Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
20 Februari 2020

Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP)

Sebagai bank sentral, Bank Indonesia secara konsisten menjalankan fungsinya sebagai Lender of the Last Resort (LoLR) baik dalam kondisi normal maupun krisis. Pada prinsipnya LoLR untuk kondisi normal hanya diberikan kepada bank yang illikuid tetapi solven yang memiliki agunan likuid dan bernilai tinggi. Sedangkan dalam pemberian LLR untuk kondisi krisis, potensi dampak sistemik menjadi faktor pertimbangan utama dengan tetap mensyaratkan solvensi dan agunan.

Dalam kerangka LoLR, Bank Indonesia menyediakan fasilitas kredit dan pembiayaan berdasarkan prinsip perbankan nasional yang mengalami likuiditas jangka pendek. Penyediaan fasilitas yang kemudian disebut Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP) bertujuan untuk mencegah dan memitigasi instabilitas di sistem keuangan yang berdampak negatif pada sistem keuangan dan pada akhirnya pada perekonomian.

Sebagai tindak lanjut UU PPKSK, Bank Indonesia menyelaraskan substansi ketentuan PLJP utamanya terkait persyaratan bank yang dapat memperoleh PLJP, dan koordinasi antara Bank Indonesia dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Show Left Panel