BI-SSSS - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
01 Oktober 2020

PERATURAN TERKAIT BI - SSSS

- Peraturan Mengenai Penyelenggaraan BI-SSSS

Peraturan Bank Indonesia (PBI)

    1. Peraturan Bank Indonesia No.10/2/PBI/2008 tanggal 4 April 2008 tentang Bank Indonesia - Scripless Securities Settlement System

Surat Edaran Bank Indonesia ( SEBI )

    1. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/21/DPM tanggal 23 Mei 2008 tentang Penyelenggaraan Bank Indonesia - Scripless Securities Settlement System

- Peraturan mengenai Operasi Pasar Terbuka

Peraturan Bank Indonesia (PBI)

    1. Peraturan Bank Indonesia No.4/9/PBI/2002 tanggal 18 November 2002 tentang Operasi Pasar Terbuka
    2. Peraturan Bank Indonesia No.4/10/PBI/2002 tanggal 18 November 2002 tentang Sertifikat Bank Indonesia
    3. Peraturan Bank Indonesia No.6/4/PBI/2004 tanggal 16 Februari 2004 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No.4/9/PBI/2002 tentang Operasi Pasar Terbuka
    4. Peraturan Bank Indonesia No.6/5/PBI/2004 tanggal 16 Februari 2004 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No.4/10/PBI/2002 tentang Sertifikat Bank Indonesia
    5. Peraturan Bank Indonesia No.7/30/PBI/2005 tanggal 13 September 2005 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia No.4/9/PBI/2002 tentang Operasi Pasar Terbuka
    6. Peraturan Bank Indonesia No.10/11/PBI/2008 tanggal 31 Maret 2008 tentang Sertifikat Bank Indonesia Syariah
    7. Peraturan Bank Indonesia No.10/14/PBI/2008 tanggal 23 September 2008 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Bank Indonesia No.4/9/PBI/2002 tentang Operasi Pasar Terbuka
    8. Peraturan Bank Indonesia No.10/21/PBI/2008 tanggal tanggal 25 November 2008 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Bank Indonesia No.4/9/PBI/2002 tentang Operasi Pasar Terbuka
    9. Peraturan Bank Indonesia No.10/26/PBI/2008 tanggal 30 Oktober 2008 tentang Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek Bagi Bank Umum
    10. Peraturan Bank Indonesia No.10/29/PBI/2008 tanggal 14 November 2008 tentang Fasilitas Intrahari Bagi Bank Umum
    11. Peraturan Bank Indonesia No.10/30/PBI/2008 tanggal 14 November 2008 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No.10/26/PBI/2008 tentang Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek Bagi Bank Umum
    12. Peraturan Bank Indonesia No.11/29/PBI/2009 tanggal 7 Juli 2009 tentang Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek Syariah Bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
    13. Peraturan Bank Indonesia No.11/30/PBI/2009 tanggal 7 Juli 2009 tentang Fasilitas Likuiditas Intrahari Berdasarkan Prinsip Syariah

Surat Edaran Bank Indonesia ( SEBI )

    1. Surat Edaran Bank Indonesia No.6/9/DPM tanggal 16 Februari 2004 tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas Jangka Pendek bagi Bank Syariah
    2. Surat Edaran Bank Indonesia No.6/21/DPM tanggal 26 April 2004 tentang Tata Cara Pembelian dan atau Penjualan Surat Utang Negara oleh Bank Indonesia di Pasar Sekunder dalam rangka Operasi Pasar Terbuka
    3. Surat Edaran Bank Indonesia No.7/1/DPM tanggal 3 Januari 2005 tentang Pelaksanaan Transaksi Fine Tune Operations dalam rangka Operasi Pasar Terbuka
    4. Surat Edaran Bank Indonesia No.7/35/DPM tanggal 3 Agustus 2005 tentang Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.6/9/DPM tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas Jangka Pendek bagi Bank Syariah
    5. Surat Edaran Bank Indonesia No.8/13/DPM tanggal 1 Mei 2006 tentang Penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Melalui Lelang
    6. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/1/DPM tanggal 25 Januari 2008 tentang Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.8/13/DPM tentang Penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Melalui Lelang
    7. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/2/DPM tanggal 31 Januari 2008 tentang Transaksi Repurchase Agreement Dengan Bank Indonesia di Pasar Sekunder
    8. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/16/DPM tanggal 31 Maret 2008 tentang Tata Cara Penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Syariah Melalui Lelang
    9. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/17/DPM tanggal 31 Maret 2008 tentang Tata Cara Repo Sertifikat Bank Indonesia Syariah dengan Bank Indonesia
    10. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/23/DPM tanggal 14 Juli 2008 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Bank Indonesia No.7/1/DPM tentang Pelaksanaan Transaksi Fine Tune Operations dalam rangka Operasi Pasar Terbuka
    11. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/24/DPM tanggal 14 Juli 2008 tentang Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.10/2/DPM tanggal 31 Januari 2008 tentang Transaksi Repurchase Agreement Dengan Bank Indonesia di Pasar Sekunder
    12. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/28/DPM tanggal 1 September 2008 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Bank Indonesia No.8/13/DPM tentang Penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Melalui Lelang
    13. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/30/DPM tanggal 23 September 2008 tentang Perubahan ketiga atas Surat Edaran Bank Indonesia No.7/1/DPM tentang Pelaksanaan Transaksi Fine Tune Operations dalam rangka Operasi Pasar Terbuka
    14. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/37/DPM tanggal 13 November 2008 tentang Transaksi Reverse Repo Surat Utang Negara Dengan Bank Indonesia Dalam Rangka Operasi Pasar Terbuka
    15. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/38/DPM tanggal 13 November 2008 tentang Fasilitas Likuiditas Intrahari Bagi Bank Umum
    16. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/39/DPM tanggal 14 November 2008 tentang Fasilitas Jangka Pendek Bagi Bank Umum
    17. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/40/DPM tanggal 17 November 2008 tentang Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.10/16/DPM tanggal 31 Maret 2008 tentang Tata Cara Penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Syariah Melalui Lelang
    18. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/43/DPM tanggal 5 Desember 2008 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Bank Indonesia No.10/2/DPM tentang Transaksi Repurchase Agreement Dengan Bank Indonesia di Pasar Sekunder
    19. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/8/DPM tanggal 27 Maret 2009 tentang Tata Cara Transaksi Simpanan Bank Indonesia Syariah dalam Rupiah (FASBIS)
    20. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/17/DPM tanggal 7 Juli 2009 tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas Likuiditas Intrahari Berdasarkan Prinsip Syariah

- Peraturan Mengenai Surat Berharga Negara

Undang-undang

  1. Undang-undang No.24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara
  2. Undang-undang No.19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara

Peraturan Pemerintah (PP)

    1. Peraturan Pemerintah  No.6 tahun 2002 tanggal 23 Maret 2002 tentang Pajak Penghasilan Atas Bunga dan Diskonto Obligasi yang Diperdagangkan dan/atau Dilaporkan Perdagangannya di Bursa Efek
    2. Peraturan Pemerintah  No.27 tahun 2008 tanggal 4 April 2008 tentang Pajak Penghasilan Atas Diskonto Surat Perbendaharaan Negara
    3. Peraturan Pemerintah No.16 tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009 tentang Pajak Penghasilan Berupa Bunga Obligasi
    4. Peraturan Pemerintah No.25 tahun 2009 tanggal 3 Maret 2009 tentang Pajak Penghasilan Kegiatan Usaha Berbasis Syariah

Peraturan Menteri Keuangan (PMK)

  1. Peraturan Menteri Keuangan  No.44/PMK.06/2005 tanggal 14 Juni 2005 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan No.343/KMK.01/2003 tentang Lelang Pembelian Kembali Obligasi Negara
  2. Peraturan Menteri Keuangan  No.77/PMK.06/2005 tanggal 6 September 2005 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Keuangan No.343/KMK.01/2003 tentang Lelang Pembelian Kembali Obligasi Negara Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan No.44/PMK.06/2005  
  3. Peraturan Menteri Keuangan  No.36/PMK.06/2006 tanggal 15 Mei 2006 tentang Penjualan Obligasi Negara Ritel di Pasar Perdana
  4. Peraturan Menteri Keuangan  No.144/PMK.08/2006 tanggal 29 Desember 2006 tentang Sistem Dealer Utama
  5. Peraturan Menteri Keuangan  No.10/PMK.08/2007 tanggal 6 Februari 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan  No.36/PMK.06/2006 tanggal 15 Mei 2006 tentang Penjualan Obligasi Negara Ritel di Pasar Perdana
  6. Peraturan Menteri Keuangan  No.46/PMK.03/2007 tanggal 25 April 2007 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Penghasilan atas Diskonto Surat Perbendaharaan Negara
  7. Peraturan Menteri Keuangan  No.108/PMK.08/2007 tanggal 6 September 2007 tentang Sistem Dealer Utama
  8. Peraturan Menteri Keuangan  No.30/PMK.08/2008 tanggal 14 Februari 2008 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan  No.108/PMK.08/2007 tanggal 6 September 2007 tentang Sistem Dealer Utama
  9. Peraturan Menteri Keuangan  No.50/PMK.08/2008 tanggal 11 April 2008 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana
  10. Peraturan Menteri Keuangan  No.63/PMK.03/2008 tanggal 28 April 2008 tentang Tata Cara Pemotongan Pajak Penghasilan Atas Diskonto Surat Perbendaharaan Negara
  11. Peraturan Menteri Keuangan  No.118/PMK.08/2008 tanggal 11 Agustus 2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara dengan cara Bookbuilding di Pasar Perdana Dalam Negeri
  12. Peraturan Menteri Keuangan  No.170/PMK.08/2008 tanggal 7 November 2008 tentang Transaksi Surat Utang Negara Secara Langsung
  13. Peraturan Menteri Keuangan  No.218/PMK.08/2008 tanggal 16 Desember 2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara Ritel di Pasar Perdana Dalam Negeri
  14. Peraturan Menteri Keuangan  No.11/PMK.08/2009 tanggal 2 Februari 2009 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Dalam Negeri dengan Cara Lelang
  15. Peraturan Menteri Keuangan  No.75/PMK.08/2009 tanggal 24 Februari 2009 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara dengan Cara Penempatan Langsung (Private Placement)
  16. Peraturan Menteri Keuangan  No.08/PMK.08/2009 tanggal 7 April 2009 tentang Penetapan Barang Milik Negara Sebagai Aset Surat Berharga Syariah Negara Ritel Seri SR001

Keputusan Menteri Keuangan (KMK)

  1. KMK  No.66/KMK.01/2003 tanggal 10 Februari 2003 tentang Penunjukan Bank Indonesia Sebagai Agen untuk Melaksanakan Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana
  2. KMK  No.343/KMK.01/2003 tanggal 25 Juli 2003 tentang Lelang Pembelian Kembali Obligasi Negara
  3. KMK  No.215/KMK.08/2003 tanggal 15 Agustus 2008 tentang Penunjukan Bank Indonesia sebagai Agen Penatausahaan, Agen Pembayar dan Agen Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Dalam Negeri

Keputusan Ketua Bapepam - LK

  1. Keputusan No. KEP-123/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Pelaporan Transaksi Obligasi

Peraturan Bank Indonesia (PBI)

  1. PBI No.10/13/PBI/2008 tanggal 21 Agustus 2008 tentang Lelang dan Penatausahaan Surat Berharga Negara

Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI)

  1. Surat Edaran Bank Indonesia No.6/21/DPM tanggal 26 April 2004 tentang Tata Cara Pembelian dan atau Penjualan Surat Utang Negara oleh Bank Indonesia di Pasar Sekunder dalam rangka Operasi Pasar Terbuka
  2. Surat Edaran Bank Indonesia No.10/29/DPM tanggal 2 September 2008 tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan, Pelaporan, dan Pengawasan Sub-Registry sebagaimana diubah dalam Surat Edaran Bank Indonesia No.11/14/DPM tanggal 18 Mei 2009
  3. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/6/DPM tanggal 10 Februari 2009 tentang Tata Cara Penatausahaan Surat Berharga Syariah Negara Ritel
  4. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/14/DPM tanggal 18 Mei 2009 tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan, Pelaporan, dan Pengawasan Sub-Registry
  5. Surat Edaran Bank Indonesia No.11/22/DPM tanggal 12 Agustus 2009 tentang Tata Cara Lelang dan Penatausahaan Surat Berharga Syariah Negara
Show Left Panel