaan dan atau pencabutan PKAK-BI.”
  • Tim Teknis “Bertugas untuk melakukan kajian terkait isu Kebijakan Akuntansi Keuangan yang telah disetujui Dewan Pengarah, dan menyusun naskah akademik PKAK-BI.”
  • Sekretariat “Bertugas untuk melaksanakan administrasi, menyelenggarakan Rapat Dewan Pengarah, menatausahakan hasil pertemuan dan/atau kegiatan komite, dan melakukan pengarsipan.” 


Profil Dewan Pengarah dan Narasumber

Ketua Komite Penyusun KAKBI

 ​rosmaya_h.jpg

Rosmaya Hadi

 Ketua Komite merangkap Anggota Dewan Pengarah Komite​

Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan fungsi keuangan, ditunjuk sebagai Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Sebelumnya, Rosmaya Hadi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran, Deputi Direktur Departemen Keuangan Internal, dan Kepala Bagian Penyelesaian Transaksi Rupiah.
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran pada tahun 1984 dan Master of Science dalam bidang Administrasi dan Pengembangan SDM dari Universitas Indonesia pada tahun 2004.

 

Dewan Pengarah Komite Penyusun KAKBI

 rosita-uli.png Rosita Uli Sinaga

 Ketua merangkap Anggota

Partner di Deloitte Indonesia, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Aktif sebagai Technical Advisor International Federation of Accountants (IFAC) Board Member, pengajar di Universitas Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018.
Sebelumnya, Rosita Uli Sinaga menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2009 – 2014 dan Ketua Dewan Penguji Ujian Sertifikasi Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia(USAP IAI).

 ​mubarakah.png

 Mubarakah

Wakil Ketua merangkap Anggota 
​Kepala Departemen Keuangan Bank Indonesia, ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Sebelumnya, Mubarakah pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank 1 yang mengawasi bank-bank BUMN.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1985 dan magister manajemen dari University of Illinois pada tahun 1996.

 rosmaya_h.jpgRosmaya Hadi

Anggota  
Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang membawahkan fungsi keuangan, ditunjuk sebagai Ketua Komite sekaligus Anggota Dewan Pengarah Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia (KAKBI).
Sebelumnya, Rosmaya Hadi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran, Deputi Direktur Departemen Keuangan Internal, dan Kepala Bagian Penyelesaian Transaksi Rupiah.
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran pada tahun 1984 dan Master of Science dalam bidang Administrasi dan Pengembangan SDM dari Universitas Indonesia pada tahun 2004.
 jbp-s.png
JBP. Simandjuntak
Anggota
​Kepala Grup Akuntansi dan Pajak di Bank Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, JBP. Simandjuntak merupakan Tim Teknis Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia, pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia jurusan akuntansi pada tahun 1991, pendidikan magister jurusan project management di George Washington University pada tahun 1999

 sidharta-u.png Prof. Sidharta Utama

Anggota
Guru Besar Akuntansi di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014-2018 dan Komisaris di beberapa perusahaan terbuka.
Sebelumnya, Sidharta Utama menjabat sebagai Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI), Anggota Dewan Standar Akuntansi Pemerintah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAP IAI), Anggota Internasional Accounting Education Standard Board (IAESBI) IFAC, dan Ketua Indonesia Institute Corporate Directorship (IICD).
Meraih gelar sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1987, gelar Master of Business Administration dari Indiana University, Amerika Serikat pada tahun 1990, dan doktor akuntansi dari Texas A&M University, Amerika Serikat pada tahun 1996.

 jan-h.png Jan Hoesada

Anggota
​Dosen di beberapa universitas di Indonesia, ditunjuk sebagai Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Bahasa, Badan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sejak 2018, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) sejak 2004.
Sebelumnya, Jan Hoesada menjabat sebagai Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 1993 – 2009, partner di KAP Jan, Ladiman & Co.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi di Universitas Gadjah Mada, magister management di Universitas Indonesia, dan doctor dalam Ilmu Manajemen Strategi IBII.

slamet-s.png 

Prof. Slamet Sugiri
Anggota

 

Guru besar akuntansi di Universitas Gadjah Mada, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Slamet Sugiri pernah menjadi dosen luar biasa Akademi TNI AAU tahun 1987-1988 dan konsultan akuntansi keuangan beberapa pemerintah daerah.
Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada pada tahun 1985, meraih Master of Business Administration dalam Business and Public Affairs dari Murray State University, Amerika Serikat pada tahun 1991, menyelesaikan program doktor di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dengan sandwich program di Doctoral Program, Faculty of Business and Economics, University of Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 2002.

 dwi-m.png Dwi Martani

Anggota
​Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit di beberapa perusahan terbuka di Indonesia, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) periode 2014 – 2018, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP).
Sebelumnya, Dwi Martani menjabat sebagai Ketua Departemen Akuntansi FEB UI. 

 amir-abadi.png ​Amir Abadi Jusuf

Anggota
Pendiri dan Chief Executive Partner RSM Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komite audit dan anggota dewan komisaris beberapa perusahaan terbuka di Indonesia, dosen di Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak tahun 1975.
Sebelumnya, Amir Abadi Jusuf menjabat Ketua Kompartemen Akuntan Publik Ikatan Akuntan Indonesia, Ketua Dewan Pemeriksa Sertifikasi Akuntan Publik, dan Tim Evaluasi dan Rekomendasi Pendidikan Sertifikasi Akuntan Publik.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di Universitas Indonesia dan S2 Magister Akuntansi di University of Hawaii di Manoa, USA.

 kusumaningsih-a.png Kusumaningsih Angkawijaya

Anggota
​Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Sebelumnya, Kusumaningsih Angkawijaya pernah terlibat dalam pengembangan panduan audit perbankan dan menjadi Ketua Dewan Standar Audit di Indonesia periode 2009 – 2013.
Menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di University of Southern California, Amerika Serikat, meraih S2 MBA dari Southern Illinois University at Carbondale, Amerika Serikat.

 djohan.png Djohan Pinnarwan

Anggota
Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2014-2018
Sebelumnya, Djohan Pinnarwan menjabat sebagai Wakil Ketua DSAK IAI periode 2013-2014 dan Ketua Dewan Standar Profesional Akuntan Publik (DSPAP) Institut Akuntan Publik Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan di Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.

 tony-p.png A. Tony Prasetiantono

Anggota
​Guru besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengarah Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia periode 2017 – 2020.
Sebelumnya, Tony Prasetiantono menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri (2003 – 2005) dan Chief Economist BNI (2006 – 2010).
Menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1986, S2 Master of Economics dari University of Pennsylvania, USA pada tahun 1991, dan S3 PhD dari Australian National University, Canberra pada tahun 2005.

 

Narasumber Komite Penyusun KAKBI

 danil-s.png Danil Setiadi Handaja

Partner di EY Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) periode 2013 – 2018, Financial Services Organization (FSO) Leader, dan ASEAN Assurance Government and Public Sector (GPS) Leader.
Sebelumnya, Danil S. Handaja merupakan anggota dari EY Financial Instrument Help Desk dan Dewan Pengarah Working Group IFRS 13: Fair Value Measurement dan IFRS 9: Financial instrument yang dibentuk oleh DSAK IAI dan OJK.
Menyelesaikan Master Business Administration in Corporate and Financial Strategic dari University of Western Australia.

 liana-lim.png Liana Lim

Partner di KPMG Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai konsultan mengenai penerapan standar akuntansi instrumen keuangan (termasuk PSAK 71/IFRS 9).
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Tarumanagara dan pernah mengikuti pendidikan International Banking School yang diselenggarakan oleh INSEAD - KPMG

 yanto.png Yanto

Partner di PwC Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia sejak tahun 1995.
Menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia dan pendidikan magister hukum pajak/perpajakan dari Universitas Indonesia.

 sylvia.png ​Sylvia Veronika

Dosen di Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai Kepala Program Studi Sarjana, Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.
Sebelumnya, Sylvia Veronika menjabat sebagai Deputi Kepala Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, and Anggota Komite Good Corporate Governance PT PLN (Persero).
Menyelesaikan pendidikan sarjana hingga doctor dari Universitas Indonesia.

 ratna-w.png Ratna Wardhani

Kepala program studi akuntansi – program ekstensi Universitas Indonesia, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai dosen di Universitas Indonesia.
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari FEB UI pada tahun 1999 dan gelar Master (S2) Ilmu Manajemen dari program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI tahun 2002, gelar Doctor (S3) Ilmu Akuntansi dari program Pascasarjana Ilmu Akuntansi tahun 2009.

 radja.png ​Teuku Radja Syahnan

Konsultan dalam bidang audit keuangan negara, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan, ditunjuk sebagai Narasumber Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Bank Indonesia.
Aktif sebagai komisaris independen, anggota komite audit, dan komite pemantau risiko pada beberapa perusahaan jasa keuangan di Indonesia.
Sebelumnya, Teuku Radja Sjahnan bekerja sebagai auditor di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Teuku Radja Sjahnan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Universitas Indonesia, dan London Business School.

 

 

​Selanjutnya : Publikasi KAKBI
 

 

Show Left Panel