Peluncuran Jargon Edukasi “3 P” & Komitmen Produk TabunganKu - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
22 Juni 2018

No. 11/30/PSHM/Humas

Pjs. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, serta pimpinan perbankan nasional, secara resmi meluncurkan jargon edukasi perbankan “3P” (Pastikan Manfaatnya, Pahami Risikonya, Perhatikan Biayanya) dan menyaksikan penandatanganan komitmen peluncuran produk “TabunganKu” oleh 22 Bank anggota Pokja Perbankan, pada Rabu, 14 Oktober 2009, di Jakarta. Peluncuran jargon “3P” dan produk “TabunganKu” merupakan kelanjutan dari program edukasi perbankan yang bertema “Ayo ke Bank”.

“Jargon edukasi “3P” sangat diperlukan dalam mengedukasi masyarakat agar memahami manfaat, risiko, biaya serta hak dan kewajibannya dalam menggunakan produk perbankan. Bank Indonesia juga menyambut baik inisiatif dari industri perbankan yang menandatangani komitmen untuk menerbitkan produk baru tabungan murah tanpa biaya administrasi, yaitu “TabunganKu”, demikian Pjs. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dalam sambutannya.

Semakin beragamnya produk dan layanan yang ditawarkan bank kepada nasabah perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai oleh nasabah mengenai karakteristik produk dan jasa layanan tersebut. Selain itu, kewajiban memberikan penjelasan yang berimbang kepada nasabah mengenai manfaat, biaya-biaya dan risiko yang terkandung dalam suatu produk atau jasa layanan yang ditawarkan bank, belum sepenuhnya dilaksanakan sehingga menimbulkan asymmetric information antara nasabah dengan bank. Melalui edukasi “3P” ini diharapkan melengkapi upaya Bank Indonesia yang sebelumnya telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.7/6/PBI/2005 tentang Transparansi Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah.

Terkait dengan komitmen perbankan untuk meluncurkan produk “TabunganKu”, diharapkan hal ini dapat menjawab keluhan masyarakat yang selama ini berharap ada tabungan yang tidak dibebani biaya administrasi. “Alasan utama penerbitan produk “TabunganKu” adalah untuk meningkatkan akses masyarakat kecil kepada bank”, tambah Darmin. Dengan hadirnya produk “TabunganKu” diharapkan dapat meningkatkan “saving rate”, selain juga menjadi langkah awal kalangan rakyat kecil dalam memanfaatkan produk-produk perbankan lainnya.

Jakarta, 14 Oktober 2009
Direktorat Perencanaan Strategis
dan Hubungan Masyarakat

Dyah N.K. Makhijani
Direktur

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel