Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Februari 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
22 November 2019

Pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) kembali melambat pada Februari 2017. Posisi M2 tercatat sebesar Rp4.942,5 triliun atau tumbuh 9,3% (yoy), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 9,8% (yoy). Berdasarkan komponennya, perlambatan M2 bersumber dari melambatnya pertumbuhan komponen uang kuasi dari 8,6% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 7,5% (yoy) pada Februari 2017.

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, melambatnya pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan Pemerintah Pusat. Hal ini tercermin dari meningkatnya simpanan Pemerintah Pusat di BI dan Perbankan. Posisi simpanan Pemerintah Pusat pada akhir Februari 2017 tercatat sebesar Rp318,1 triliun atau tumbuh 56,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 32,8% (yoy).

Sementara itu, penurunan suku bunga kredit dan simpanan perbankan masih berlanjut. Pada Februari 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat sebesar 11,97%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 12,03%. Demikian halnya dengan suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan masing-masing tercatat sebesar 6,42%, 6,74%, 7,07%, dan 7,10%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,46%, 6,75%, 7,10%, dan 7,27%.

Hasil lengkap statistik uang beredar dan analisis terkait pada link berikut.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel