Rasio Intermediasi Makroprudensial - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
11 Agustus 2020

Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)

Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan Rasio Intermediasi Makroprudensial Syariah (RIM Syariah) merupakan instrumen makroprudensial yang ditujukan pada pengelolaan fungsi intermediasi perbankan agar sesuai dengan kapasitas dan target pertumbuhan perekonomian serta dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.

RIM.JPG

Kebijakan RIM/RIM Syariah mengakomodasi adanya keberagaman bentuk intermediasi perbankan dengan memasukkan investasi bank pada surat berharga. RIM/RIM Syariah juga mendorong terciptanya fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas, sehingga diharapkan dapat mencegah dan mengurangi risiko dan perilaku perbankan yang cenderung prosiklikal. Instrumen kebijakan Makroprudensial ini bersifat countercyclical dan dapat disesuaikan dengan perubahan kondisi ekonomi dan keuangan.

Giro RIM/RIM Syariah adalah saldo giro dalam rekening Giro Rupiah di Bank Indonesia yang wajib dipelihara oleh BUK, BUS, dan UUS untuk pemenuhan RIM/RIM Syariah.

Ketentuan terkini mengenai RIM / RIM Syariah dapat dilihat pada

  • PBI No. 21/12/PBI/2019 tanggal 25 November 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.
  • PADG No. 21/5/PADG/2019 tanggal 29 Maret 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 20/11/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah (Perubahan Ketiga PADG RIM dan PLM).

 

Giro-RIM.png 
 
Giro RIM/RIM Syariah
Giro RIM/RIM Sariah ditetapkan sebesar:
 
​Tgl. Pengumuman ​Tgl Berlaku ​Batas Atas ​Batas Bawah ​Parameter Disintensif Atas ​Paramtere Disintensif Bawah ​KPMM ​Ketentuan ​Siaran Pers
​03 Apr 2018​
​1 Okt
​92% ​80% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PBI No.20/4/PBI2018 Pranala
​15 Nov 2018
​15 Nov
​92% ​80% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PBI No.20/4/PBI2018 ​Pranala
29 Mar 2019​ ​1 Jul ​94% ​84% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PADG No. 21/5/PADG/2019 ​Pranala
​25 Nov 2019 ​2 Des ​94% 84%​ ​0,2 ​0,1 ​14% PBI No. 21/12/PBI/2019 ​Pranala
 

Keterangan:
Tanggal Pengumuman didasarkan pada tanggal diundangkan PBI
 


Perkembangan RIM dan RIM Syariah
 
​Tgl. Pengumuman ​Tgl Berlaku

​Batas

Atas

​Batas

Bawah

​Parameter Disintensif Atas ​Paramtere Disintensif Bawah ​KPMM ​Ketentuan ​Siaran Pers
​3 Apr 2018
​1 Okt
​92% ​80% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PBI No.20/4/PBI/2018 Pranala
​15 Nov 2018
​15 Nov
​92% ​80% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PBI No.20/4/PBI/2018 ​Pranala
​29 Mar 2019 ​1 Jul ​94% ​84% ​0,2 ​0,1 ​14% PADG No. 21/5/PADG/2019 Pranala​
​25 Nov 2019 ​2 Des ​94% ​84% ​0,2 ​0,1 ​14% ​PBI No. 21/12/PBI/2019 ​Pranala
 

Keterangan:
Tanggal Pengumuman didasarkan pada tanggal diundangkan PBI
 


 

Show Left Panel