Frequently Asked Question - Bank Sentral Republik Indonesia
16 September 2019
Kategori :


Umum

1.  Q:  ​Bagaimana mengenai penerapan PBI LHBU ?
A:  Saat ini tengah di lakukan pembahasan intensif mengenai PBI LHBU, dan diperkirakan sudah siap pada saat LHBU diimplemetasikan.​
2.  Q:  PPATK meminta bank mengirimkan laporan tentang transaksi tertentu yang hampir sama dengan transaksi derivatif pada sistem LHBU. Ada baiknya duplikasi seperti ini dihindari ​
A:  Pada dasarnya badan hukum PPATK berada di luar BI, dan dalam pengembangan LHBU telah didiskusikan PPATK Kebutuhan laporan oleh PPATK cukup mendesak, sehingga dalam jangka pendek kebutuhan tersebut belum bisa diakomodir di dalam sistem LHBU.​
3.  Q:  Dalam praktek sering terjadi karena suatu hal Bank Indonesia melakukan perpanjangan jam RTGS sehingga terjadi pula mundurnya transaksi pasar uang. Dengan mundurnya jam RTGS apakah transaksi PUAB atau PUAS setelah jam tutup laporan LHBU perlu dilaporkan atau jam tutup LHBU akan mengikuti jam tutup RTGS ? ​
A:  Transaksi PUAB atau PUAS yang terjadi pada hari laporan wajib dilaporkan pada hari yang bersangkutan. Berkaitan dengan mundurnya jam RTGS maka Bank Indonesia akan melakukan koordinasi dengan Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran untuk dipertanyakan agar jam tutup PUAB atau PUAS akan disesuaikan dengan jam RTGS sehingga transaksi PUAB atau PUAS yang terjadi setelah jam tutup LHBU masih dapat dilaporkan.​
4.  Q:  Apakah informasi pokok bank pelapor perlu disampaikan setiap hari ? ​
A:  Informasi pokok bank pelapor hanya dilaporkan sekali pada saat registrasi ke sistem LHBU (tidak dilaporlan setiap hari). Informasi ini dilaporkan kembali oleh bank ke dalam sistem LHBU apabila terdapat perubahan-perubahan seperti penanggung jawab pelaporan, alamat, no.telp, fax, dan email. Untuk perubahan-perubahan seperti status bank pelapor, jenis kegiatan usaha dan status kepemilikan harus dilampirkan secara tertulis kepada BI.​
5.  Q:  Sesuai definisi, yang dimaksud dengan PUAB atau PUAS adalah apabila transaksi pinjam meminjam antar bank tersebut paling lama berjangka waktu 1 tahun. Apakah pinjam meminjam antar bank yang berjangka waktu lebih dari 90 hari tidak perlu dilaporkan dalam LHBU ? ​
A:  Definisi dalam LHBU telah dilakukan revisi yaitu transaksi pasar uang adalah transaksi pinjam meminjam dana antar bank berjangka waktu sampai dengan 1 tahun. Sehubungan dengan hal tersebut maka pinjam meminjam antar bank yang berjangka waktu melebihi 90 hari, namun berjangka waktu sampai dengan 1 tahun tetap dilaporkan dalam LHBU. Pinjam meminjam antar bank yang berjangka waktu melebih 1 tahun tidak termasuk dalam laporan PUAB atau PUAS namun sudah termasuk kategori pinjaman yang diterima. ​
1 2 3 4 5 

Show Left Panel